Jakarta, SeputarSumut – Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, secara realistis membidik gelar juara di Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2025. Meski targetnya jelas, Jojo, sapaan akrabnya, sadar bahwa ia harus fokus membangun kembali performanya.
Dalam sambungan telepon bersama pewarta, Jonatan mengatakan, “Sesuai dengan target saya dari awal tahun, saya masih ingin mendapat gelar di world championship. Tapi saya harus realistis, saya harus fokus dulu satu per satu.”
Update Olahraga: Jonatan Christie Bidik Gelar Juara Dunia, Fokus Bangun Kembali Rasa Percaya Diri
Pemenang All England 2024 ini menegaskan pentingnya membangun rasa percaya diri dan menikmati setiap pertandingan. “Ini salah satu turnamen besar dan bergengsi. Jadi, pasti ada tekanan dan ekspektasi. Saya harus lebih fokus ke sana,” ujarnya.
Pernyataan ini muncul setelah serangkaian hasil kurang maksimal di beberapa turnamen terakhir. Setelah keluar dari Pelatnas, Jonatan harus kandas di babak-babak awal Singapore Open, Indonesia Open, Japan Open, dan China Open 2025.
Jonatan mengaku masih memiliki jiwa kompetitif yang kuat, sebuah tanda bahwa ia masih ingin berjuang. “Jangankan itu, orang yang juara-juara pun bisa saja pede (percaya diri), tapi bisa juga terlalu over,” jelasnya. Ia menekankan bahwa menjaga mental jauh lebih sulit dibanding menjaga fisik.
“Kalau menjaga fisik itu sudah jelas, ya dari tenaga atau power kamu pergi ke gym saja latihan 10 kali, 20 kali itu kan jelas. Tapi kalau untuk menjaga mental itu kan tidak gampang,” kata Jonatan.
Ia mencontohkan pebulutangkis lain seperti Shi Yu Qi yang mungkin juga menghadapi tekanan atau bahkan terlalu percaya diri setelah meraih juara. “Menjaga keseimbangan di antara keduanya itu yang tidak mudah,” lanjutnya.
Jonatan percaya, jika ia berhasil menemukan kembali rasa percaya diri dan ritme bermainnya, hasil positif akan menyusul. “Kalau ditanya goals-nya, ya saya rasa semua atlet atau bahkan saya pun pasti ingin jadi juara,” tegasnya.(*/dtk)


