Sergai, SeputarSumut — Insiden kecelakaan tunggal yang melibatkan satu unit minibus Toyota Avanza berwarna putih terjadi di Jalan Lintas Belidaan Sei Rampah-Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) pada Rabu (6/5/2026) pagi kira-kira pukul 10.00 WIB. Kendaraan tersebut dilaporkan masuk ke dalam saluran parit dan menyebabkan dua penumpangnya meninggal dunia.
Mobil tersebut diketahui membawa dua orang penumpang yang merupakan warga Dolok Masihul, yakni Wahyu dan Desi. Berdasarkan keterangan yang dikumpulkan dari lokasi kejadian, keduanya tidak tertolong akibat kecelakaan maut tersebut.
Kabar Daerah: Kecelakaan Tunggal di Lintas Belidaan Sergai Mobil Avanza Masuk Parit Dua Warga Dolok Masihul Meninggal Dunia
Saksi mata di tempat kejadian menjelaskan kronologi bermula saat kendaraan melintas dari arah Dolok Masihul menuju Sei Rampah. Secara tiba-tiba, mobil mengalami oleng ke sisi kanan jalan, lalu terbalik hingga akhirnya tercebur ke dalam parit yang berada di kawasan Belidaan, Desa Cempedak Lobang.
Melihat peristiwa tersebut, warga sekitar langsung berupaya memberikan bantuan karena adanya dugaan kedua korban terjepit di dalam kabin mobil. Proses evakuasi juga dibantu oleh tim kebersihan Pasukan Merah dari Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai yang kebetulan berada di lokasi untuk mengeluarkan para korban.
Setelah berhasil dikeluarkan dari kendaraan, kedua korban segera dilarikan ke RSUD Sultan Sulaiman Sei Rampah. Namun, pihak rumah sakit mengonfirmasi bahwa nyawa kedua korban sudah tidak tertambat saat tiba di fasilitas medis tersebut.
“Korban sudah meninggal dunia saat dievakuasi ke RS Sultan Sulaiman ini. Diketahui berdasarkan data yang diperoleh, yang laki-laki bernama M HD Wahyudi Ray, 26 tahun, warga Kampung Padang Pekan Dolok Masihul. Sedangkan yang wanita bernama Desi Ariyanti Rangkuti, 36 tahun, warga Dusun V Sei Rejo. Saat ini mayat korban sudah dijemput keluarganya,” ujar karyawan RS Sultan Sulaiman didampingi petugas keamanan, Rabu (6/5/2026) siang di ruang UGD.
Di sisi lain, otoritas kepolisian setempat belum memberikan detail kronologi secara resmi. Kasat Lantas Polres Sergai, AKP G.W. Silitonga, mengarahkan agar informasi lebih lanjut dikonfirmasi melalui Kanit Gakkum.
“Minta ke Kanit Gakkum ya. Saya lagi rapat,” ungkapnya saat diminta keterangan terkait kecelakaan tersebut.(*/mst)


