Jumat, Juli 3, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Internasional

Iran dan Israel Setuju Gencatan Senjata, Konflik 12 Hari Selesai

Oleh Redaksi 15
Rabu, 25 Juni 2025
Foto ilustrasi bendera Iran dan Israel.( Foto/Al Arabiya)

Foto ilustrasi bendera Iran dan Israel.( Foto/Al Arabiya)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengumumkan sebuah perjanjian gencatan senjata dengan Israel untuk mengakhiri konflik yang telah berlangsung selama 12 hari.

“Hari ini, setelah perjuangan hebat dari rakyat kita, yang tegas menunjukkan sejarah, kita melihat terjadinya gencatan senjata dan selesainya perang selama 12 hari,” ujar Pezeshkian dalam sebuah pesan kepada rakyat yang ditayangkan oleh kantor berita resmi IRNA pada Selasa (24/6), dirangkum dari AFP.

Dunia Internasional: Iran dan Israel Setuju Gencatan Senjata, Konflik 12 Hari Selesai

Iklan Indako SeputarSumut

Pezeshkian menegaskan bahwa pihaknya akan mematuhi gencatan senjata ini. Ia menambahkan bahwa Iran juga siap untuk berdialog guna mempertahankan hak-haknya.

“Iran tidak akan melanggar gencatan senjata, kecuali jika rezim Zionis yang melanggarnya,” ungkap Pezeshkian dalam sebuah pernyataan, Selasa (24/6), menurut Nour News, yang dikutip oleh CNN.

“Teheran siap untuk berdiskusi dan membela hak-hak rakyat Iran di meja perundingan. ”

Berita Terkait

Pembicaraan Tidak Langsung di Doha Capai Kemajuan Positif, AS dan Iran Siap Lanjutkan Dialog Usai Pemakaman Khamenei

Jalur Trem Jerman Meleleh Akibat Cuaca Panas Ekstrem Menembus 41 Derajat Celsius

Pezeshkian mengklaim bahwa negaranya tidak sedang mengembangkan senjata nuklir, dan menegaskan bahwa tujuannya hanyalah untuk mempertahankan hak-haknya.

“Iran bukan seperti Gaza atau Lebanon yang tidak dapat merespons agresi militer rezim Zionis,” ungkap Pezeshkian dalam pembicaraan telepon dengan Presiden Uni Emirat Arab Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan.

“Kami berharap Anda menjelaskan kepada mereka dalam interaksi Anda dengan Amerika bahwa Republik Islam Iran hanya mengejar hak-haknya yang sah dan tidak memiliki ambisi lebih dari itu, serta tidak pernah mencari senjata nuklir dengan cara apapun,” kata Pezeshkian sebagaimana dikutip oleh Kantor Berita Fars.

Selain itu, menurut Al Jazeera, Pezeshkian menegaskan bahwa Iran siap menyelesaikan masalah dengan Amerika Serikat berdasarkan kerangka kerja internasional.

Pezeshkian menyampaikan hal tersebut dalam pembicaraan telepon dengan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman, menurut laporan dari kantor berita resmi Iran IRNA.

Panggilan telepon ini terjadi sehari setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan perjanjian gencatan senjata antara Israel dan Iran.

Di pihak lain, Kepala Staf Militer Israel Letnan Jenderal Eyal Zamir menyatakan bahwa mereka akan kembali fokus untuk melawan kelompok militan Palestina Hamas di Gaza setelah terjadinya gencatan senjata dengan Iran.

“Sekarang fokusnya kembali ke Gaza – untuk mengembalikan para sandera dan membubarkan rezim Hamas,” ujarnya dalam sebuah pernyataan yang disebarkan oleh militer, dirangkum dari AFP.

Militer Israel juga telah mencabut batasan pada pertemuan publik, lokasi kerja, dan pendidikan setelah gencatan senjata ini.
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres meminta Iran dan Israel untuk tetap mematuhi gencatan senjata yang mulai berlaku pada Selasa setelah 12 hari peperangan.

“Pertempuran harus dihentikan. Rakyat kedua negara sudah sangat menderita,” kata Guterres melalui media sosial X.

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump memberikan ultimatum kepada Israel dan Iran karena kedua negara yang berseteru itu dianggap melanggar gencatan senjata.

Trump merasa marah setelah Kementerian Pertahanan Tel Aviv berencana melancarkan serangan ke Iran yang dituduh melanggar kesepakatan gencatan senjata.(cnni)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • OJK Sumut dan Pemkab Tapanuli Utara Jalin Kerja Sama Skema SEJAGAT Perkuat Ekosistem Jagung Rakyat
  • Hasil Piala Dunia 2026 Amerika Serikat vs Bosnia Bermain 10 Orang AS Menang 2-0 Lolos 16 Besar
  • Pembicaraan Tidak Langsung di Doha Capai Kemajuan Positif, AS dan Iran Siap Lanjutkan Dialog Usai Pemakaman Khamenei
  • Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp 2.640.000 Per Gram, Segini Rincian Lengkapnya
  • BMKG Pastikan Potensi Gelombang Panas Ekstrem Eropa Sangat Kecil Terjadi di Indonesia
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com