Rabu, Juli 8, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Ekonomi

Harga Cabai Rawit Meroket!

Oleh Redaksi 15
Jumat, 10 Januari 2025
Foto: Cabai rawit.

Cabai rawit.

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menanggapi isu melonjaknya harga cabai rawit merah di pasaran yang saat ini mencapai Rp 95.000/kg di tingkat petani.

Menurut Amran, kondisi produksi sebenarnya cukup memadai. Namun, kendala utama ada di distribusi. Terutama akibat curah hujan yang tinggi.

Berita Ekonomi: Harga Cabai Rawit Meroket!

Iklan Indako SeputarSumut
Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

“Produksi kita cukup ya, karena distribusinya yang terganggu akibat pengaruh curah hujan yang tinggi,” kata Amran saat ditemui di Kementerian Pertanian, Kamis (9/1/25), dilansir dari detikfinance.

Amran juga mengingatkan bahwa sebelumnya harga cabai rawit merah sempat anjlok drastis hingga Rp 3.000/kg.

“Tiga minggu lalu kan hancur harganya, sampai Rp 3.000. Biarlah petani bernafas, kasihan petani,” ujarnya.

Berita Terkait

Harga Beras di Sumut dan Medan Alami Kenaikan Serentak akibat Pasokan Gabah Menurun

Penumpang KA Srilelawangsa Sumut Tembus 2,2 Juta Sepanjang Semester I 2026

Direktur Jenderal Hortikultura, Muhammad Taufik Ratule, menambahkan bahwa kebutuhan nasional cabai rawit merah mencapai 1,17 juta ton per tahun, sedangkan produksi dalam negeri mencapai 2 juta ton.

Dengan surplus tersebut, ia menegaskan bahwa tingginya harga lebih disebabkan oleh kendala distribusi.

“Secara nasional, produksi cukup. Masalahnya pada distribusi. Tidak semua wilayah memproduksi cabai, sehingga diperlukan pengiriman logistik dari wilayah lain. Apalagi dalam kondisi hujan seperti ini, distribusi menjadi tantangan,” jelasnya.

Taufik juga menyebut adanya beberapa wilayah yang terdampak banjir, namun tidak signifikan. Ia memastikan bahwa beberapa daerah seperti Sumatera dan Sulawesi akan segera memasuki masa panen, sehingga stok cabai tetap tersedia secara berkesinambungan. (detik)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • BINUS University Sediakan Beasiswa Kuliah Hingga 100 Persen di Kampus Medan
  • Fraksi PDIP DPRD Medan Desak Pemko Terapkan Tapping Box Pajak
  • Harga Beras di Sumut dan Medan Alami Kenaikan Serentak akibat Pasokan Gabah Menurun
  • Amerika Serikat Lancarkan Serangan Udara ke Iran Pasca Insiden Kapal Komersial di Selat Hormuz
  • Penumpang KA Srilelawangsa Sumut Tembus 2,2 Juta Sepanjang Semester I 2026
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com