Kamis, Juli 2, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Internasional

Penembakan Massal di Manhattan New York 5 Orang Tewas

Oleh Redaksi 15
Selasa, 29 Juli 2025
Foto: Area ditutup dengan garis polisi selama situasi penembakan di wilayah Manhattan, New York City, AS, 28 Juli 2025. Reuters

Area ditutup dengan garis polisi selama situasi penembakan di wilayah Manhattan, New York City, AS, 28 Juli 2025. Reuters

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Jakarta, SeputarSumut – Penembakan massal berlangsung di sebuah gedung tinggi di Manhattan, New York, Amerika Serikat, pada hari Senin (28/7) waktu setempat, yang mengakibatkan lima orang meninggal, termasuk pelakunya.

Gedung ini diketahui sebagai markas besar National Football League (NFL) serta sejumlah lembaga keuangan besar seperti Blackstone dan KPMG.

Dunia Internasional: Penembakan Massal di Manhattan New York 5 Orang Tewas

Iklan Indako SeputarSumut

Pihak kepolisian New York menyatakan bahwa pelaku menewaskan empat orang sebelum akhirnya menembak dirinya sendiri hingga meninggal.

Salah satu yang menjadi korban adalah seorang anggota Kepolisian New York (NYPD) berusia 36 tahun bernama Didarul Islam, yang berasal dari Bangladesh. Dia telah bertugas selama kira-kira tiga setengah tahun.

Wali Kota New York, Eric Adams, menyebut Islam sebagai “pahlawan sejati” dan mengungkapkan bahwa polisi tersebut memiliki dua anak dan istrinya sedang hamil anak ketiga.

Berita Terkait

Pembicaraan Tidak Langsung di Doha Capai Kemajuan Positif, AS dan Iran Siap Lanjutkan Dialog Usai Pemakaman Khamenei

Jalur Trem Jerman Meleleh Akibat Cuaca Panas Ekstrem Menembus 41 Derajat Celsius

Ketika insiden itu terjadi, Islam tengah menjalankan tugas dalam program keamanan NYPD di area komersial.
Tiga korban lainnya yang meninggal adalah dua pria dan seorang wanita.

Di samping itu, seorang pria lainnya mendapatkan luka parah dan sedang berjuang untuk hidup di rumah sakit terdekat, menurut keterangan dari wali kota.

Komisaris Polisi New York, Jessica Tisch, mengungkapkan bahwa pelaku bernama Shane Tamura, seorang pria berumur 27 tahun dari Las Vegas, diketahui memiliki riwayat masalah kesehatan mental.

Dia diduga telah mengemudikan kendaraan melintasi negara dalam beberapa hari terakhir untuk menuju New York guna melaksanakan aksinya.

Tisch menjelaskan bahwa Tamura beroperasi sendiri, tetapi alasan di balik penembakan tersebut belum bisa dipastikan.

Kejadian itu dimulai di lobi gedung dan berlanjut hingga ke lantai 33, tempat kantor sebuah perusahaan manajemen berada.

Tindakan kekerasan ini berakhir ketika pelaku menembak dirinya sendiri di dada. Presiden Asosiasi Benevolen Polisi, Patrick Hendry, mengutuk tindakan tersebut.

“Kejahatan murni datang ke jantung kota kita dan menyerang orang-orang tak bersalah, serta seorang polisi yang tengah melindungi mereka,” ujarnya dalam konferensi pers.

Foto tersangka yang memperlihatkan dirinya membawa senapan saat memasuki gedung telah disebarkan oleh pihak kepolisian dan diliput oleh beberapa media besar.

Pemeriksaan awal tidak menemukan catatan kriminal yang berarti dalam latar belakang tersangka, menurut pihak berwenang.

Sejumlah wartawan Reuters di lokasi melaporkan banyaknya kehadiran aparat kepolisian di sekitar gedung 345 Park Avenue.

“Saya hanya melihat banyak keributan, polisi, dan orang-orang yang berteriak,” kata Russ McGee, seorang penjudi olahraga berusia 31 tahun yang tengah berolahraga di gym di dekat gedung tersebut.

Kyle Marshall, yang berusia 38 tahun dan bekerja di kantor Morgan Stanley di gedung sebelah, mengungkapkan bahwa ibunya memberi tahunya melalui pesan teks tentang terjadinya penembakan.

“Begitu dia kirim alamatnya, saya langsung berpikir, ‘Ya Tuhan. Itu tepat di sebelah gedung saya,'” ujarnya kepada Reuters.

Ia bersama orang lainnya dikunci di dalam gedung sampai setelah pukul 8 malam waktu setempat.

FBI menginformasikan bahwa agen dari cabang New York juga dikerahkan ke lokasi untuk membantu dalam penyelidikan.(cnni)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • OJK Sumut dan Pemkab Tapanuli Utara Jalin Kerja Sama Skema SEJAGAT Perkuat Ekosistem Jagung Rakyat
  • Hasil Piala Dunia 2026 Amerika Serikat vs Bosnia Bermain 10 Orang AS Menang 2-0 Lolos 16 Besar
  • Pembicaraan Tidak Langsung di Doha Capai Kemajuan Positif, AS dan Iran Siap Lanjutkan Dialog Usai Pemakaman Khamenei
  • Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp 2.640.000 Per Gram, Segini Rincian Lengkapnya
  • BMKG Pastikan Potensi Gelombang Panas Ekstrem Eropa Sangat Kecil Terjadi di Indonesia
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com