Toba, SeputarSumut – Perawatan intensif masih harus dijalani oleh puluhan pelajar SMP Negeri 1 Laguboti, Kabupaten Toba, yang menjadi korban keracunan makanan ringan merek MBG. Insiden ini telah memasuki hari keempat, dan para siswa tersebut belum diperbolehkan kembali ke rumah oleh pihak rumah sakit.
Fakta bahwa para pelajar itu masih dirawat di dua fasilitas kesehatan yang berbeda dikonfirmasi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Toba, Freddy Sibarani. Kedua rumah sakit yang menjadi tempat perawatan adalah Rumah Sakit (RS) HKBP Balige dan RSUD Porsea.
Kabar Daerah: Update Terkini: Hari Keempat Keracunan Makanan MBG, Puluhan Pelajar SMPN 1 Laguboti Toba Masih Dirawat Intensif
Rincian jumlah pasien yang dirawat disampaikan oleh Freddy pada Jumat (17/10/2025). “Total yang dirawat sebanyak 32 anak. Di RSUD Porsea terdapat 11 pelajar yang masih dirawat, sementara di RS HKBP Balige ada 21 pelajar,” jelasnya.
Meski demikian, Freddy Sibarani menambahkan bahwa perkembangan kondisi para siswa secara umum menunjukkan perbaikan. Pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Toba berharap agar semua pasien segera pulih agar dapat melanjutkan kegiatan belajar mereka di sekolah dan kembali berkumpul dengan keluarga.
Kabar baik datang dari informasi tim medis, di mana sebagian siswa dimungkinkan untuk melanjutkan pemulihan di rumah. “Sesuai informasi dari tim medis di dua rumah sakit tempat anak-anak dirawat, sebagian sudah dapat pulang hari ini untuk menjalani pengobatan jalan,” tutur Freddy menutup keterangannya.(*/mst)


