Jumat, Juli 3, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Ragam

Waspadai BBM Tercampur Air!

Oleh Redaksi 15
Minggu, 13 April 2025
Foto: BBM tercampur air bisa membuat berbagai macam kerusakan pada kendaraan, mulai dari yang ringan hingga berat.

BBM tercampur air bisa membuat berbagai macam kerusakan pada kendaraan, mulai dari yang ringan hingga berat.

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Kasus bahan bakar minyak (BBM) tercampur air di SPBU Pertamina kembali terjadi, kali ini di kawasan Trucuk, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. BBM yang punya kandungan air berbahaya bila dikonsumsi kendaraan karena dapat merusak dan butuh biaya besar buat perbaikan.

Pihak Pertamina memaparkan kejadian itu disebabkan pelanggaran prosedur operasional yang dilakukan secara sengaja oleh awak mobil tangki pengangkut BBM serta kelalaian petugas SPBU yang menimbulkan kandungan air pada BBM di SPBU Trucuk.

Pernik Ragam: Waspadai BBM Tercampur Air!

Iklan Indako SeputarSumut

Atas kasus ini SPBU Pertamina 44.574.29 Trucuk, Klaten, bertanggung jawab menyelesaikan aduan dari 12 pemilik kendaraan yang terdampak kasus BBM tercampur air itu.

Pihaknya juga akan memperbaiki kendaraan di bengkel dan mengisi ulang kendaraan terdampak dengan BBM Pertamax.

Berkaca dari kasus tersebut, pengguna kendaraan perlu memahami tangki BBM tidak boleh sembarangan kemasukan cairan asing selain bahan bakar. Hal ini termasuk air, yang merupakan bahan berbahaya bila tersedot ke ruang pembakaran mesin.

Berita Terkait

5 Jenis Konsumsi Harian yang Berpotensi Mempercepat Penuaan Dini pada Wajah

Rekomendasi Makanan Berkhasiat Antikanker yang Terbukti Secara Ilmiah Menurut Penelitian

Ada ragam penyebab kenapa air dapat masuk ke dalam tangki. Misalnya masuk melalui celah antara tangki dan tutupnya bila ada kerusakan atau korosi, atau bisa juga pemilik kendaraan tak menutup rapat komponen tersebut.

Salah satu skenario seperti itu ketika motor terguyur hujan atau kebanjiran. Perlu dipahami juga air bisa datang dari udara yang masuk ketika tutup tangki terbuka dalam waktu lama.

Kasus lainnya adalah Anda tanpa sadar telah membeli bahan bakar yang sudah terkontaminasi air.

Dampak pertama dari penggunaan bahan bakar terkontaminasi air adalah merusak sistem bahan bakar yang terdiri dari komponen pompa, pipa, saringan dan injector.

Air dan bahan bakar memiliki sifat berbeda sehingga tidak terkompresi selama proses pembakaran. Air juga punya massa lebih berat sehingga cenderung mengendap di bagian dalam tangki bahan bakar.

Gejala utama mesin diisi bahan bakar tercampur air yaitu sulit dinyalakan bila kandungan air terlalu banyak. Selain itu bisa juga membuat kerja mesin batuk-batuk.

Air yang masuk ke tangki juga sanggup merusak komponen berbahan logam akibat karat. Kotoran berupa karat itu yang nantinya membuat saringan bahan bakar cepat kotor dan mampet sehingga mesin kekurangan suplai bahan bakar hingga mungkin tak bisa langsam.

Area Manager Communication, Relations, and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah Taufiq Kurniawan mengatakan kini Pertamina Patra Niaga telah memberi sanksi berupa pemecatan kepada awak mobil tangki berinisial MJW dan Y yang terbukti melakukan pelanggaran.

Selain itu, pihaknya juga memberhentikan operasional atau pembekuan SPBU 44.574.29 Trucuk, Klaten, sampai batas waktu yang tidak ditentukan hingga proses investigasi secara menyeluruh selesai.

“Kami juga menonaktifkan oknum petugas SPBU yang terlibat,” katanya, mengutip Antara.

Selanjutnya, Pertamina Patra Niaga menyerahkan awak mobil tangki dan petugas SPBU yang terlibat kepada Polres Klaten untuk proses hukum lebih lanjut.(CNN)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Sektor Jasa Keuangan Sumatera Utara Tetap Stabil dan Tumbuh Positif, Intermediasi Perbankan Berjalan Baik
  • Realisasi APBN Sumatera Utara Mei 2026 Optimal Dorong Pemulihan Pasca Bencana dan Berdayakan UMKM
  • Portugal Melaju ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Kroasia 2-1
  • Kesiapan Pelaksanaan Jambore Daerah Sumut ke XI 2026 di Bumi Perkemahan Sibolangit Dioptimalkan
  • Delapan Biksu Buddha Tewas Ditabrak Truk Pikap yang Dikemudikan Bocah 11 Tahun di Thailand
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com