Jumat, Juli 3, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Internasional

Rumah Sakit di Israel Bagian Selatan Dihajar Rudal Iran

Oleh Redaksi 15
Kamis, 19 Juni 2025
Foto: Rudal balestik Haj Qassem milik Iran.(Foto: New York Post)

Rudal balestik Haj Qassem milik Iran.(Foto: New York Post)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Rudal dari Iran telah mengenai sebuah rumah sakit di Be’er Sheva, di bagian selatan Israel, yang mengakibatkan kerusakan pada bangunan rumah sakit tersebut. CNN melaporkan bahwa Soroka Medical Center mengalami kerusakan setelah rudal Iran mengenai bangunannya pada hari Kamis (19/6).

“Kami saat ini berada dalam proses menilai kerusakan, termasuk jumlah orang yang terluka,” ujar seorang juru bicara dari Soroka Medical Center, sebagaimana yang dilansir oleh CNN.

Dunia Internasional: Rumah Sakit di Israel Bagian Selatan Dihajar Rudal Iran

Iklan Indako SeputarSumut

Video yang diunggah di Telegram menunjukkan dampak kerusakan di Soroka, yang merupakan salah satu rumah sakit terkemuka di Israel.

Beberapa bagian gedung terlihat rusak dan puing-puing berserakan di sekelilingnya. Dari gambar yang beredar, terlihat asap hitam mengepul tinggi dari area yang terkena serangan rudal.

Di dalam rumah sakit juga tampak berantakan, dengan pecahan-pecahan material berserakan dan atap yang runtuh.

Berita Terkait

Pembicaraan Tidak Langsung di Doha Capai Kemajuan Positif, AS dan Iran Siap Lanjutkan Dialog Usai Pemakaman Khamenei

Jalur Trem Jerman Meleleh Akibat Cuaca Panas Ekstrem Menembus 41 Derajat Celsius

“Ini merupakan pusat kesehatan utama untuk seluruh kawasan Negev di Israel. Dunia harus bersuara,” kata Wakil Menteri Luar Negeri Israel, Sharren Haskel.

Menurut situs resmi, Soroka merupakan salah satu pusat medis utama di Israel yang memberikan pelayanan kesehatan kepada lebih dari satu juta penduduk di bagian selatan negara tersebut. Soroka berlokasi 22 mil dari Jalur Gaza, Palestina, dan menjadi tempat evakuasi utama bagi mereka yang terluka akibat perang.

Menteri Kesehatan Israel, Uriel Buso, sangat marah menyusul serangan ini. Ia mengatakan bahwa serangan Iran terhadap RS Soroka adalah “kejahatan perang. ”

“Ini adalah kejahatan perang yang dilakukan oleh rezim Iran,” ujar Buso, sebagaimana dilaporkan oleh Radio Angkatan Darat Israel yang dikutip oleh Al Jazeera.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, juga mengekspresikan kemarahan yang sama melalui unggahan di X.

Netanyahu menyatakan bahwa Iran akan “membayar mahal” atas serangan tersebut. “Pagi ini, Iran menembakkan rudal ke Rumah Sakit Soroka di Be’er Sheva dan kepada warga sipil di pusat negara. Kami akan memastikan mereka membayar mahal,” kata Netanyahu, sebagaimana dikutip oleh Al Jazeera.

Menurut laporan IRNA, kantor berita Iran, melalui Telegram, menyebutkan bahwa target serangan Iran di Be’er Sheva adalah “markas Komando dan Intelijen militer Israel serta kamp intelijen militer di Taman Teknologi Gav-Yam. ” Fasilitas militer tersebut dilaporkan terletak berdekatan dengan RS Soroka.

Serangan terhadap fasilitas kesehatan dalam konteks perang sering kali memicu reaksi keras dari berbagai pihak, hal yang sama juga sering terjadi ketika Israel menyerang Jalur Gaza di Palestina.

Israel selama ini tampak tidak ragu untuk secara sembarangan menyerang berbagai rumah sakit dan fasilitas kesehatan di Jalur Gaza, Palestina, dalam serangannya di wilayah tersebut dengan alasan bahwa kelompok milisi Hamas beroperasi di lokasi tersebut.

Berdasarkan laporan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sampai 22 Mei 2025, Israel telah melancarkan 697 serangan terhadap rumah sakit dan fasilitas kesehatan di Gaza semenjak agresi dimulai pada Oktober 2023.

Secara keseluruhan, serangan tersebut telah mengakibatkan sekitar 2. 000 orang tewas, termasuk staf medis, dan melukai ribuan lainnya.

Akibat dari serangan ini, dari 36 rumah sakit yang ada di Gaza, hanya tersisa 17 hingga 19 rumah sakit yang masih bisa beroperasi, itupun secara terbatas karena kekurangan listrik, air, dan bahan bakar akibat blokade Israel.(cnni)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • OJK Sumut dan Pemkab Tapanuli Utara Jalin Kerja Sama Skema SEJAGAT Perkuat Ekosistem Jagung Rakyat
  • Hasil Piala Dunia 2026 Amerika Serikat vs Bosnia Bermain 10 Orang AS Menang 2-0 Lolos 16 Besar
  • Pembicaraan Tidak Langsung di Doha Capai Kemajuan Positif, AS dan Iran Siap Lanjutkan Dialog Usai Pemakaman Khamenei
  • Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp 2.640.000 Per Gram, Segini Rincian Lengkapnya
  • BMKG Pastikan Potensi Gelombang Panas Ekstrem Eropa Sangat Kecil Terjadi di Indonesia
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com