Minggu, Juli 5, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Daerah

Longsor di Palas, Pasutri dan 2 Anak Tewas Tertimbun 

Oleh Redaksi 15
Minggu, 24 November 2024
Foto: Kondisi wilayah terdampak tanah longsor dan proses pencarian oleh tim gabungan di Desa Harang Julu, Kecamatan Ulu Sosa, Kabupaten Padang Lawas, Provinsi Sumatera Utara, Sabtu (23/11/2024).

Kondisi wilayah terdampak tanah longsor dan proses pencarian oleh tim gabungan di Desa Harang Julu, Kecamatan Ulu Sosa, Kabupaten Padang Lawas, Provinsi Sumatera Utara, Sabtu (23/11/2024).

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Palas – Pasangan suami istri (Pasutri) Hermanto dan Lila Siregar, beserta dua anak mereka yang masih berusia 7 tahun dan lima bulan, Azra dan Dewi meninggal dunia akibat tertimpa material tanah longsor pegunungan ke lokasi rumah kediaman mereka, di Desa Harang Julu, Kecamatan Ulu Sosa, Kabupaten Padang Lawas (Palas) Sumut, Sabtu (23/11) sekira pukul 02.00 WIB, dinihari.

Sekda Palas Arpan Nasution mengatakan, kejadian bencana alam longsor yang menyebabkan satu keluarga meninggal dunia itu, diduga akibat tingginya intensitas curah hujan saat ini, di wilayah desa setempat.

Kabar Daerah: Longsor di Palas, Pasutri dan 2 Anak Tewas Tertimbun 

Iklan Indako SeputarSumut

Selain rumah kediaman korban yang telah meninggal dunia itu, di sekitar lokasi kejadian yang sama, terang Sekda, satu unit rumah warga lainnya turut rata dengan tanah akibat tertimpa material tanah longsor bencana alam pegunungan yang berada di sekitar lokasi perkebunan warga itu.

“Untuk sejumlah warga yang tinggal di rumah yang satu lagi, masih bisa terselamatkan oleh pemerintah setempat, dibantu masyarakat. Saat ini, masih menjalani perawatan di RSUD Sibuhuan, akibat luka kejadian bencana alam peristiwa naas itu,” terang Sekda, saat proses evakuasi para korban bencana alam tanah longsor tersebut, Sabtu (23/11) siang.

Terkait kejadian bencana alam ini, Sekda Arpan Nasution, menyampaikan turut berduka, dan simpati terhadap para korban dan keluarga masing-masing.

Berita Terkait

Ratusan Rumah di Serdang Bedagai Rusak Diterjang Angin Puting Beliung dan Hujan Deras

Remaja 16 Tahun Tenggelam di Sungai Ular Serdang Bedagai Masih Dalam Pencarian

Ia berharap, kejadian yang sama tidak terulang lagi di wilayah Kabupaten Padang Lawas ke depan.

“Semoga kedua anak beserta saudara saudari kita yang menjadi korban meninggal dunia itu husnul khotimah. Dan para korban terselamatkan, segera sembuh dari luka yang mereka alami masing – masing akibat kajdian bencana alam yang tidak kita ingini bersama ini,” tutur Sekda mendoakan.

Amatan awak media, proses evakuasi korban meninggal dunia akibat bencana alam longsor itu, dipimpim langsung Wakopolres Palas Kompol Sugianto SPd.

Proses evakuasi para korban meninggal dunia akibat bencana alam itu, melibatkan tim gabungan personel TNI – POLRI, beserta petugas BPBD Palas, dan Dinas Kesehatan Palas. Dibantu oleh aparatur pemerintah Kecamatan Ulu Sosa, dan perintah desa setempat, juga masyarakat di desa itu.

Untuk mengantisipasi kejadian yang sama di musim penghujan saat ini, sebelumnya Sekda Arpan mengimbau kepada seluruh warga masyarakat Kabupaten Padang Lawas, khususnya yang bermukim di sekitar lokasi kejadian rawan longsor dan bajir, supaya meningkatkan kewaspadaan dini.

Apabila ada masyarakat melihat tanda-tanda akan terjadinya bencana alam longsor, dan banjir di sekitar masing-masing, agar segera memberitahukan informasi itu tehadap pihaknya (Pemkab Palas) untuk diantisipasi dan ditindaklanjuti bersama. Baik melalui pemerintah desa setempat, atau BPDB Palas, dan personel TNI – POLRI.(Antara)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • KAI Divre I Sumut Layani 140.747 Pelanggan Kereta Api Selama Masa Libur Sekolah 2026
  • Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang Belum Padam Selama 6 Hari, Ratusan Warga Mengungsi akibat Asap Pekat
  • Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji 2027 Diprediksi Naik Akibat Lonjakan Komponen Operasional
  • Hasil Piala Dunia 2026: Gol Penalti Kylian Mbappe Bawa Prancis Menang 1-0 atas Paraguay dan Lolos ke Perempatfinal
  • Iran Cabut Blokade Selat Hormuz dan Tetapkan Tenggat Waktu Negosiasi Damai dengan Amerika Serikat
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com