Medan – Penjualan kembang api menjelang tahun baru 2025 di Jalan KH Zainul Arifin Kecamatan Medan Polonia mengalami penurunan sejak 5 tahun terakhir.
Hal ini disampaikan salah seorang pedagang kembang api eceran, Sri di lokasi tersebut. Dia mengatakan saat ini penjualan kembang api sudah sangat merosot dibandingkan tahun lalu.
Berita Ekonomi: Penjualan Kembang Api Sepi!
“Ramenya nanti kalau sudah mau dekat minimal H-2, tapi kalau dibandingkan tahun lalu masih lebih banyak daripada tahun ini,” katanya, Kamis (26/12/24).
Dijelaskannya, hal ini terjadi karena sudah banyak pedagang yang berjualan kembang api di tempat lain.
“Kalau dulu orang jualan di Kampung Keling ini ramai sampai berjejer-jejer, tapi lihatlah sekarang hanya tinggal satu dua. Peminatnya saat ini juga sangat berkurang ini terjadi sejak 5 tahun terakhir, untuk saat ini memang belum dipastikan naik atau turun,” jelasnya.
Dikatakan Sri, untuk harga tidak mengalami kenaikan, namun secara harga modal justru mengalami penurunan, “Harganya malah turun dari pemasok, tidak tahu karena apa mungkin karena peminatnya yang juga berkurang jadi harganya dimurahkan,” tambahnya.
Sri yang juga merupakan penjual asongan ini mengaku telah berjualan kembang api tersebut selama puluhan tahun. “Dulu itu sampai capek kami melayani pembeli, tapi kalau sekarang laku saja sudah syukur,” ungkapnya.
Disampaikannya, Jalan KH Zainul Arifin atau dikenal sebagai Kampung Keling ini merupakan tempat yang ramai saat tahun baru. “Dulu kami jam 7 pagi sudah buka karena ramai, tapi kalau sekarang ya jam 9 sampai 10 baru buka,” ucapnya. (Mistar)


