Jumat, Juli 3, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Internasional

Rusuh Demo Anti-Islam di Inggris, Ribuan Orang Gelar Demo Tandingan

Oleh Redaksi 15
Kamis, 8 Agustus 2024
Foto: Unjuk rasa tandingan dihadiri ribuan orang di Inggris, lawan aksi rasisme sayap kanan. Foto: REUTERS/Chris J Ratcliffe

Unjuk rasa tandingan dihadiri ribuan orang di Inggris, lawan aksi rasisme sayap kanan. Foto: REUTERS/Chris J Ratcliffe

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

seputar-Jakarta | Ribuan pengunjuk rasa menggelar aksi demonstrasi tandingan pada Rabu (7/8/2024) waktu setempat, untuk melawan aksi kekerasan kelompok sayap kanan yang menyasar kelompok imigran dan Muslim di Inggris.

Pengunjuk rasa anti-rasisme itu digelar dalam jumlah besar, bahkan diikuti hingga total puluhan ribu orang di berbagai kota seperti London, Birmingham, Bristol, Liverpool, dan Newcastle.

Dunia Internasional: Rusuh Demo Anti-Islam di Inggris, Ribuan Orang Gelar Demo Tandingan

Iklan Indako SeputarSumut

“Saya tinggal di Borough dan kami tidak ingin orang-orang ini [kelompok sayap kanan] di jalan-jalan kami. Mereka tidak mewakili kami,” kata seorang peserta unjuk rasa bernama Sara Tresilian.

Di Birmingham, ratusan pengunjuk rasa anti-rasisme berkumpul di luar gedung pusat migran. Sementara di Brighton, sekitar 2.000 orang mengambil bagian dalam demonstrasi damai.

Kerusuhan yang dimulai pekan ini dipicu oleh insiden penikaman terhadap tiga anak berusia sembilan, tujuh, dan enam tahun dalam serangan di kelas dansa bertema Taylor Swift di Southport.

Berita Terkait

Pembicaraan Tidak Langsung di Doha Capai Kemajuan Positif, AS dan Iran Siap Lanjutkan Dialog Usai Pemakaman Khamenei

Jalur Trem Jerman Meleleh Akibat Cuaca Panas Ekstrem Menembus 41 Derajat Celsius

Kemarahan kemudian meluas jadi aksi unjuk rasa rasisme usai oknum dari kelompok sayap kanan menyebar informasi di media sosial bahwa pelaku penikaman merupakan seorang imigran Muslim.

Polisi kemudian mengungkap bahwa tersangka bernama Axel Rudakubana berusia 17 tahun yang lahir di Wales. Orang tua pelaku disebut berasal dari Rwanda.

Kerusuhan pecah di mana para pengunjuk rasa melempar batu bata dan terlibat kekerasan dengan polisi, pembakaran mobil, penyerangan terhadap masjid dan dua hotel yang digunakan untuk pencari suaka.

Perdana Menteri Keir Starmer telah memperingatkan siapa pun yang terlibat akan menghadapi “kekuatan penuh hukum”, termasuk mereka yang menghasut kekerasan di media sosial.

Sejauh ini aktivis sayap kanan Tommy Robinson dituduh jadi biang kerok kerusuhan di Inggris.

Robinson, yang memiliki nama asli Stephen Yaxley-Lennon, diduga telah mengatur serangan yang menargetkan migran di Inggris melalui unggahan media sosial. Dia merupakan mantan pemimpin English Defence League, sebuah kelompok Islamofobia yang didirikan 15 tahun lalu.

Robinson pernah dipenjara karena kasus penyerangan, penghinaan terhadap pengadilan, serta penipuan hipotek. Saat ini, ia diburu polisi setelah meninggalkan Inggris pekan lalu sebelum sidang kelanjutan kasus penghinaan terhadap pengadilan.

Mengenai keberadaannya di Siprus, Robinson berdalih di media sosial bahwa dirinya tak lagi berada di sana. Kendati begitu, polisi memastikan ia masih di pulau tersebut. (cnnindonesia)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • OJK Sumut dan Pemkab Tapanuli Utara Jalin Kerja Sama Skema SEJAGAT Perkuat Ekosistem Jagung Rakyat
  • Hasil Piala Dunia 2026 Amerika Serikat vs Bosnia Bermain 10 Orang AS Menang 2-0 Lolos 16 Besar
  • Pembicaraan Tidak Langsung di Doha Capai Kemajuan Positif, AS dan Iran Siap Lanjutkan Dialog Usai Pemakaman Khamenei
  • Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp 2.640.000 Per Gram, Segini Rincian Lengkapnya
  • BMKG Pastikan Potensi Gelombang Panas Ekstrem Eropa Sangat Kecil Terjadi di Indonesia
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com