Sabtu, Juli 4, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Ragam

Mengejutkan! Tupai Berubah Jadi Pemakan Daging

Oleh Redaksi 15
Minggu, 22 Desember 2024
Foto: Tupai tanah California yang dikenal sebagai pemakan biji-bijian kini mengejutkan para peneliti dengan perilaku barunya sebagai pemburu daging. 

Tupai tanah California yang dikenal sebagai pemakan biji-bijian kini mengejutkan para peneliti dengan perilaku barunya sebagai pemburu daging. 

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Tupai tanah California yang dikenal sebagai pemakan biji-bijian kini mengejutkan para peneliti dengan perilaku barunya sebagai pemburu daging.

Hewan kecil berbulu ini ditemukan aktif memburu dan memangsa vole, sejenis tikus kecil, di Taman Regional Briones, Contra Costa County, California. Perilaku yang tidak biasa ini diungkapkan dalam sebuah studi yang diterbitkan di Journal Of Ethology pada 18 Desember 2024.

Pernik Ragam: Mengejutkan! Tupai Berubah Jadi Pemakan Daging

Iklan Indako SeputarSumut

Tim peneliti dari Universitas Wisconsin-Eau Claire dan Universitas California, Davis, telah mempelajari tupai taman ini selama 12 tahun. Namun, baru pada musim panas 2024 mereka mendokumentasikan perilaku predasi ini,

“Saya terkejut, tidak percaya, dan sejujurnya, sangat bersemangat untuk mengetahui lebih lanjut tentang apa yang sedang terjadi,” ungkap Jennifer Smith, profesor biologi dan pemimpin studi tersebut, melansir Live Science, Kamis (19/12).

Penelitian ini dimulai ketika dua mahasiswa menunjukkan video perilaku tersebut kepada Smith. Untuk memastikannya, tim yang dijuluki “Team Squirrel” mulai merekam aktivitas pemburuan tupai secara mendetail menggunakan fotografi digital.

Berita Terkait

5 Jenis Konsumsi Harian yang Berpotensi Mempercepat Penuaan Dini pada Wajah

Rekomendasi Makanan Berkhasiat Antikanker yang Terbukti Secara Ilmiah Menurut Penelitian

Perburuan biasanya melibatkan satu tupai yang mengejar vole, menggigitnya di bagian leher atau kepala, lalu memakan dagingnya, termasuk tulang.

Pola makan tupai tanah California (Otospermophilus beecheyi) sebelumnya sudah diketahui cukup fleksibel. Selain memakan biji-bijian, mereka juga terkadang memakan serangga, telur, dan bahkan bayi tupai lainnya. Namun, berburu mamalia dewasa seperti vole merupakan perubahan perilaku yang signifikan.

“Tidak semua perburuan berhasil, tetapi setelah tertangkap, tupai biasanya mulai memakan kepala vole beserta tulangnya, lalu mulai mengambil daging dari tulang tikus,” imbuh Smith.

Para peneliti mencatat bahwa perilaku ini menjadi cukup umum antara 10 Juni hingga 30 Juli 2024, bersamaan dengan ledakan populasi vole di daerah tersebut. Jumlah vole meningkat hingga tujuh kali lipat dibandingkan rata-rata 10 tahun terakhir.

Lonjakan ketersediaan mangsa ini diyakini sebagai faktor utama di balik perubahan perilaku tupai menjadi pemangsa.

Perilaku ini juga memicu interaksi agresif di antara tupai. Kadang-kadang, seekor tupai mencoba mencuri mangsa tupai lainnya, menunjukkan persaingan yang ketat untuk mendapatkan daging.

Smith memperkirakan bahwa perilaku berburu ini mungkin tidak bertahan lama karena populasi vole cenderung menurun di tahun-tahun berikutnya. Ketika populasi vole sudah menurun, para tupai tersebut kemungkinan akan kembali memakan biij-bijian.

Meski tupai kini dikenal sebagai pemburu vole, Smith menilai kecil kemungkinan mereka akan memburu tikus besar.

“Tupai tanah kira-kira 10 kali lebih berat daripada tikus tanah, jadi keunggulan ukuran ini mungkin merupakan faktor penting yang berkontribusi terhadap strategi berburu mereka yang sukses,” jelasnya. (CNN)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Empat Rumah Warga di Pintu Bosi Tapanuli Utara Hangus Terbakar
  • Pertamina Patra Niaga Sumbagut Gelar Pelatihan Go Global Academy Bareng Universitas Riau Demi Dorong UMKM Tembus Pasar Internasional
  • Umat Buddha di Medan Tembung Rayakan Sejit Dewa Zhang Tien She dengan Khidmat
  • Antusiasme Libur Sekolah Tinggi, KAI Sumut Kembali Operasikan KA Sribilah Fakultatif Rute Medan-Rantauprapat
  • Sektor Jasa Keuangan Sumatera Utara Tetap Stabil dan Tumbuh Positif, Intermediasi Perbankan Berjalan Baik
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com