Jumat, Juli 3, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Daerah

Kemarau, Sungai dan Sumur di Aceh Mulai Kekeringan

Oleh Redaksi 15
Senin, 29 Juli 2024
Foto: Sungai di Gampong Ie Lhob, Kecamatan Tangan-Tangan, Aceh Barat Daya, mengalami kekeringan, Sabtu (27/7/2024).

Sungai di Gampong Ie Lhob, Kecamatan Tangan-Tangan, Aceh Barat Daya, mengalami kekeringan, Sabtu (27/7/2024).

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

seputar – Abdya | Sebagian sumur warga di Gampong Kuta Bakrien, Kecamatan Tangan-Tangan, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mengalami kekeringan akibat kemarau yang melanda wilayah tersebut dalam dua bulan terakhir.

Salah seorang tokoh masyarakat Kuta Bakdrien Adi, Sabtu lalu, mengatakan dirinya banyak mendapat laporan sumur warga dan sungai yang mulai mengalami kekeringan. Kondisi ini disebabkan oleh cuaca musim kemarau yang berlangsung lebih lama dari biasanya.

Kabar Daerah: Kemarau, Sungai dan Sumur di Aceh Mulai Kekeringan

Iklan Indako SeputarSumut

“Sungai kecil di gampong kami juga mengalami penurunan debit air yang signifikan. Jika hujan tidak turun dalam sepekan ke depan, kemungkinan sungai akan mengering sepenuhnya,” katanya di Aceh Barat Daya, Sabtu,

Sebab itu, warga setempat terpaksa membeli air galon isi ulang untuk kebutuhan minum, sementara untuk mandi, mencuci, dan memasak, mereka harus mengandalkan air dari sungai.

Begitu juga dengan Gampong Ie Lhob, meskipun berada lebih rendah dari Gampong Kuta Bakrien, tetapi juga menghadapi kekeringan akibat kemarau panjang.

Berita Terkait

OJK Sumut dan Pemkab Tapanuli Utara Jalin Kerja Sama Skema SEJAGAT Perkuat Ekosistem Jagung Rakyat

Kebakaran Ruko Sembako di Batu Bara Tewaskan Pemilik Toko dan Lukai Dua Orang Usai Pertengkaran

Kepala Desa atau Keuchik Ie Lhob M Ali mengatakan warganya selama belasan tahun memanfaatkan sumber daya air melalui bak distribusi dan jaringan pipa yang terpasang di kawasan sungai di pegunungan.

Namun, lanjut dia, dalam beberapa hari terakhir, air bersih yang mengalir dari pipa distribusi sudah sangat terbatas, bahkan banyak rumah-rumah yang tidak mendapatkan pasokan air bersih.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi puncak musim kemarau di sebagian besar wilayah Indonesia, termasuk Abdya, akan terjadi pada Juli dan Agustus 2024.

Fenomena El Nino memperparah situasi dengan curah hujan yang sangat rendah dan suhu panas matahari yang meningkat.

Warga di beberapa gampong di Kabupaten Abdya mulai merasakan dampak kekeringan ini, dan pasokan air bersih menjadi terbatas.

Pemkab Abdya diharapkan segera mengambil langkah mitigasi untuk mengatasi krisis air dan membantu masyarakat yang terdampak, dan berharap semoga situasi segera membaik dan kebutuhan air untuk masyarakat dapat terpenuhi.

Komandan Kodim 0110 Abdya, Letkol Inf Beni Maradona, bersama Kapolres AKBP Agus Sulistianto sebelumnya telah mengambil langkah antisipatif untuk mengatasi kekurangan air bersih selama musim kemarau yang berkepanjangan.

“Saya dengan Kapolres dan Badan Pelaksana Bencana Kabupaten (BPBK), sudah membahas masalah ini di Mahkodim. Kami akan menggunakan mobil tangki untuk mendistribusikan air bersih bagi warga yang kekurangan air. Dalam pertemuan tetsebut juga dihadiri oleh Tagana” katanya

Langkah ini diambil Dandim dan Kapolres untuk memastikan pasokan air bersih bagi masyarakat Abdya selama musim kemarau. Dandim Maradona mengimbau warga agar tetap waspada dan melaporkan setiap kekurangan air yang mereka alami. (antara)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • OJK Sumut dan Pemkab Tapanuli Utara Jalin Kerja Sama Skema SEJAGAT Perkuat Ekosistem Jagung Rakyat
  • Hasil Piala Dunia 2026 Amerika Serikat vs Bosnia Bermain 10 Orang AS Menang 2-0 Lolos 16 Besar
  • Pembicaraan Tidak Langsung di Doha Capai Kemajuan Positif, AS dan Iran Siap Lanjutkan Dialog Usai Pemakaman Khamenei
  • Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp 2.640.000 Per Gram, Segini Rincian Lengkapnya
  • BMKG Pastikan Potensi Gelombang Panas Ekstrem Eropa Sangat Kecil Terjadi di Indonesia
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com