Sabtu, Juli 4, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Ragam

Simak! Ini Deretan 10 Negara Termiskin di Dunia 

Oleh Redaksi 15
Selasa, 7 Januari 2025
Foto: Sudan Selatan, salah satu negara miskin di dunia. 

Sudan Selatan, salah satu negara miskin di dunia. 

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Ada sejumlah negara di dunia yang masuk ke dalam kategori negara miskin. Hal tersebut berdasarkan prakiraan Produk Domestik Bruto (PDB) per kapita terendah di 2025.

Mengutip laman Focus Economics, 9 dari 10 negara termiskin di dunia saat ini berada di Afrika. Namun, ada satu negara dari Asia yang masuk ke dalam daftar ini, yaitu Afghanistan.

Pernik Ragam: Simak! Ini Deretan 10 Negara Termiskin di Dunia 

Iklan Indako SeputarSumut

Negara tersebut memang tengah dilanda konflik selama beberapa tahun terakhir, mulai dari perang saudara hingga invasi asing. Hal tersebut membuat prakiraan PDB per kapita Afghanistan di 2025 sebesar US$ 434 atau sekitar Rp 7 jutaan.

Negara termiskin selanjutnya ada Sudan Selatan. Salah satu penyebab negara ini menjadi miskin akibat perang saudara yang terus berlanjut. Lalu, banyaknya kasus korupsi serta konflik atas ladang minyak membuat produksi dan pendapatan minyak bumi menjadi tidak konsisten.

Terjadinya konflik etnis, lembaga politik yang rapuh, ditambah inflasi yang tinggi juga membuat penduduk Sudan Selatan menjadi merana. Focus Economic memprediksi PDB per kapita 2025 sekitar US$ 448 atau setara Rp 7,2 jutaan.

Berita Terkait

5 Jenis Konsumsi Harian yang Berpotensi Mempercepat Penuaan Dini pada Wajah

Rekomendasi Makanan Berkhasiat Antikanker yang Terbukti Secara Ilmiah Menurut Penelitian

Selain Afghanistan dan Sudan Selatan, ada sejumlah negara lainnya yang masuk kategori paling miskin di dunia menurut Focus Economics. Apa saja negara tersebut? Berikut daftarnya:

1. Afghanistan
Prakiraan PDB per kapita 2025: US$ 434.

2. Sudan Selatan
Prakiraan PDB per kapita 2025: US$ 448.

3. Sierra Leone
Prakiraan PDB per kapita 2025: US$ 529.

4. Malawi
Prakiraan PDB per kapita 2025: US$ 552.

5. Madagaskar
Prakiraan PDB per kapita 2025: US$ 577.

6. Republik Afrika Tengah (CAR)
Prakiraan PDB per kapita 2025: US$ 582.

7. Burundi
Prakiraan PDB per kapita 2025: US$ 602.

8. Mozambik
Prakiraan PDB per kapita 2025: US$ 668.

9. Niger
Prakiraan PDB per kapita 2025: US$ 672.

10. DR Kongo
Prakiraan PDB per kapita 2025: US$ 708.

Ada beberapa faktor yang membuat suatu negara bisa menjadi miskin. Dilansir situs Concern Worldwide, salah satu penyebabnya adalah konflik yang terjadi di negara tersebut.

Konflik yang terus terjadi sangat berisiko membuat seseorang menjadi jatuh miskin. Sebab, konflik dengan skala besar dapat melumpuhkan perekonomian suatu negara.

Contohnya adalah Suriah. Pada 2011, hanya 10% warga Suriah yang hidup di bawah garis kemiskinan. Namun pada akhir 2023, lebih dari 90% penduduk Suriah kini hidup di bawah garis kemiskinan menurut UNHCR.

Perubahan iklim juga menjadi salah satu faktor suatu negara menjadi miskin. Pada 2015, Bank Dunia memprediksi bahwa krisis iklim akan mendorong lebih dari 100 juta orang ke dalam kemiskinan di 2030. Kemudian di 2024, prakiraan tersebut telah meningkat menjadi lebih dari 130 juta orang.

Contoh lainnya adalah Malawi. Hampir 80% penduduk negara tersebut bekerja sebagai petani. Ketika terjadi perubahan iklim atau bencana alam ekstrem, hampir seluruh penduduknya akan mengalami kerugian karena gagal panen. Alhasil, para petani tidak memiliki pemasukkan dan semakin jatuh miskin.

Selain itu, ada sejumlah faktor lain yang membuat suatu negara menjadi miskin, yaitu:

  • Ketimpangan ekonomi dan sosial di masyarakat
  • Kelaparan dan kekurangan gizi
  • Sistem pelayanan kesehatan yang buruk
  • Kurangnya pendidikan
  • Infrastruktur yang buruk
  • Minimnya lapangan pekerjaan
  • Sanitasi yang buruk. (detikfinance)
Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Empat Rumah Warga di Pintu Bosi Tapanuli Utara Hangus Terbakar
  • Pertamina Patra Niaga Sumbagut Gelar Pelatihan Go Global Academy Bareng Universitas Riau Demi Dorong UMKM Tembus Pasar Internasional
  • Umat Buddha di Medan Tembung Rayakan Sejit Dewa Zhang Tien She dengan Khidmat
  • Antusiasme Libur Sekolah Tinggi, KAI Sumut Kembali Operasikan KA Sribilah Fakultatif Rute Medan-Rantauprapat
  • Sektor Jasa Keuangan Sumatera Utara Tetap Stabil dan Tumbuh Positif, Intermediasi Perbankan Berjalan Baik
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com