sepuyar-Merangin | Heboh mantan camat bernama Abbas (60) tersesat di Mekkah saat umrah bersama sang istri, hingga ditemukan dalam kondisi linglung dan seperti gelandangan setelah hilang 2 hari, viral di media sosial.
Kabar Abbas kesasar di Terowongan Umar bin Khattab viral dan ditonton lebih dari 1,2 juta kali di akun TikTok @bangmajam hingga Rabu (15/5/2024) sekitar pukul 14.00 WIB.
Pernik Ragam: Tersesat saat Umrah, Mantan Camat Ditemukan Jadi Seperti Gelandangan
Warganet prihatin sekaligus bertanya-tanya dengan kondisi Abbas, mantan camat itu. Pun demikian, kebingungan Abbas yang menyebutkan berasal dari Provinsi Sumatera Selatan, namun mengatakan asalnya dari Pamenang, Kabupaten Merangin yang berada di Jambi.
Kabar Abbas yang tersasar hingga videonya beredar viral dari grup Kepala Desa se-Indonesia itu ternyata pertama kali ditemukan dan direkam oleh salah satu kepala desa di Kabupaten Jene Ponto, Sulawesi Selatan.
Dia menemukan seorang lelaki yang bernama Abbas yang akhirnya diketahui merupakan mantan Camat di Kabupaten Merangin, Jambi.
Dalam video yang berdurasi 4 menit 11 detik itu pak Abbas diwawancarai oleh salah satu Kades dari Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan dalam video itu dia mengakui telah tersasar dari rombongan Bude Ica peserta yang berangkat bersama dirinya umrah ke Mekkah.
Saat ini dirinya merasa seperti gelandangan, karena sendal, tas, dompet yang banyak berisi surat menyurat berharga di dalamnya, semua diambil orang.
Dalam video yang dibagikan dari group ke Whatsapp maupun Facebook tersebut Kades menunjukkan patok penemuannya itu dalam video yang berlokasi di Terowongan di Jalan Amirudin Al-Haq Mekkah, hingga akhirnya ditemukan di pinggir jalan oleh pihak keluarga di kawasan Suriah setelah dua hari hilang kontak dari rombongan umrah dan istrinya.
Diketahui juga ternyata selain mantan camat di Kabupaten Merangin, Abbas juga pemilik Rumah Makan Rawas yang berada di Desa Jelatang, Kecamatan Pamenang, Kabupaten Merangin, Jambi.
Selain memiliki rumah makan Abbas adalah pensiunan ASN di Kabupaten Merangin yang 6 tahun terakhir pengabdiannya yakni sebagai Camat Pamenang, Camat Sungai Manau, dan Camat Renah Pembarap. Abbas cukup dikenal di kalangan pejabat teras Kabupaten Merangin.
Camat Pamenang Abdullah Alamudi membenarkan Abbas merupakan warganya. Setelah kabar ini mencuat, ia bahkan langsung menemui Kepala Desa Jelatang, desa tempat tinggal Abbas.
“Memang Abbas warga Jelatang, rumahnya di pinggir Jalan Lintas Sumatera,” jelas Abdullah.
Dari informasi Pj Kades Jelatang Tugino, sambung Camat, diketahui kemudian bahwa Abbas telah ditemukan oleh pihak travel, Lightwater Tour.
Pihak keluarga juga mengetahui sudah ditemukannya mantan camat tersesat di Mekkah itu.
Terkait dengan kebingungan yang terlihat dari raut wajah Abbas, maupun jawabannya saat ditanya perekam video yang salah menuai beragam komentar.
“Orang sini macam dak pecayo (Percaya,red) Abas tu bisa macam tu,” komentar warga Pamenang.
“Tiap pagi ngantar bini blanjo ke pamenang, waraslah. Pas di Mekkah kok lain,” katanya lagi pada sosok yang dikenal dengan panggilan mantri Abbas itu.
Camat Pamenang mengatakan bahwa kondisi Abbas ini kata Kades Jelatang lantaran faktor usia. Memang, sambung Alamudi, Abbas sudah linglung atau mungkin pikun.
Mulai dari menyebutkan Sumsel, padahal Jambi. Kemudian soal ia menjabat camat di 3 kecamatan yakni Pamenang, Sungai Manau, dan Renah Pamenang.
“Tidak, cuma pernah jadi Camat Pamenang Barat. Di video itu disebutkan Pamenang, Sungai Manau itu tidak,” katanya lagi.
Yang pasti, sambungnya, Abbas sudah ditemukan dan saat ini sudah bersama istri, namun mereka pulang dari ibadah umrah.
Sementara itu Pj Bupati Merangin Mukti Said turut prihatin dan berupaya berkomunikasi dengan Camat Pamenang.
Bahkan akibat viralnya berita ini, Pj Bupati Merangin berharap ke depannya tidak ada lagi permasalahan ini.
“Kalau bisa ke depannya tidak lagi terjadi, untuk itu diharap jasa penyedia layanan umrah untuk memperbaiki pelayanannya” kata Mukti. (okezone/ss)


