Kamis, Juli 2, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Olahraga

Wasit Keluarkan 17 Kartu Merah, Sepakbola Rusuh

Oleh Redaksi 15
Jumat, 28 November 2025
Foto: Ilustrasi kartu merah dari wasit.(Foto: viralpirate/okezone)

Ilustrasi kartu merah dari wasit.(Foto: viralpirate/okezone)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Jakarta​, SeputarSumut – Pertandingan sepak bola pada ajang Copa Bolivia harus berakhir dengan kerusuhan masif yang melibatkan pemain dan staf pelatih. Kericuhan ini terjadi dalam laga leg kedua perempatfinal antara dua tim kasta utama, Real Oruro melawan Blooming, yang digelar pada 25 November 2025.

​Total 17 kartu merah dikeluarkan oleh wasit Renan Castillo, menjadikannya salah satu insiden paling heboh dalam sejarah sepak bola Bolivia. Baku hantam yang tak terhindarkan ini memaksa pihak keamanan turun tangan untuk melerai pertikaian di lapangan.

Update Olahraga: Wasit Keluarkan 17 Kartu Merah, Sepakbola Rusuh

Iklan Indako SeputarSumut

​Duel yang berlangsung di Estadio Jesus Bermudez tersebut sedianya menjadi penentuan bagi Real Oruro. Mereka sangat membutuhkan kemenangan untuk melaju ke babak semifinal setelah menelan kekalahan 1-2 di markas Blooming pada pertemuan pertama. Sayangnya, asa tim tuan rumah gagal terwujud lantaran laga berakhir dengan skor imbang 2-2.

​Kekacauan di lapangan dimulai segera setelah wasit Renan Castillo meniup peluit panjang, menandakan akhir pertandingan. Kedua kubu kesebelasan, termasuk seluruh staf pelatih, terlibat dalam perkelahian massal di tengah lapangan.

​Media Bolivia El Potosi melaporkan bahwa keributan dipicu oleh pemain Real Oruro, Sebastian Zeballos, yang mendorong beberapa penggawa Blooming. Aksi tersebut kemudian disusul oleh rekan setimnya, Julio Vila, yang langsung melancarkan pukulan kepada pihak lawan.

Berita Terkait

Kekalahan Serena Williams di Wimbledon 2026: Maya Joint Cetak Kejutan di Babak Pertama

Maroko Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 Usai Singkirkan Belanda Lewat Adu Penalti Dramatis

​Perkelahian meluas hingga melibatkan staf pelatih. Pelatih Oruro, Marcelo Robledo, terlibat pertikaian dengan staf pelatih Blooming dan sempat didorong hingga terjatuh. Situasi yang tak terkendali ini membuat 20 personel kepolisian harus masuk ke lapangan untuk mengurai dan memisahkan pihak-pihak yang bertikai.

​Wasit Renan Castillo tak tinggal diam meskipun pertandingan telah usai. Akibat keributan yang terjadi, ia memberikan hukuman kartu merah kepada 7 pemain Blooming dan 4 penggawa Oruro. Kedua pelatih kepala dan asisten mereka juga menerima hukuman yang sama, sehingga wasit mencatat total pengeluaran 17 kartu merah dalam laporan pertandingannya.

​Bahkan, insiden ini menimbulkan korban luka. Pelatih Oruro, Marcelo Robledo, dilaporkan mengalami cedera pada bahu dan benturan di kepala selama keributan berlangsung, sehingga harus segera dibawa ke rumah sakit. Selain itu, staf ofisial Blooming juga dilaporkan mengalami cedera serius berupa patah tulang pipi akibat perkelahian di lapangan.

​Menyikapi kekacauan tersebut, wasit Renan Castillo telah mengirimkan laporan pertandingan Real Oruro vs Blooming ke Pengadilan Disiplin Olahraga Bolivia. Wasit secara resmi meminta agar dilakukan tindakan lebih lanjut dan sanksi tegas atas kekacauan serius yang telah dibuat oleh kedua kesebelasan, baik pemain maupun staf.(*/dtk)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Sinopsis Enola Holmes 3, Millie Bobby Brown Kembali Hadapi Misteri Penculikan Sherlock Holmes di Malta
  • Rekomendasi Makanan Berkhasiat Antikanker yang Terbukti Secara Ilmiah Menurut Penelitian
  • Refleksi HUT ke-436 Kota Medan, Fraksi PKS DPRD Medan Sampaikan Sejumlah Catatan Penting
  • Bazar UMKM Ramaikan APEKSI di Medan, PWPM Ikut Gerakkan Ekonomi Lokal
  • Laba Bersih PTPN IV PalmCo Melonjak 90 Persen Capai Rp7,08 Triliun pada 2025
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com