Kamis, Juli 2, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Politik

Ketua PAC Dukung PDIP Tak Lantik Caleg Setengah Hati Dukung Ganjar-Mahfud

Oleh Redaksi 15
Senin, 19 Februari 2024
Foto: Rion Arios

Ketua PAC PDIP Medan Labuhan, Rion Arios, memasukkan surat suara ke kotak suara pada Pemilu 2024. (Foto: Istimewa)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

seputar-Medan | Ketua PAC PDIP Medan Labuhan Rion Arios mendukung penuh rencana PDIP tidak melantik caleg yang tak ikut berjuang memenangkan pasangan Ganjar-Mahfud pada Pemilu 2024.

Hal tersebut disampaikan Rion di Sekretariat PAC PDIP Medan Labuhan, Jalan Titi Pahlawan, Kelurahan Pekan Labuhan, Kecataman Medan Labuhan, Senin (19/2/2024) pagi.

Sorot Politik: Ketua PAC Dukung PDIP Tak Lantik Caleg Setengah Hati Dukung Ganjar-Mahfud

Iklan Indako SeputarSumut

Rion mengatakan, Ketum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri melalui Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto, sehari sebelum penjoblosan, Selasa (13/2/2024), secara tegas menginstruksikan seluruh kader dan caleg bergerak sekuat tenaga mengampanyekan pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD pada Pemilu 2024.

Ternyata, instruksi itu tidak menjadi nustrisi bagi kader dan caleg untuk berjuang dan bergerak bersama mendorong perolehan suara pasangan Ganjar-Mahfud pada Pemilu 2024. Bahkan, perolehan suara capres dan cawapres usungan PDIP berada pada posisi paling buntut, tidak menggambarkan sebagai pemenang Pemilu 2019.

“Kita melihat rencana PDIP tidak akan melantik caleg yang terbukti setengah hati mendukung Ganjar-Mahfud, bukan bentuk kekecewaan, namun lebih pada ketegasan partai moncong putih terhadap kader yang tidak loyal. Ini bentuk konsistensi dan integritas PDIP. Satu kata dengan perbuatan,” sebut Rion.

Berita Terkait

Refleksi HUT ke-436 Kota Medan, Fraksi PKS DPRD Medan Sampaikan Sejumlah Catatan Penting

DPRD Medan Desak Pemko Medan Realisasikan Pembuatan Kolam Retensi di Medan Tembung

Rion menyakini, tidak hanya dia, seluruh kader PDIP secara nasional, juga akan sepakat dan tunduk dengan kebijakan Megawati, soal sanksi kepada caleg tidak loyal dan tidak patuh tersebut.

“Para kader dan pengurus partai, dipastikan akan setuju dengan kebijakan PDIP tidak melantik para caleg yang mementingkan diri sendiri dan mengabaikan instruksi Bu Mega untuk memenangkan Ganjar-Mahfud,” sebut Rion.

Pria yang berprofesi sebagai advokat ini juga mengatakan, PDIP tidak semata-mata berjuang dalam perolehan suara partai dan menempatkan kadernya di kursi legislative. Namun lebih dari itu, kader dan caleg mampu mendorong pasangan Ganjar-Mahfud memenangkan Pemilu 2024.

“PDI Perjuangan butuh kader yang konsisten dan berintegritas, bukan yang hanya memikirkan kepentingan menang legislatif saja. Kalau kader, kita yakini pasti linear ke Ganjar-Mahfud,” jelas Rion.

Lebih lanjut, Rion yang juga selaku caleg PDIP Dapil 2 Medan ini mengatakan, berdasarkan hitungan sementara, perolehan suara partai, PDIP berada pada posisi teratas, meninggalkan seluruh partai pengusung capres dan cawapres lainnya.

“Kita lihat dari hitungan KPU Pusat, perolehan suara partai, PDIP unggul, antara 15% sampai 16%. Tetapi perolehan suara capres dan cawapres urutan terakhir. Ini juga masih menimbulkan pertanyaan besar bagi kader seperti kita,” sebut Rion.

Ketua Tim Hukum dan Advokasi Barisan Nasional Bela Ganjar (BNBG) ini juga berharap, PDIP konsisten memberikan tindakan tegas kepada caleg yang tidak linear dengan perolehan suara pasangan capres dan cawapres, akan dipertimbangkan DPP untuk tidak dilantik.

“Jadi, ini pembelajaran yang sangat baik ke depan. Disamping adanya indikasi intimidasi dan ketidaknetralan aparat serta kecurangan yang terjadi di Pemilu 2024 ini,” tutup Rion. (inews)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • OJK Sumut dan Pemkab Tapanuli Utara Jalin Kerja Sama Skema SEJAGAT Perkuat Ekosistem Jagung Rakyat
  • Hasil Piala Dunia 2026 Amerika Serikat vs Bosnia Bermain 10 Orang AS Menang 2-0 Lolos 16 Besar
  • Pembicaraan Tidak Langsung di Doha Capai Kemajuan Positif, AS dan Iran Siap Lanjutkan Dialog Usai Pemakaman Khamenei
  • Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp 2.640.000 Per Gram, Segini Rincian Lengkapnya
  • BMKG Pastikan Potensi Gelombang Panas Ekstrem Eropa Sangat Kecil Terjadi di Indonesia
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com