Jakarta, SeputarSumut — Platform streaming Netflix resmi merilis film thriller aksi bertahan hidup terbaru berjudul Apex pada 24 April 2026. Karya layar lebar yang diarahkan oleh sutradara Baltasar Kormákur ini menampilkan kolaborasi akting dari bintang ternama seperti Charlize Theron, Taron Egerton, dan Eric Bana, dengan naskah yang disusun oleh penulis Jeremy Robbins.
Mengutip laporan dari Tudum by Netflix, alur cerita utama film ini menyoroti upaya keras seorang perempuan untuk tetap hidup di tengah keganasan alam liar pasca sebuah tragedi hebat. Peristiwa memilukan tersebut tidak hanya mengancam nyawanya, tetapi juga telah merenggut sosok orang yang sangat ia cintai.
Kilas Hiburan: Sinopsis Film Apex 2026 di Netflix Kisah Perjuangan Charlize Theron Bertahan Hidup di Alam Liar
Narasi film diawali dengan kisah sepasang pendaki tebing bernama Sasha dan Tommy yang memiliki kegemaran pada olahraga ekstrem. Mereka melakukan ekspedisi pendakian di Troll Wall, Norwegia, namun rencana tersebut terhambat oleh serangan badai dahsyat yang memaksa mereka untuk segera melakukan penurunan darurat.
Petaka muncul ketika sebuah longsoran salju melanda jalur mereka yang menyebabkan Tommy terjatuh. Dalam situasi yang sangat kritis, Sasha terkapsa mengambil keputusan sulit untuk melepaskan pasangannya tersebut hingga akhirnya Tommy dinyatakan meninggal dunia. Kejadian traumatis ini meninggalkan luka emosional yang mendalam bagi Sasha dalam bentuk kesedihan serta penyesalan selama berbulan-bulan.
Guna mencari ketenangan, Sasha memutuskan untuk pergi menuju Taman Nasional Wandarra di Australia, sebuah kawasan terpencil yang memiliki reputasi kelam terkait banyaknya laporan orang hilang. Namun, setibanya di sana, ia justru mulai merasakan atmosfer yang tidak wajar dan menyadari adanya ancaman tersembunyi di wilayah tersebut.
Sepanjang perjalanannya di taman nasional, Sasha berinteraksi dengan beberapa orang asing yang gerak-geriknya memicu rasa curiga. Seorang petugas penjaga taman juga sempat memberikan peringatan serius kepadanya mengenai statistik kasus penghilangan orang yang terus meningkat di kawasan tersebut.
Kondisi berubah semakin mencekam saat Sasha menyadari bahwa dirinya tengah diintai oleh oknum misterius. Ketegangan mencapai puncaknya ketika ia bertemu dengan seorang pria bernama Ben, yang meski pada mulanya terlihat berniat memberikan bantuan, perlahan-lahan mulai memperlihatkan perilaku yang sangat mencurigakan.
Situasi Sasha kian memburuk saat ia kehilangan harta bendanya dan menyadari bahwa dirinya telah masuk ke dalam sebuah jebakan yang disengaja. Ia pun dipaksa untuk berjuang sekuat tenaga di tengah kerasnya alam terbuka sambil menghindari kejaran sosok pemburu yang terus mengikutinya.
Di tengah tekanan fisik yang luar biasa, Sasha juga harus berperang melawan trauma masa lalu yang belum pulih. Perasaan bersalah terkait kematian Tommy terus membayangi pikirannya, sehingga upaya penyelamatan diri yang ia lakukan menjadi sebuah perjuangan berat yang melibatkan ketahanan fisik sekaligus kestabilan emosional.(*/rri)


