Kamis, Juli 2, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Daerah

Insiden Keracunan Massal MBG di Toba: 86 Pelajar SMPN 1 Laguboti Terdampak, Penyaluran Dihentikan

Total 86 Pelajar SMPN 1 Laguboti Terdampak Keracunan

Oleh Redaksi 15
Kamis, 16 Oktober 2025
Foto: Dokter dan perawat menangani siswi SMPN 1 Laguboti yang menjadi korban dugaan keracunan, Rabu (15/10/2025). (Foto: Dinas Kesehatan Toba/ dr Freddy/rri)

Dokter dan perawat menangani siswi SMPN 1 Laguboti yang menjadi korban dugaan keracunan, Rabu (15/10/2025). (Foto: Dinas Kesehatan Toba/ dr Freddy/rri)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Toba, SeputarSumut – Penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Toba, Sumatra Utara, diwarnai insiden keracunan massal yang berdampak pada puluhan siswa. Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Laguboti, Pahala Hutapea, mengonfirmasi bahwa berdasarkan data yang dihimpun dari Puskesmas, Rumah Sakit (RS) HKBP Balige, dan RSUD Porsea, tercatat hingga hari Kamis (16/10/2025) sekitar 86 pelajar dari sekolahnya menjadi korban insiden tersebut.

Data Korban Masih Dinamis dan Sulit Dipastikan Akurat

Kabar Daerah: Insiden Keracunan Massal MBG di Toba: 86 Pelajar SMPN 1 Laguboti Terdampak, Penyaluran Dihentikan

Iklan Indako SeputarSumut

Meskipun demikian, Hutapea mengakui bahwa sulit untuk memastikan angka korban yang benar-benar akurat saat ini. Hal ini disebabkan karena beberapa pelajar yang terdampak juga mendapatkan perawatan langsung dari bidan-bidan desa setempat, di luar fasilitas kesehatan resmi yang disebutkan.

31 Pelajar Masih Jalani Perawatan Medis

Hingga hari ini, total 31 pelajar dilaporkan masih menjalani perawatan intensif di beberapa fasilitas kesehatan di Toba. Menurut data terbaru yang dipegang pihak sekolah, rincian pelajar yang masih dirawat adalah 12 orang di RS HKBP Balige, 11 orang di RSUD Porsea, dan 8 orang di Puskesmas Laguboti. Sisanya yang mencapai puluhan siswa dilaporkan sudah membaik dan diperbolehkan pulang.

Berita Terkait

OJK Sumut dan Pemkab Tapanuli Utara Jalin Kerja Sama Skema SEJAGAT Perkuat Ekosistem Jagung Rakyat

Kebakaran Ruko Sembako di Batu Bara Tewaskan Pemilik Toko dan Lukai Dua Orang Usai Pertengkaran

Kronologi: Keracunan Terjadi di Hari Ketiga Penyaluran

Program MBG ini sebenarnya telah berjalan aman selama dua hari pertama. Penyaluran dimulai pada Senin (13/10/2025) dengan menu nasi, ayam goreng, semangka, dan tempe, dilanjutkan pada Selasa (14/10/2025) dengan menu nasi, telur, tahu, daun selada, dan jeruk, yang seluruhnya dikonsumsi tanpa masalah.

Namun, insiden keracunan mulai terjadi pada hari Rabu (15/10/2025), yaitu hari ketiga penyaluran MBG. Saat itu, menu yang disajikan adalah nasi, ikan mujair asam manis, tempe, sayur pahit, dan semangka.

Penyaluran MBG di Toba Dihentikan Sementara

Menyikapi insiden serius ini, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Toba telah mengambil keputusan tegas. Berdasarkan kesepakatan bersama, mulai Kamis (16/10/2025), seluruh penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kabupaten Toba dihentikan sementara sambil menunggu hasil evaluasi menyeluruh.

Dinas Kesehatan Belum Pastikan Penyebab Keracunan

Sementara itu, publik masih menunggu kepastian dari pihak berwenang mengenai kondisi korban dan penyebab keracunan. Kepala Dinas Kesehatan Toba yang juga menjabat sebagai Plt. Direktur RSUD Porsea, Freddy Sibarani, menyatakan belum bisa memberikan rincian kondisi pelajar yang masih dirawat. Ia juga belum dapat memastikan apakah keracunan dipicu oleh bakteri, virus, atau apakah uji sampel makanan sudah dilakukan.

“Saat ini kami belum bisa memberikan jawaban. Sedang ada rapat pembahasan (evaluasi) MBG. Nanti akan dijelaskan lebih lanjut,” tutup Freddy, menunjukkan bahwa evaluasi komprehensif sedang dilakukan.(*/mst)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • OJK Sumut dan Pemkab Tapanuli Utara Jalin Kerja Sama Skema SEJAGAT Perkuat Ekosistem Jagung Rakyat
  • Hasil Piala Dunia 2026 Amerika Serikat vs Bosnia Bermain 10 Orang AS Menang 2-0 Lolos 16 Besar
  • Pembicaraan Tidak Langsung di Doha Capai Kemajuan Positif, AS dan Iran Siap Lanjutkan Dialog Usai Pemakaman Khamenei
  • Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp 2.640.000 Per Gram, Segini Rincian Lengkapnya
  • BMKG Pastikan Potensi Gelombang Panas Ekstrem Eropa Sangat Kecil Terjadi di Indonesia
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com