Medan, SeputarSumut – Nilai Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) Kota Medan Tahun 2025 mencapai 89,96 dengan grade A, berdasarkan laporan setara.medan.go.id periode Triwulan III.
Survei tersebut melibatkan 181.772 responden dan menghasilkan 370 laporan IKM, yang menunjukkan pelayanan publik Pemerintah Kota Medan berada pada tingkat yang baik, meskipun masih menyisakan ruang untuk perbaikan.
Info Medan: IKM Medan 2025 Capai 89,96, Wali Kota: Terus Perbaiki
Penegasan mengenai pentingnya hasil IKM itu disampaikan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, melalui sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA), Benny Iskandar, pada Seminar Hasil Survei IKM Tahun Anggaran 2025 di Ruang Rapat III Kantor Wali Kota Medan, Kamis (20/11/2025).
Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan apresiasi atas terlaksananya survei IKM yang menjadi amanat UU No. 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik dan Permen PANRB No. 14 Tahun 2017.
”Survei ini memberikan gambaran objektif mengenai tingkat kepuasan masyarakat sekaligus menjadi dasar evaluasi bagi setiap perangkat daerah,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa sembilan unsur pelayanan yang diukur—mulai dari persyaratan, prosedur, waktu layanan, biaya, kualitas hasil, kompetensi pelaksana, sarana dan prasarana, hingga penanganan pengaduan—menjadi pedoman peningkatan kualitas layanan di seluruh OPD.
Dari analisis survei, tercatat sejumlah perkembangan positif seperti meningkatnya aksesibilitas, transparansi, dan kecepatan penyelesaian layanan. Sedangkan mekanisme umpan balik masyarakat dan saluran pengaduan dinilai masih perlu diperkuat.
Untuk itu, Wali Kota menyampaikan tiga arahan strategis:
- Memperkuat sistem umpan balik, agar setiap respons survei atau pengaduan diproses cepat dan hasilnya diinformasikan kembali kepada publik.
- Meningkatkan kualitas SDM melalui pelatihan, penegakan standar layanan, dan penguatan budaya kerja melayani.
- Mendorong inovasi layanan dengan memanfaatkan teknologi digital, menyederhanakan birokrasi, serta memperbaiki alur kerja agar layanan semakin mudah, cepat, dan ramah.
Ia menegaskan bahwa angka 89,96 adalah tanda progres, bukan titik akhir. “Target kita ke depan bukan hanya mempertahankan nilai tersebut, tetapi terus meningkatkannya dan yang terpenting masyarakat benar-benar merasakan perubahan layanan setiap hari,” ujar Rico Waas.
Wali Kota berharap seminar ini menghasilkan rekomendasi konkret, terukur, dan dapat segera diterapkan.
“Mari bersatu dan melangkah menuju Medan yang lebih baik, responsif, inklusif dan semakin dipercaya warganya,” pungkasnya.(*/redaksi)


