Jumat, Juli 3, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Internasional

Kematian Akibat Cacar Monyet di Afrika Capai 800 Kasus Lebih

Oleh Redaksi 15
Sabtu, 5 Oktober 2024
Foto: Ilustrasi.

Ilustrasi.

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

seputar – Jakarta | Kasus kematian akibat Mpox atau cacar monyet semakin menggila. Di seluruh Afrika, tercatat lebih dari 800 orang meninggal akibat penyakit tersebut.

Pusat Pengendali Penyakit Uni Arika (CDC) mengumumkan laporan terkait kasus tersebut, 3 Oktober kemarin. CDC juga menyebut epidemi tersebut semakin tak terkendai.

Dunia Internasional: Kematian Akibat Cacar Monyet di Afrika Capai 800 Kasus Lebih

Iklan Indako SeputarSumut

Sebanyak 34.297 kasus Mpox terjadi di seluruh Afrika sejak Januari, termasuk 38 kasus yang terjadi di Ghana. Jumlah negara Afrika yang melaporkan adanya kasus Mpox pada 2024 terus bertambah.

“Epidemi ini belum terkendali,” kata Dr Jean Kaseya, kepala CDC Afrika, dalam jumpa pers, seraya mengatakan jumlah kematian sejak awal tahun adalah 866, dilansir dari The Strait News.

Tingkat testing terhadap penyakit tersebut juga dinilai masih relatif terlalu rendah. Setidaknya ada 2.500 kasus baru terdeteksi dalam sepekan terakhir. Artinya, jumlah kasus tersebut secara riilnya bisa jadi lebih tinggi dari yang saat ini dilaporkan.

Berita Terkait

Delapan Biksu Buddha Tewas Ditabrak Truk Pikap yang Dikemudikan Bocah 11 Tahun di Thailand

Pembicaraan Tidak Langsung di Doha Capai Kemajuan Positif, AS dan Iran Siap Lanjutkan Dialog Usai Pemakaman Khamenei

Sementara Republik Demokratik Kongo (DRC), melaprkan, akan dilakukan vaksinasi di wilayah yang jadi episentrum wabah tersebut dalam dua hari ke depan.

Mpox disebabkan virus yang ditularkan oleh hewan ke manusia. Infeksi ini juga dapat ditularkan dari manusia ke manusia melalui kontak fisik yang dekat.

Penyakit ini menyebabkan demam, nyeri otot, dan lesi kulit besar seperti bisul, serta berisiko mematikan. (detik)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Pertamina Patra Niaga Sumbagut Gelar Pelatihan Go Global Academy Bareng Universitas Riau Demi Dorong UMKM Tembus Pasar Internasional
  • Umat Buddha di Medan Tembung Rayakan Sejit Dewa Zhang Tien She dengan Khidmat
  • Antusiasme Libur Sekolah Tinggi, KAI Sumut Kembali Operasikan KA Sribilah Fakultatif Rute Medan-Rantauprapat
  • Sektor Jasa Keuangan Sumatera Utara Tetap Stabil dan Tumbuh Positif, Intermediasi Perbankan Berjalan Baik
  • Realisasi APBN Sumatera Utara Mei 2026 Optimal Dorong Pemulihan Pasca Bencana dan Berdayakan UMKM
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com