Medan, SeputarSumut – Lonjakan okupansi yang sangat signifikan hingga mencapai 110 persen dicatat oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre I Sumatera Utara pada jadwal favorit KA Putri Deli selama masa angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026. Fenomena keterisian yang melampaui kapasitas ini terlihat pada keberangkatan pukul 12.35 WIB dari Tanjung Balai dan pukul 14.00 WIB dari Medan, di mana terdapat 700 penumpang yang terangkut dari total 636 kursi yang tersedia berkat adanya pergerakan penumpang dinamis antarstasiun.
Kepercayaan publik terhadap keandalan transportasi kereta api di musim liburan terbukti sangat tinggi melalui tren yang terjadi saat ini, menurut penegasan Plt. Manager Humas Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo. Anwar mengungkapkan bahwa hingga sekarang, masyarakat telah memesan sebanyak 58.970 tiket atau setara dengan 86 persen dari total kapasitas tersedia yang mencapai 68.688 tempat duduk untuk keperluan wisata maupun silaturahmi.
Berita Ekonomi: Okupansi KA Putri Deli Capai 110 Persen
Skema subsidi (PSO) yang diterapkan menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah dalam menyediakan aksesibilitas yang inklusif untuk seluruh lapisan masyarakat. Dengan harga tiket yang sangat ekonomis yakni Rp27.000, subsidi tersebut berperan sebagai instrumen vital guna menjamin mobilitas warga dengan tetap mempertahankan standar ketepatan waktu serta kenyamanan perjalanan.
Konektivitas antara enam wilayah administratif di Sumatera Utara kini semakin erat terajut berkat transformasi KA Putri Deli yang lebih dari sekadar moda transportasi. Anwar menambahkan bahwa pihaknya memandang kereta api ini sebagai jembatan ekonomi yang mengubungkan pusat kota dengan berbagai kabupaten, mulai dari Deli Serdang hingga Asahan, sehingga mampu menghidupkan geliat UMKM di sepanjang jalur lintasan.
Roda perekonomian daerah terbukti bergerak lebih efektif melalui perjalanan sepanjang 175 kilometer ini berkat distribusi jasa dan orang yang lebih efisien. Ekosistem transportasi yang solid ini memberikan dampak ekonomi yang dirasakan langsung oleh masyarakat yang berada di sekitar stasiun-stasiun pemberhentian.
Mengingat ketersediaan kursi yang terus menipis menjelang puncak musim libur, KAI mengingatkan masyarakat yang belum mendapatkan tiket untuk segera merencanakan perjalanan mereka.
”Kami sangat menyarankan pelanggan untuk memanfaatkan aplikasi Access by KAI dalam pemesanan tiket. Melalui aplikasi, prosesnya menjadi jauh lebih mudah dan bisa dilakukan dari mana saja tanpa harus datang atau mengantre di stasiun,” pungkas Anwar.(Siong)


