Simalungun – Staf Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Simalungun bersama seorang warga hilang terbawa arus di Sungai Silau, Kecamatan Kota Kisaran, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara pada hari Rabu sore (2/7). Korban sudah ditemukan dalam keadaan meninggal.
Kejadian ini dimulai saat tim Kejari Simalungun menjemput dua saksi, yaitu Pangulu Banjar Hulu berinisial K dan Bendahara Nagori berinisial BSS, di sebuah kafe untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Kabar Daerah: Staf Pidsus Kejari Simalungun Meninggal Dunia karena Tenggelam saat Menjemput Saksi
Ketika penjemputan berlangsung sekitar pukul 06. 00 WIB, Pangulu K diduga mencoba melarikan diri dengan melompat ke sungai. Menyaksikan hal itu, Fahri, adik pemilik kafe, juga melompat ke dalam sungai untuk memberikan bantuan.
Sayangnya, usaha penyelamatan itu berakhir tragis. Fahri tidak dapat bertahan di arus sungai yang kuat. Seorang staf Pidsus bernama Reynanda Primta Ginting (26), yang berasal dari Kabupaten Karo, juga melompat untuk membantu. Namun, baik Fahri maupun Reynanda terseret arus. Sementara itu, Pangulu berhasil diamankan. Setelah insiden tersebut, Kejari Simalungun berkoordinasi dengan Kejari Asahan dan memanggil tim SAR Kabupaten Asahan.
Tim SAR tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 18. 24 WIB. Di sisi lain, K dibawa ke Kantor Kejari Asahan untuk diamankan dan memberikan keterangan lebih lanjut.
“Kita sangat menyayangkan insiden ini. Kejari Simalungun dan Kejari Asahan bersama tim BPBD, tim SAR Kabupaten Asahan, juga didukung Kodim dan Polres terus melakukan pencarian,” kata Kasi Penkum Kejati Sumut, Adre Wanda Ginting, Kamis (3/7).
Adre menambahkan Kejati Sumut juga telah berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Sumatera Utara untuk memperluas upaya pencarian.
Jasad Reynanda, staf Kejari Simalungun yang hilang terseret arus Sungai Silau di kawasan Kisaran, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
“Kami memohon bantuan dari masyarakat sekitar dan tentunya berharap agar pegawai dan warga yang tenggelam dapat segera ditemukan. Hingga Rabu malam, tim SAR masih melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian,” ujarnya.
“Terima kasih kepada masyarakat yang ikut membantu proses pencarian. Kami juga mengapresiasi kerja keras tim SAR, TNI, Polri, BPBD, serta semua pihak yang turut membantu,” ujarnya.(cnni)


