Kamis, Juli 2, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Internasional

“Resep Ledakan Kawasan”: Jihad Islam Respons Proposal Gencatan Senjata 20 Poin Trump untuk Gaza

Oleh Redaksi 15
Selasa, 30 September 2025
Foto: Pemimpin Jihad Islam Ziad Al Nakhala. (Foto: IRNA)

Pemimpin Jihad Islam Ziad Al Nakhala. (Foto: IRNA)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Jakarta, SeputarSumut – Jihad Islam, salah satu sekutu utama kelompok perlawanan  Palestina Hamas, memberikan tanggapan menanggapi 20 poin rencana Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang diusulkan untuk gencatan senjata permanen di Jalur Gaza.

Penting untuk diketahui, poin-poin tersebut sebelumnya telah disepakati dan diumumkan oleh Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tanpa melibatkan Hamas, yang hingga kini belum memberikan respons resmi mengenai 20 poin proposal itu.

Dunia Internasional: “Resep Ledakan Kawasan”: Jihad Islam Respons Proposal Gencatan Senjata 20 Poin Trump untuk Gaza

Iklan Indako SeputarSumut

Secara spesifik, proposal Trump berfokus pada peran Hamas di masa depan Gaza. Di antara poin-poin yang disetujui Israel  adalah: Hamas wajib membebaskan seluruh sandera sekaligus dalam waktu 72 jam, bukan secara bertahap. Selain itu, Hamas harus melucuti senjata mereka dan tidak boleh lagi menjalankan pemerintahan di Jalur Gaza. Orang-orang Palestina yang disandera Israel juga akan dilepaskan sebagai bagian dari kesepakatan ini.

Lalu, siapa yang akan mengambil alih administrasi? Administrasi di Gaza  kemudian akan digantikan oleh pemerintahan sementara yang terdiri dari komite teknokratis dan apolitis Palestina. Pemerintahan ini akan bertanggung jawab atas penyelenggaraan layanan publik bagi rakyat Gaza.

Rencana pengawasan dan tata kelola diatur dengan melibatkan pakar internasional. Komite ini disebut terdiri dari warga Palestina yang berkualifikasi serta pakar internasional, dan akan diawasi oleh “badan transisi internasional baru.” Badan ini, yang dinamakan ‘Dewan Perdamaian,’ akan dipimpin langsung oleh Presiden  Trump dengan anggota salah satunya mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair.

Berita Terkait

Pembicaraan Tidak Langsung di Doha Capai Kemajuan Positif, AS dan Iran Siap Lanjutkan Dialog Usai Pemakaman Khamenei

Jalur Trem Jerman Meleleh Akibat Cuaca Panas Ekstrem Menembus 41 Derajat Celsius

Adapun tujuan badan ini adalah menerapkan kerangka kerja dan mengelola pendanaan untuk pembangunan kembali Gaza, hingga Otoritas Palestina (PA) selesai direformasi. Seluruh kekuasaan badan ini kemudian akan diserahkan kepada PA. Proposal Trump juga menyatakan bahwa badan ini “akan menerapkan standar internasional terbaik untuk menciptakan pemerintahan modern dan efisien guna melayani rakyat Gaza, serta kondusif untuk menarik investasi.”

Menanggapi usulan tersebut, Pemimpin Jihad Islam Ziad Al Nakhala menilai bahwa kesepakatan yang dilakukan Trump dan Netanyahu atas Gaza merupakan “resep untuk meledakkan kawasan.”

Patut dicatat, Jihad Islam dan Hamas merupakan sekutu yang mendapat dukungan penuh dari Iran, dikutip dari Reuters. Selain Hamas, Jihad Islam juga masih menahan sejumlah sandera warga Israel.(*/cnni)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Pembicaraan Tidak Langsung di Doha Capai Kemajuan Positif, AS dan Iran Siap Lanjutkan Dialog Usai Pemakaman Khamenei
  • Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp 2.640.000 Per Gram, Segini Rincian Lengkapnya
  • BMKG Pastikan Potensi Gelombang Panas Ekstrem Eropa Sangat Kecil Terjadi di Indonesia
  • Inflasi Sumatera Utara Juni 2026 Tembus 4,79 Persen, Wilayah Ini Alami Lonjakan Tertinggi
  • Kebakaran Ruko Sembako di Batu Bara Tewaskan Pemilik Toko dan Lukai Dua Orang Usai Pertengkaran
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com