Senin, Juli 6, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Nasional

Polisi Tangkap 2 Tersangka Pembubaran Paksa Diskusi Kebangsaan

Oleh Redaksi 15
Senin, 30 September 2024
Foto: Dua tersangka pembubaran diskusi di Kemang. Mereka dijerat pasal penganiayaan dan pengrusakan.

Dua tersangka pembubaran diskusi di Kemang. Mereka dijerat pasal penganiayaan dan pengrusakan.

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

seputar – Jakarta | Polisi menampilkan dua tersangka kasus dugaan penganiayaan dan pembubaran secara paksa diskusi di salah satu hotel di Kemang, Jakarta Selatan, dalam jumpa pers di Polda Metro Jaya, Minggu (29/9).

Dua tersangka berinisial GW (22, sekuriti) dan FEK (38, karyawan swasta) telah mengenakan baju oranye bertuliskan tahanan Polda Metro Jaya.

Lintas Nasional: Polisi Tangkap 2 Tersangka Pembubaran Paksa Diskusi Kebangsaan

Iklan Indako SeputarSumut

“Di belakang saya para pelaku yang sudah diamankan. Yang pertama FEK sebagai koordinator lapangan, kemudian GW sebagai pelaku perusakan spanduk,” ujar Wakapolda Metro Jaya Brigjen Djati Wiyoto Abadhy dalam jumpa pers di Kantornya, Jakarta, Minggu (29/9).

Kepolisian hingga kini juga masih melakukan pendalaman terhadap tiga orang lain yang berstatus terperiksa. Yaitu JJ, LW dan MDM yang bertindak membubarkan hingga merusak baliho agenda diskusi di dalam hotel.

“Dari yang sudah kita amankan, kita akan lakukan pendalaman dan tim masih bekerja untuk mencari para pelaku lainnya,” ucap Djati.

Berita Terkait

Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang Belum Padam Selama 6 Hari, Ratusan Warga Mengungsi akibat Asap Pekat

Status Gunung Anak Krakatau Naik ke Level III Siaga, Kapal di Selat Sunda Diminta Waspada

Kronologi kasus

Pada Jumat, 27 September 2024, FEK mendapat orderan (masih dilakukan pendalaman) untuk membubarkan aksi yang diklaim menentang pemerintahan dari Forum Tanah Air (FTA), gelar Silaturahmi Kebangsaan Diaspora bersama Tokoh dan Aktivis Nasional yang dilaksanakan pada 28 September 2024 di Ballroom Hotel Grand Kemang. Agenda diskusi itu disebut tidak ada pemberitahuan kepada polisi.

Atas dasar itu, FEK dkk berniat membubarkan acara karena dinilai tidak sesuai dengan jiwa patriotisme dan bertentangan dengan Undang-undang.

Pada hari diskusi, terjadi dugaan tindak pidana secara bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang dan barang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 170 KUHP yang dilakukan oleh sekitar 10 sampai 15 orang tak dikenal (OTK).

Para pelaku masuk secara paksa dan melakukan pemukulan kepada saksi di pintu samping hotel. Korban BS dipukul di bagian pelipis kiri dan dada sebelah kiri hingga mengalami luka memar.

Sementara saksi korban M dipukul di bagian kepala dan dada serta korban A dipukul di bagian kepala belakang hingga mengalami luka memar.

Setelah melakukan kekerasan berupa pemukulan terhadap para sekuriti hotel, para pelaku masuk ke dalam Magzi Ballroom dan kemudian berteriak “Bubar-bubar kalian, nasionalisme, terorisme kalian” dan selanjutnya para pelaku menghancurkan meja, gelas, proyektor dan banner yang digunakan acara tersebut dengan cara dibanting hingga pecah dan patah.

Setelah melakukan perusakan, para pelaku melarikan diri. “Atas perbuatan para pelaku, korban mengalami luka dan kerugian materi di mana selanjutnya kejadian tersebut dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Selatan guna penyelidikan lebih lanjut,” ucap polisi dalam keterangan persnya. (CNN)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • New Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur di Sumatera Utara dengan Desain Baru dan Fitur Canggih
  • KAI Divre I Sumut Layani 140.747 Pelanggan Kereta Api Selama Masa Libur Sekolah 2026
  • Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang Belum Padam Selama 6 Hari, Ratusan Warga Mengungsi akibat Asap Pekat
  • Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji 2027 Diprediksi Naik Akibat Lonjakan Komponen Operasional
  • Hasil Piala Dunia 2026: Gol Penalti Kylian Mbappe Bawa Prancis Menang 1-0 atas Paraguay dan Lolos ke Perempatfinal
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com