Jumat, Juli 3, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Internasional

Minyak Goreng Bikin Tiongkok Mendadak Dilanda Panic Buying

Oleh Redaksi 15
Rabu, 17 Juli 2024
Foto: Warga Tiongkok

Foto: Ilustrasi warga China (REUTERS/Tingshu Wang)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

seputar-Jakarta | Fenomena baru melanda negara Tiongkok. Hal ini memengaruhi cara warga berbelanja barang-barang konsumsi, bahkan menimbulkan fenomena panic buying.

Dalam laporan Radio Free Asia (RFA), sejumlah warga berbondong-bondong membeli minyak goreng. Video yang viral terlihat di media sosial di provinsi Henan.

Dunia Internasional: Minyak Goreng Bikin Tiongkok Mendadak Dilanda Panic Buying

Iklan Indako SeputarSumut

Warga terlihat bergegas membeli minyak impor dan minyak hasil perasan di swalayan Pangdonglai. Bahkan salah satu jenis minyak dari perasan kacang ludes di kota Xuchang.

“Minyak kacang telah terjual habis, dan minyak bunga matahari hanya bertahan beberapa jam, dan sekarang stoknya akan habis selama seminggu,” kata seorang pembeli dalam video yang diambil 10 Juli itu, dikutip Rabu (17/7/2024).

“Masyarakat antre di Pangdonglai untuk membeli minyak goreng presnya yang baru datang. Di sini kami punya minyak kacang perasan merek Pangdonglai, dan di sini kami punya minyak bunga matahari perasannya,” tambahnya.

Berita Terkait

Pembicaraan Tidak Langsung di Doha Capai Kemajuan Positif, AS dan Iran Siap Lanjutkan Dialog Usai Pemakaman Khamenei

Jalur Trem Jerman Meleleh Akibat Cuaca Panas Ekstrem Menembus 41 Derajat Celsius

Pembelian alat pemeras minyak untuk membuat minyak goreng sendiri di rumah juga meningkat. Beberapa warga mengatakan mereka juga akan berburu ke Hong Kong untuk mendapatkan minyak goreng.

“Nanti, saya akan naik kereta bawah tanah ke Hong Kong untuk membeli minyak goreng,” tulis salah satu komentar di Douyin, dengan komentar serupa muncul di Xiaohongshu, yang kebetulan dekat dengan daerah otonomi khusus itu.

Ada Apa?
Ini merupakan imbas dari skandal minyak goreng di negara itu. The Beijing News memuat bagaimana transportasi minyak di negeri itu sangat tak higienis, di mana kapal tanker yang dulunya berisi produk petrokimia digunakan untuk mengangkut minyak goreng tanpa dibersihkan terlebih dahulu

“China mempunyai peraturan yang ketat untuk pembersihan kapal tanker yang digunakan untuk mengangkut minyak nabati, namun peraturan tersebut tampaknya tidak dipatuhi secara luas,” demikian temuan laporan tersebut.

“Biasanya mereka hanya akan melihat dua bukaan tersebut dan membersihkannya. Pabrik-pabrik kecil tidak peduli, dan bahkan tidak melihatnya,” timpal keterangan dari seorang pengemudi truk tangki.

Hal ini membuat warga khawatir dengan kemungkinan kontaminasi kimia. Surat kabar tersebut mengutip profesor ilmu pangan Universitas Pertanian Tiongkok, Zhu Yi, yang mengatakan bahwa produk petrokimia dapat beracun bagi manusia.

“Menyebabkan kerusakan pada sistem pernapasan dan pencernaan mereka,” ujarnya.

Susu Melamin sampai Bir ‘Kencing’
Sebenarnya, masih merujuk The Beijing News, masyarakat Tiongkok sudah tidak asing lagi dengan skandal seputar keamanan pangan. Beberapa kasus terjadi melibatan susu bahkan daging babi.

Di 2008, susu dipalsukan dengan bahan kimia melamin dan membunuh enam bayi serta meracuni ratusan ribu anak. Pada tahun 2022, raksasa pengolahan daging babi, Henan Shuanghui, meminta maaf setelah praktik kerja yang tidak higienis seperti mengemas daging yang jatuh ke lantai serta pekerja yang mengenakan seragam kotor terungkap.

Di 2023 misalnya, pembuat bir terkemuka Tsingtao juga membuka penyelidikan setelah sebuah video yang menunjukkan seorang karyawan pabrik buang air kecil pada bahan mentah untuk membuat minuman beralkohol itu. Pengguna media sosial menyatakan kemarahannya atas skandal kontaminasi terbaru.

“Setelah membaca isu-isu yang terungkap ini, saya tidak terkejut sama sekali!” kata salah satu pengguna di platform media sosial mirip X, Weibo.

“Dari melamin hingga minum minyak tanah, apa yang belum kita alami?,” katanya.

Pengguna lain mengatakan mereka mengharapkan penyelidikan yang cepat. Warga juga menuntut penjelasan yang transparan dari pihak berwenang.

“Kalau tidak, saya benar-benar tidak tahu minyak apa yang harus dibeli,” tambahnya. (cnbcindonesia)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • OJK Sumut dan Pemkab Tapanuli Utara Jalin Kerja Sama Skema SEJAGAT Perkuat Ekosistem Jagung Rakyat
  • Hasil Piala Dunia 2026 Amerika Serikat vs Bosnia Bermain 10 Orang AS Menang 2-0 Lolos 16 Besar
  • Pembicaraan Tidak Langsung di Doha Capai Kemajuan Positif, AS dan Iran Siap Lanjutkan Dialog Usai Pemakaman Khamenei
  • Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp 2.640.000 Per Gram, Segini Rincian Lengkapnya
  • BMKG Pastikan Potensi Gelombang Panas Ekstrem Eropa Sangat Kecil Terjadi di Indonesia
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com