Jumat, Juli 3, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Internasional

Mantan Presiden Uruguay, Jose “Pepe” Mujica Tutup Usia

Mujica mendapat julukan "presiden termiskin di dunia"

Oleh Redaksi 15
Rabu, 14 Mei 2025
Foto: Mantan Presiden Uruguay, Jose "Pepe" Mujica

Mantan Presiden Uruguay, Jose "Pepe" Mujica

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Mantan Presiden Uruguay, Jose “Pepe” Mujica, meninggal dunia pada Selasa (13/5).

Ucapan duka mengalir dari seluruh penjuru Amerika Latin menyusul kepergian mantan gerilyawan yang dikenal karena kerendahan hati dan pandangan politiknya yang progresif ini. Beliau wafat pada usia 89 tahun.

Dunia Internasional: Mantan Presiden Uruguay, Jose “Pepe” Mujica Tutup Usia

Iklan Indako SeputarSumut

Ikon revolusi yang dihormati politikus sayap kiri itu menghembuskan napas terakhir setelah berjuang melawan kanker.

Pada Januari lalu, Mujica memutuskan menghentikan pengobatan setelah mengetahui bahwa kankernya telah menyebar.

“Dengan duka mendalam, kami mengumumkan kepergian sahabat kami, Pepe Mujica. Presiden, aktivis, panutan, dan pemimpin. Kami akan sangat merindukanmu, sahabat lama,” tulis Presiden Uruguay saat ini, Yamandu Orsi, di akun X-nya.

Berita Terkait

Pembicaraan Tidak Langsung di Doha Capai Kemajuan Positif, AS dan Iran Siap Lanjutkan Dialog Usai Pemakaman Khamenei

Jalur Trem Jerman Meleleh Akibat Cuaca Panas Ekstrem Menembus 41 Derajat Celsius

Duka cita juga terasa di jalanan Uruguay, terutama ibu kota Montevideo.

“Pepe, abadi selamanya!” teriak seorang pesepeda saat melintas di depan gedung pemerintahan seperti dikutip AFP.

Semasa menjabat sebagai presiden 2010-2015, Mujica mendapat julukan “presiden termiskin di dunia”.

Julukan itu disematkan kepadanya karena ia menyumbangkan sebagian besar gajinya untuk amal dan memilih hidup sederhana di sebuah peternakan bersama istrinya yang merupakan sesama mantan gerilyawan, dan anjing berkaki tiga mereka.

Pemerintah Uruguay menetapkan masa berkabung nasional selama tiga hari dan mengumumkan jenazah Mujica akan disemayamkan di Istana Legislatif mulai Rabu.

Para aktivis dari Gerakan Partisipasi Rakyat (MPP), partai yang Mujica dirikan, juga berkumpul di markas besar untuk mengenang kepergian sang pendiri partai sambil mengangkat spanduk besar bertuliskan: “Hasta siempre, viejo querido” (Sampai selamanya, sahabat tua).

Ucapan duka cita juga berdatangan terutama dari para pemimpin sayap kiri dari seluruh Amerika Latin dan Eropa.

Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum mengingat Mujica sebagai “teladan bagi Amerika Latin dan seluruh dunia.”

Setelah pensiun sebagai presiden, Mujica memilih berkebun dan bertani.

Semasa menjabat presiden, Mujica dikenal pemimpin yang blak-blakan dan sangat kritis terhadap konsumerisme.

Ia sering datang ke acara-acara resmi hanya mengenakan sandal dan tetap tinggal di rumah kecilnya di pinggiran Montevideo, di mana harta paling berharganya adalah mobil VW Beetle tahun 1987.

Mujica berhasil mentransformasi Uruguay yang berpenduduk 3,4 juta jiwa menjadi salah satu masyarakat paling progresif di Amerika Latin.

Di usia senjanya, Mujica mengkritik keras kecenderungan otoriter beberapa pemerintahan kiri, menyebut para pemimpin represif di Venezuela dan Nikaragua sebagai pihak yang “merusak segalanya.”

Lima tahun kepemimpinannya, Mujica juga melegalkan aborsi hingga pernikahan sesama jenis, dan menjadikan Uruguay negara pertama di dunia yang melegalkan ganja untuk rekreasi.

Mujica didiagnosis menderita kanker esofagus sejak Mei tahun lalu, yang kemudian menyebar ke liver.

Istrinya, Lucia Topolansky, baru-baru ini mengatakan Mujica telah menjalani perawatan paliatif.(cnni)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • OJK Sumut dan Pemkab Tapanuli Utara Jalin Kerja Sama Skema SEJAGAT Perkuat Ekosistem Jagung Rakyat
  • Hasil Piala Dunia 2026 Amerika Serikat vs Bosnia Bermain 10 Orang AS Menang 2-0 Lolos 16 Besar
  • Pembicaraan Tidak Langsung di Doha Capai Kemajuan Positif, AS dan Iran Siap Lanjutkan Dialog Usai Pemakaman Khamenei
  • Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp 2.640.000 Per Gram, Segini Rincian Lengkapnya
  • BMKG Pastikan Potensi Gelombang Panas Ekstrem Eropa Sangat Kecil Terjadi di Indonesia
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com