Jumat, Juli 3, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Internasional

Warga Korut Muak Nyanyikan Lagu Pujian ke Kim Jong Un

Oleh Redaksi 15
Kamis, 26 September 2024
Foto: Kim Jong-un

Pemimpin Tertinggi Korea Utara (Korut) Kim Jong Un (Korean Central News Agency/Korea News Service via AP)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

seputar-Jakarta | Sejumlah warga Korea Utara secara diam-diam mengungkapkan perasaan muak dipaksa selalu menyanyikan lagi puji-pujian Kim Jong Un.

Mereka hanya bisa menunjukkan sedikit gelagat kebosanannya karena terus menerus dicekoki lagi “Friendly Father” di tempat-tempat umum.

Dunia Internasional: Warga Korut Muak Nyanyikan Lagu Pujian ke Kim Jong Un

Iklan Indako SeputarSumut

Di antara indikasinya menurut salah satu warga Korut adalah para lansia yang memilih bubar dari tongkrongan mereka di taman-taman sekitar perumahan.

Biasanya, di taman kota itu, para lansia berkumpul untuk menghabiskan waktu luang dengan mengobrol, menyanyi, menari, bermain, atau berolahraga. Namun, belakangan mereka memilih pergi ketika pihak taman mematikan lagu yang mereka putar dan menggantinya dengan Friendly Father.

“Para lansia berhenti menari dan berangsur pulang ke rumah. Lagu itu diputar dengan satu per satu pengunjung meninggalkan taman,” ucap warga salah satu warga kepada Radio Free Asia.

Berita Terkait

Delapan Biksu Buddha Tewas Ditabrak Truk Pikap yang Dikemudikan Bocah 11 Tahun di Thailand

Pembicaraan Tidak Langsung di Doha Capai Kemajuan Positif, AS dan Iran Siap Lanjutkan Dialog Usai Pemakaman Khamenei

Menurut warga itu, sebelum lagu Friendly Father masif diputar, taman kota tersebut sangat penuh dengan pengunjung. Namun, kini nyaris setiap hari taman itu terlihat kosong.

Lagu “Friendly Father” merupakan cara Kim Jong Un untuk menebar propagandanya agar warga tetap patuh terhadap kepemimpinannya.

Lirik lagu itu mirip dengan lagu propaganda ayah Kim Jong Un, Kim Il Song, yang berjudul “Friendly Name.” Perbedaan kedua lagu itu hanya pada melodinya.

Warga Ryanggang bercerita kepada RFA bahwa lagu “Friendly Father” sampai berbulan-bulan diputar di Korut sejak diperkenalkan pada April.

Semua warga dipaksa menyanyikan lagu itu setiap memulai suatu acara publik. Lagu itu bahkan diputar oleh sebuah mobil keliling berpengeras suara sehingga menambah kejemuan para warga.

“Anak-anak dan orang dewasa di setiap pabrik, perusahaan, sekolah, unit kerja, dan unit pengawasan lingkungan di provinsi ini harus menyanyikan lagu ini setiap kali ada kesempatan,” kata warga tersebut.

Mengacaukan budaya Konfusianisme Korea

Lagu tersebut menurut beberapa warga semakin kurang diterima karena dianggap mengacaukan budaya Konfusianisme Korea.

Di Asia termasuk Korea, orang yang lebih muda wajib menghormati orang yang lebih tua. Orang-orang muda dijanjikan menerima penghormatan yang sama jika mereka sudah mencapai usia yang sama dengan para tetua.

Meski ada budaya ini, lagu Friendly Father seolah mengacaukan segalanya.

Sebab, orang-orang lanjut usia dipaksa memanggil Kim Jong, yang baru berusia 40-an tahun, dengan istilah “ayah yang ramah”.

Menurut seorang penduduk Provinsi Hamgyong Utara, propaganda Kim Jong Un ini lebih parah dibandingkan ayah dan kakeknya dahulu.

Dulu, lagu propaganda Kim Jong Il maupun Kim Il Sung tak sampai wajib dinyanyikan oleh orang tua, apalagi sampai harus diputar di setiap awal sesi pembelajaran.

“Saat itu, lagu-lagu mereka kadang-kadang di putar di mobil keliling. Tapi mereka tidak memaksa orang-orang bernyanyi di setiap awal sesi pembelajaran atau sesi kuliah. Tidak juga memaksa orang lanjut usia menyanyikannya, seperti yang dilakukan [Kim Jong Un] saat ini,” ujarnya.

Warga Korut sendiri, katanya, mengolok-olok gagasan bahwa Kim Jong Un “ayah yang ramah”. Hal itu karena warga tak percaya akan kemampuan kepemimpinan Kim Jong Un.

“Mereka tidak memiliki harapan pada pemimpin mereka, tetapi mereka dipaksa untuk membiasakan mata, telinga, dan mulut mereka dengan citra dia [Kim Jong Un] sebagai ayah yang ramah melalui lagu tersebut,” katanya. (cnnindonesia)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Pertamina Patra Niaga Sumbagut Gelar Pelatihan Go Global Academy Bareng Universitas Riau Demi Dorong UMKM Tembus Pasar Internasional
  • Umat Buddha di Medan Tembung Rayakan Sejit Dewa Zhang Tien She dengan Khidmat
  • Antusiasme Libur Sekolah Tinggi, KAI Sumut Kembali Operasikan KA Sribilah Fakultatif Rute Medan-Rantauprapat
  • Sektor Jasa Keuangan Sumatera Utara Tetap Stabil dan Tumbuh Positif, Intermediasi Perbankan Berjalan Baik
  • Realisasi APBN Sumatera Utara Mei 2026 Optimal Dorong Pemulihan Pasca Bencana dan Berdayakan UMKM
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com