Kamis, Juli 2, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Ragam

Pengganti Gula Pasir yang Lebih Sehat: 5 Alternatif Alami untuk Kesehatan Jantung dan Pencernaan

Oleh Redaksi 15
Selasa, 7 Oktober 2025
Foto: Ilustrasi madu (Freepik.com)

Ilustrasi madu (Freepik.com)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Jakarta, SeputarSumut – Kenikmatan rasa manis dari makanan atau minuman memang sulit dihindari dan selalu menggugah selera banyak orang. Sayangnya, konsumsi gula pasir yang berlebihan tidak selalu membawa dampak positif bagi kesehatan tubuh.

Perlu diketahui, konsumsi gula secara berlebihan memiliki sejumlah dampak buruk serius, mulai dari peningkatan risiko penyakit jantung, diabetes, obesitas, sampai penyakit hati berlemak.

Pernik Ragam: Pengganti Gula Pasir yang Lebih Sehat: 5 Alternatif Alami untuk Kesehatan Jantung dan Pencernaan

Iklan Indako SeputarSumut

Dengan mempertimbangkan risiko tersebut, membatasi asupan gula menjadi sebuah langkah krusial yang harus dilakukan untuk menjaga kesehatan tubuh dalam jangka waktu yang panjang.

Kabar baiknya, bagi Anda yang sulit melepaskan diri dari hidangan atau minuman manis, kini tersedia berbagai alternatif pemanis yang dapat berfungsi sebagai pengganti gula pasir dan menawarkan pilihan yang lebih sehat.

Untungnya, sejumlah alternatif pemanis alami terbukti tidak hanya memberikan rasa manis, tetapi juga menyertakan manfaat kesehatan tambahan. Berdasarkan rangkuman dari berbagai sumber, berikut adalah lima pilihan pengganti gula pasir yang sehat dan patut Anda pertimbangkan:

Berita Terkait

Rekomendasi Makanan Berkhasiat Antikanker yang Terbukti Secara Ilmiah Menurut Penelitian

Ragam Manfaat Rebusan Daun Bawang untuk Kesehatan Tubuh dan Cara Mengolahnya

1. Madu

Sebagai salah satu pemanis alami tertua yang telah dikenal manusia, madu menawarkan rasa yang bervariasi—dari ringan hingga pekat dan aromatik—tergantung pada jenis nektar bunga asalnya. Madu mentah, seperti dilansir Bakestarters, membawa manfaat kesehatan luar biasa, di antaranya membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh, mengurangi alergi musiman, dan memperbaiki kualitas tidur. Mengingat tingkat kemanisannya yang melebihi gula pasir, disarankan untuk menggunakan madu hanya sekitar setengah hingga dua pertiga porsi saat menggantikan takaran satu porsi gula.

2. Stevia

Stevia adalah pengganti gula pasir yang dikenal memiliki potensi kesehatan lebih baik. Berasal dari tanaman asli Amerika Selatan, pemanis ini sangat kuat karena tingkat kemanisannya 200 hingga 300 kali lipat lebih tinggi dari gula biasa. Keunggulan utama Stevia adalah cocok bagi penderita diabetes karena bebas kalori dan tidak akan memengaruhi kadar gula darah. Selain itu, sifatnya yang tahan terhadap suhu panas menjadikannya ideal untuk digunakan dalam memasak, memanggang, atau sebagai pemanis minuman. Penting untuk selalu membaca petunjuk penggunaan pada kemasan produk, sebab dosis Stevia yang ekuivalen dengan satu porsi gula pasir dapat bervariasi antar merek.

3. Saus Apel dan Puree Buah Lainnya

Cara sederhana untuk mengurangi asupan gula pasir adalah dengan menggantinya menggunakan saus apel atau puree buah, seperti pisang, terutama dalam resep kue, biskuit, muffin, atau roti. Pilihan rasa manis dari buah-buahan ini terbukti lebih menyehatkan dibandingkan gula. Mengutip Healthline, buah-buahan sarat dengan nutrisi esensial—mulai dari folat, mangan, magnesium, hingga vitamin—yang semuanya mendukung kesehatan secara keseluruhan. Selain itu, tidak seperti gula pasir, konsumsi buah-buahan sering dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit kronis serta mengurangi kemungkinan kematian dini. Meskipun Anda dapat membuatnya sendiri, apabila Anda memilih membeli saus apel atau puree buah kemasan, pastikan untuk memilih varian yang tidak mengandung gula tambahan demi menjaga manfaat kesehatannya tetap maksimal.

4. Gula Kelapa

Dibuat dari nira pohon kelapa, Gula Kelapa menawarkan rasa khas yang sedikit menyerupai karamel. Mengutip Times of India, gula kelapa menawarkan nutrisi tambahan yang berguna bagi kesehatan, termasuk zat besi, seng, dan kalsium. Keunggulan lainnya, gula ini mengandung inulin, sejenis serat prebiotik yang sangat baik untuk kesehatan pencernaan karena mampu merangsang pertumbuhan bakteri baik di dalam usus. Menariknya, gula kelapa memiliki indeks glikemik yang lebih rendah dari gula pasir, menjadikannya tidak menyebabkan kenaikan gula darah yang tiba-tiba. Pemanis ini ideal digunakan untuk membuat kue atau sebagai penambah rasa manis pada kopi harian Anda.

5. Kurma

Buah Kurma juga merupakan pengganti gula pasir yang menghasilkan rasa manis alami. Selain rasa manisnya, kurma sangat kaya akan serat, kalium, dan magnesium yang bermanfaat besar untuk kesehatan pencernaan dan jantung. Konsumsi kurma dapat dilakukan secara langsung, dicincang sebagai campuran makanan, atau diolah menjadi sirup untuk digunakan sebagai pengganti gula dalam berbagai resep kue.

Dengan memilih salah satu dari lima pengganti gula pasir yang lebih sehat di atas, Anda tetap dapat menikmati rasa manis tanpa perlu mengkhawatirkan efek negatif dari gula pasir. Meskipun demikian, perlu diingat bahwa semua jenis pemanis, bahkan yang lebih sehat sekalipun, harus tetap dikonsumsi dalam jumlah yang moderat dan tidak berlebihan.(*/cnni)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Hasil Piala Dunia 2026 Amerika Serikat vs Bosnia Bermain 10 Orang AS Menang 2-0 Lolos 16 Besar
  • Pembicaraan Tidak Langsung di Doha Capai Kemajuan Positif, AS dan Iran Siap Lanjutkan Dialog Usai Pemakaman Khamenei
  • Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp 2.640.000 Per Gram, Segini Rincian Lengkapnya
  • BMKG Pastikan Potensi Gelombang Panas Ekstrem Eropa Sangat Kecil Terjadi di Indonesia
  • Inflasi Sumatera Utara Juni 2026 Tembus 4,79 Persen, Wilayah Ini Alami Lonjakan Tertinggi
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com