Jumat, Juli 3, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Olahraga

Gubernur Sumatra Utara Menunjukkan Minat Tangani PSMS Medan

Oleh Redaksi 15
Rabu, 11 Juni 2025
Foto: Logo PSMS Medan (Istimewa)

Logo PSMS Medan (Istimewa)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Medan – Bobby Nasution, Gubernur Sumatera Utara, mengungkapkan minatnya dalam mengelola tim sepak bola PSMS Medan yang akan berkompetisi di Liga 2 Indonesia musim ini.

“Kita ingin PSMS sebenarnya bisa lebih maju dan berkembang. Kalau diajak bangun PSMS, kita mau juga. Masih banyak sebenarnya warga Sumut yang mau,” tegas Bobby di Medan, Rabu.

Update Olahraga: Gubernur Sumatra Utara Menunjukkan Minat Tangani PSMS Medan

Iklan Indako SeputarSumut

Sebab, lanjut dia, telah sama-sama diketahui bahwa tim berjuluk Ayam Kinantan itu adalah salah satu klub yang bisa mempersatukan seluruh warga Sumut.

Gubernur mengaku cukup khawatir jika PSMS Medan yang berdiri sejak 1950 tersebut nantinya sampai dijual ke luar wilayah Sumut atau tidak lagi dimiliki orang Sumut.

“Saya dengar mau lewong (seperti layangan putus, red) PSMS ke luar Sumut. Saya sayang juga kalau kepemilikannya bukan dimiliki putra putri Sumut. Ego kedaerahan kita di beberapa sektor harus ada,” katanya.

Berita Terkait

Hasil Piala Dunia 2026 Amerika Serikat vs Bosnia Bermain 10 Orang AS Menang 2-0 Lolos 16 Besar

Kekalahan Serena Williams di Wimbledon 2026: Maya Joint Cetak Kejutan di Babak Pertama

“Bukan hanya berprestasi, tapi bisa benar-benar membuat kebanggaan. Industri sepak bolanya harus benar-benar di Sumut. Dapat untung mungkin dari suporter, ngeri-ngerinya dibawa ke luar,” beber Bobby.

Gubernur juga mengatakan, jika pun dirinya tidak diperkenankan mengelola klub PSMS Medan tidak akan menjadi masalah, asalkan masih dikelola oleh orang Sumut.

“Enggak harus saya pun enggak apa-apa. Banyak putra putri Sumut yang ingin PSMS berkembang. Kalau ada brand olahraga besar di Sumut pasti menjadi motivasi seluruh atlet dan cabor (cabang olahraga) untuk menandingi,” tegas dia.

Gubernur sebenarnya sudah punya cara agar bisa mendanai klub sepak bola yang telah meraih beberapa gelar juara di masa lalu, salah satunya membentuk BUMD.

“Kita pengin kayak Pak Dedi Mulyadi (Gubernur Jawa Barat) kibar bendera (Persib Bandung, red) di atas. Kalau sendiri, enggak mau. Kita ingin sama-sama, kalau boleh,” tuturnya.

“Kita buat satu BUMD isinya daerah-daerah dari kabupaten/kota, misalnya 20 persen atau 30 persen. Sisanya baru perorangan, jadi sama-sama semua daerah memiliki,” jelas Bobby.

PT Kinantan Medan Indonesia selaku pengelola PSMS Medan saat ini dikabarkan masih mencari calon-calon pengelola baru.

Komisaris PSMS Medan Edy Rahmayadi belum lama ini juga disebutkan terbang ke Jakarta mencari pendanaan bagi tim berjuluk Ayam Kinantan itu.

Adapun kepemilikan saham PSMS Medan dimiliki oleh PT Kinantan Medan Indonesia sebesar 51 persen, sedangkan sisanya milik Kodrat Shah.

Namun PT Kinantan Medan Indonesia sendiri saat ini menghadapi gugatan dari 40 klub anggota PSMS Medan yang menolak tim Ayam Kinantan diperjualbelikan.

Kondisi finansial PSMS Medan selalu menghantui selama hampir dua dekade terakhir, sejak peraturan klub sepak bola profesional tanah air tidak boleh didanai oleh APBD.(sg/antara)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • OJK Sumut dan Pemkab Tapanuli Utara Jalin Kerja Sama Skema SEJAGAT Perkuat Ekosistem Jagung Rakyat
  • Hasil Piala Dunia 2026 Amerika Serikat vs Bosnia Bermain 10 Orang AS Menang 2-0 Lolos 16 Besar
  • Pembicaraan Tidak Langsung di Doha Capai Kemajuan Positif, AS dan Iran Siap Lanjutkan Dialog Usai Pemakaman Khamenei
  • Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp 2.640.000 Per Gram, Segini Rincian Lengkapnya
  • BMKG Pastikan Potensi Gelombang Panas Ekstrem Eropa Sangat Kecil Terjadi di Indonesia
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com