Dairi, SeputarSumut — Sebuah bangunan rumah tinggal yang merangkap sebagai tempat usaha toko sembako dilaporkan hangus terbakar di kawasan Batangari, Desa Pegagan Julu 9, Kecamatan Sumbul, Kabupaten Dairi pada hari Minggu (14/6). Peristiwa bencana kebakaran tersebut dikonfirmasi kebenarannya oleh Amudi Situmeang selaku Kepala UPTD Pemadam Kebakaran (Damkar) pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
“Rumah tempat tinggal sekaligus dipakai buat usaha jualan kelontong dan sembako hangus terbakar,” kata Amudi.
Kabar Daerah: Kebakaran Hanguskan Satu Unit Rumah Toko Sembako di Pegagan Julu Dairi
Bangunan kediaman yang mengalami musibah tersebut diketahui merupakan milik dari seorang warga bernama Marsita boru Hombing yang telah berusia 60 tahun. Pada saat kobaran api melanda bangunan miliknya, sosok yang akrab disapa oppung boru Hombing tersebut dilaporkan sedang tidak berada di lokasi karena tengah pergi melaksanakan ibadah ke gereja.
“Bangunan dan isi hangus total. Kerugian material mencapai jutaan rupiah,” kata Amudi.
Menurut penjelasan lebih lanjut dari Amudi, dalam aktivitas kehidupan sehari-hari oppung Hombing diketahui menempati rumah tersebut seorang diri tanpa ada anggota keluarga lain. Adapun posisi letak bangunan tempat tinggal yang terbakar itu memiliki jarak yang cukup dekat dengan rumah milik tetangga di sekitarnya, yakni berkisar sekitar 1 meter.
Kondisi fisik dari bangunan rumah toko yang dilanda api tersebut memiliki karakteristik struktur konstruksi semi permanen. Pada bagian depan rumah dilaporkan terbuat dari bahan beton, sedangkan untuk bagian area pertengahan bangunan hingga ruang dapur materialnya terbuat dari bahan kayu.
“Kami langsung turun begitu menerima info,” kata Amudi.
Mengenai pemicu awal dari munculnya kobaran api di lokasi kejadian, peristiwa kebakaran ini untuk sementara waktu diduga kuat terjadi akibat adanya korsleting atau hubungan arus pendek pada aliran listrik di rumah tersebut.(*/analisadaily)

