seputar-Medan | Pengamat Politik Sumut Rafriandi Nasution mengatakan tiga poros koalisi sangat mungkin muncul dalam kontestasi Pilkada Kota Medan 2024.
Menurutnya peta politik di Kota Medan masih dinamis sehingga partai-partai bisa saja berubah haluan dalam menentukan pasangan bakal calon wali kota-wakil wali kota yang akan diusung.
Sorot Politik: Diprediksi Bakal Ada 3 Poros Koalisi di Pilkada Medan 2024
“Diperkirakan akan terjadi tiga poros koalisi di Pilkada Medan tahun ini,” ucap Rafriandi Nasution, dikutip Jumat (2/8/2024).
Ia menyebutkan saat ini beberapa sosok nama yang muncul di gadang-gadang maju di Pilkada Medan. Ada Wakil Wali Kota Medan Aulia Rachman dari PSI, Prof Ridha Dharmajaya non kader partai politik, Hidayatullah dari PKS serta, Rico Waas, dan Zakiyuddin.
“Hidayatullah dikabarkan mendapatkan rekomendasi dari PKS untuk Wali Kota Medan dan tinggal mencari wakil saja,” sebut Rafriandi.
Kemudian, diprediksikan Prof Ridha Dharmajaya akan dilirik PDIP bisa ditandemkan dengan Hidayatullah. Siapa nomor satu dan yang kedua. Rafriandi tinggal menunggu keputusan partai politik yang akan berkoalisi mengusung pasangan tersebut.
“Sedangkan, Aulia Rachman sudah bergabung ke PSI. PSI berpasangan dengan El Ardian jadi wakil. Jadi, bakal diusung PSI, Hanura, dan Golkar. Jadi, 11 kursi dengan perincian, PSI 4 kursi, Hanura 2 kursi, dan Golkar 5 kursi,” jelas Rafriandi Nasution.
Rafriandi mengungkapkan Partai Gerindra dan NasDem, mendukung pasangan Rico Waas – Zakiyuddin. Namun, ia memprediksi pasangan ini masih terjadi perpecahan di internal partai diduga sosok yang diusung tersebut.
“Antara Gerindra dan NasDem, Rico-Zaki kurang pas, masih ada perpecahan di dalamnya,” jelas Rafriandi.
Dalam Pilkada Medan ini, Koalisi Indonesia Maju (KIM) diprediksi tidak bersama seperti di Pilgub Sumut 2024 yang mayoritas mendukung Bobby Nasution. (vivamedan/ss)

