Jumat, Juli 3, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Internasional

Hamas Bersumpah Bakal Balas Kematian Ismail Haniyeh

Oleh Redaksi 15
Rabu, 31 Juli 2024
Foto: Ismail Haniyeh

Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh di Teheran, Iran. (EPA)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

seputar-Teheran | Kelompok Hamas Palestina akan membalas kematian pemimpinnya yakni Ismail Haniyeh. Pemimpin Hamas itu tewas dalam serangan di Teheran, Iran.

Seorang pejabat senior Hamas telah bersumpah kelompok itu akan menanggapi pembunuhan Haniyeh.

Dunia Internasional: Hamas Bersumpah Bakal Balas Kematian Ismail Haniyeh

Iklan Indako SeputarSumut

Moussa Abu Marzouk menyebut serangan itu sebagai tindakan pengecut.

“Tindakan pengecut yang tidak akan luput dari hukuman,” menurut saluran televisi Al-Aqsa yang dikelola Hamas, melansir BBC, Rabu (31/7/2024).

Sebelumnya, Hamas menyatakan, selain Haniyeh, salah seorang pengawalnya tewas setelah gedung tempat mereka menginap diserang.

Berita Terkait

Pembicaraan Tidak Langsung di Doha Capai Kemajuan Positif, AS dan Iran Siap Lanjutkan Dialog Usai Pemakaman Khamenei

Jalur Trem Jerman Meleleh Akibat Cuaca Panas Ekstrem Menembus 41 Derajat Celsius

Haniyeh berada di Teheran untuk menghadiri upacara pelantikan Presiden Iran Masoud Pezeshkian, pada Selasa (30/7/2024) waktu setempat.

Gerakan tersebut berduka atas terbunuhnya Ismail Haniyeh.

“Tewas dalam serangan berbahaya Zionis di kediamannya di Teheran,” kata Hamas, melansir Al Jazeera, Rabu (31/7/2024).

Sementara itu, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran pagi tadi mengumumkan terbunuhnya Ismail Haniyeh dalam serangan tersebut.

“Pagi ini, kediaman Ismail Haniyeh di Teheran diserang, yang mengakibatkan ia dan salah satu pengawalnya tewas,” kata IRGC dalam sebuah pernyataan, melansir Al Jazeera, Rabu (31/7/2024).

IRGC pun tengah menyelidiki kejadian ini. Nantinya hasil penyelidikan akan segera diungkapkan.

“Penyebabnya sedang diselidiki dan akan segera diumumkan,” kata IRGC dalam sebuah pernyataan

Serangan Rudal

Pemimpin Hamas, Ismail Haniyeh tewas di Teheran, Iran. Ia berkunjung ke Teheran untuk menghadiri pelantikan presiden baru, Masoud Pezeshkian serta bertemu pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

“Kami sedang mempelajari dimensi pembunuhan Ismail Haniyeh di Teheran. Kami akan mengumumkan hasil penyelidikannya nanti,” ujar, Garda Revolusi Iran (IRGC), dikutip, Rabu (31/7/2024).

Sumber media Al Hadath melaporkan pembunuhan Haniyeh dan pengawalnya disebabkan oleh sasaran yang menargetkan kediamannya di Teheran.

“Pembunuhan Ismail Haniyeh terjadi pada pukul 02.00 waktu Teheran, dengan rudal langsung di arahkan ke tubuhnya,” ungkap sumber itu kepada Al Hadath.

Sumber tersebut juga melaporkan, Ismail Haniyeh dan rekannya, Wassim Abu Shaaban dibunuh dengan menargetkan kediaman mereka di Teheran. Mereka menyebut pembunuhan Ismail Haniyeh terjadi di tempat tidurnya.

Anggota Biro Politik Hamas, Musa Abu Marzouk, mengatakan, pembunuhan Ismail Haniyeh yang disebutnya sebagai tindakan pengecut yang tidak akan sia-sia.

Dalam sebuah pernyataan, Hamas berduka atas kematian Haniyeh, yang dikatakan tewas dalam “serangan berbahaya Zionis di kediamannya di Teheran” setelah menghadiri upacara pelantikan presiden baru Iran.

Hingga saat ini, tidak ada yang langsung mengaku bertanggung jawab atas kematian tersebut, tetapi Israel sebelumnya telah bersumpah untuk membunuh Haniyeh dan para pemimpin Hamas lainnya.

Sebelumnya, 3 putra Ismail Haniyeh juga telah tewas April lalu akibat serangan udara Israel di Jalur Gaza.

Ketiga putranya – Hazem, Amir, dan Mohammad – tewas ketika mobil yang mereka tumpangi dibom di kamp Al-Shati di Gaza, kata Hamas. Empat cucu Haniyeh, tiga perempuan dan satu laki-laki, juga tewas dalam serangan itu. (okezone)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • OJK Sumut dan Pemkab Tapanuli Utara Jalin Kerja Sama Skema SEJAGAT Perkuat Ekosistem Jagung Rakyat
  • Hasil Piala Dunia 2026 Amerika Serikat vs Bosnia Bermain 10 Orang AS Menang 2-0 Lolos 16 Besar
  • Pembicaraan Tidak Langsung di Doha Capai Kemajuan Positif, AS dan Iran Siap Lanjutkan Dialog Usai Pemakaman Khamenei
  • Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp 2.640.000 Per Gram, Segini Rincian Lengkapnya
  • BMKG Pastikan Potensi Gelombang Panas Ekstrem Eropa Sangat Kecil Terjadi di Indonesia
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com