Jakarta – Pemimpin spiritual dari Tibet, Dalai Lama, menyatakan bahwa penggantinya yang akan menjadi pemimpin agama Buddha Tibet selanjutnya akan muncul setelah ia meninggal dunia.
“Saya tegaskan bahwa institusi Dalai Lama akan terus berlanjut,” kata Dalai Lama dalam sebuah siaran video, seperti dikutip AFP, Rabu (2/7).
Dunia Internasional: Pengganti Dalai Lama Tibet akan Muncul melalui Reinkarnasi
Dalai Lama yang memiliki nama asli Tenzin Gyatso sebelumnya telah berkata bahwa ia akan membagikan informasi mengenai penerusnya dalam perayaan ulang tahunnya yang ke-90 pada tanggal 6 Juli yang akan datang.
Ia menyatakan bahwa ia akan berdiskusi terlebih dahulu dengan para biksu senior sebelum memberikan petunjuk tentang lokasi di mana reinkarnasinya dapat ditemukan setelah ia meninggal dunia.
“Sisa hidup saya akan saya dedikasikkan untuk kepentingan orang lain, sebanyak mungkin, seluas mungkin. Akan ada semacam kerangka kerja yang memungkinkan kita bicara tentang kelanjutan institusi Dalai Lama,” katanya dalam sebuah acara, Senin (30/6), seperti dikutip Reuters.
Suksesi Dalai Lama telah lama menjadi fokus perhatian bagi umat Buddha di Tibet dan juga dunia.
Tiongkok, dengan khususnya, sangat memantau situasi ini karena eksistensi Dalai Lama dianggap menggangu otoritas Beijing.
Tiongkok melihat Dalai Lama sebagai seorang yang ingin memisahkan diri. Pemerintah Tiongkok pun terus berpegang pada pendapat bahwa mereka memiliki hak untuk terlibat dalam pemilihan pengganti Dalai Lama melalui ritual “Urna Emas” yang telah dilakukan sejak zaman Dinasti Qing.
Dalai Lama dan masyarakat Tibet sangat menentang pandangan ini dari Tiongkok.
Umat Buddha di Tibet meyakini bahwa pemimpin spiritual mereka akan terlahir kembali atau mengalami reinkarnasi untuk melanjutkan ajaran mereka.
Mengenai hal reinkarnasi, Dalai Lama pernah menyampaikan bahwa calon penggantinya kemungkinan besar akan lahir di luar wilayah Tiongkok.
Oleh karena itu, ia meminta agar para pengikutnya tidak mempercayai siapa pun yang ditetapkan oleh Tiongkok sebagai Dalai Lama.
Saat ini, Dalai Lama berada di pengasingan di India. Ia melarikan diri dari Tibet setelah invasi Tiongkok pada tahun 1950 dan pemberontakan di Tibet pada tahun 1959.
Sekarang, Dalai Lama tinggal di Dharamsala. Di tempat ini, ia memimpin pemerintahan Tibet yang berada dalam pengasingan hingga memutuskan untuk mundur dari aktivitas politik pada tahun 2011 untuk berkonsentrasi pada misi spiritualnya.(cnni)


