Jumat, Juli 3, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Internasional

Rusia Tak Akan Diam Jika Terjadi Pembunuhan Terhadap Khamenei

Oleh Redaksi 15
Jumat, 20 Juni 2025
Foto: Presiden Rusia Vladimir Putin bertemu dengan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, di Teheran beberapa waktu lalu. (Foto: Reuters)

Presiden Rusia Vladimir Putin bertemu dengan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, di Teheran beberapa waktu lalu. (Foto: Reuters)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Rusia bersikeras tidak akan diam jika terjadi pembunuhan terhadap Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, oleh Israel dan Amerika Serikat.

Isu tentang potensi pembunuhan Khamenei muncul setelah terjadinya konflik antara Israel dan Iran pada 13 Juni yang lalu.

Dunia Internasional: Rusia Tak Akan Diam Jika Terjadi Pembunuhan Terhadap Khamenei

Iklan Indako SeputarSumut

Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, memberikan peringatan tegas dalam wawancaranya dengan Sky News pada Jumat (20/6).

Peskov menegaskan bahwa Rusia akan memberikan tanggapan yang “sangat negatif” jika Khamenei dibunuh.

“[Kami akan bereaksi] dengan sangat buruk. Sangat buruk. Kami sangat tidak akan setuju dengan itu,” kata Peskov dalam wawancara yang jarang terjadi dengan Sky News, Jumat (20/6).

Berita Terkait

Pembicaraan Tidak Langsung di Doha Capai Kemajuan Positif, AS dan Iran Siap Lanjutkan Dialog Usai Pemakaman Khamenei

Jalur Trem Jerman Meleleh Akibat Cuaca Panas Ekstrem Menembus 41 Derajat Celsius

Isu pembunuhan Khamenei pertama kali diangkat oleh Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, dalam beberapa kesempatan.

Dalam wawancara dengan ABC News, Netanyahu menyatakan bahwa perang antara Israel dan Iran hanya bisa dihentikan jika Khamenei dibunuh.

Presiden AS, Donald Trump, juga memberikan pernyataan yang mirip dalam sebuah unggahan di Truth Social pada Selasa (17/6).

Trump mengklaim mengetahui lokasi Khamenei saat ini dan menyatakan bahwa ia bisa membunuhnya kapan saja, namun ia memilih untuk tidak melakukannya “untuk saat ini” karena masih ingin melanjutkan negosiasi dengan Iran.

Trump bahkan mengeluarkan ultimatum agar Khamenei “menyerah tanpa syarat”, yang tidak diindahkan oleh Khamenei.

Ketika ditanya tentang kemungkinan aksi yang akan terjadi jika Khamenei dibunuh, Peskov percaya akan ada reaksi besar dari masyarakat Iran.

“Masyarakat Iran sangat terorganisir dan terakumulasi. Itu [pembunuhan Khamenei] akan memunculkan suasana ekstremis di Iran,” katanya.

Peskov kemudian memperingatkan AS dan Israel untuk menghentikan pembicaraan mengenai isu ini.

“Mereka akan membuka kotak pandora,” tandasnya.

Hal ini disebabkan serangan Israel yang telah merenggut ratusan nyawa di Iran, termasuk sejumlah petinggi militer dan ilmuwan nuklir. Serangan tersebut juga merusak fasilitas nuklir Iran di Natanz, yang menyebabkan terlepasnya radiasi.

Negara-negara mayoritas Muslim serta negara-negara dengan program nuklir yang menjadi sekutu Teheran mengutuk keras tindakan Israel terhadap Iran.

Rusia bahkan menawarkan diri untuk menjadi mediator dalam konflik antara Iran dan Israel. Tiongkok juga mendesak agar gencatan senjata segera terwujud dan menekankan bahwa masalah nuklir Iran harus diselesaikan melalui jalur politik dan diplomatik, bukan dengan cara militer.

Serangan Israel terhadap Iran terjadi karena Tel Aviv merasa terancam dengan perkembangan program nuklir Iran yang dianggap dapat menghasilkan senjata nuklir.(cnni)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • OJK Sumut dan Pemkab Tapanuli Utara Jalin Kerja Sama Skema SEJAGAT Perkuat Ekosistem Jagung Rakyat
  • Hasil Piala Dunia 2026 Amerika Serikat vs Bosnia Bermain 10 Orang AS Menang 2-0 Lolos 16 Besar
  • Pembicaraan Tidak Langsung di Doha Capai Kemajuan Positif, AS dan Iran Siap Lanjutkan Dialog Usai Pemakaman Khamenei
  • Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp 2.640.000 Per Gram, Segini Rincian Lengkapnya
  • BMKG Pastikan Potensi Gelombang Panas Ekstrem Eropa Sangat Kecil Terjadi di Indonesia
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com