Sabtu, Juli 4, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Ragam

Windows 10 Tutup, Pengguna Diminta Upgrade ke Windows 11

Oleh Redaksi 15
Jumat, 10 Januari 2025
Foto: Microsoft bakal menghentikan dukungan kepada PC dengan sistem operasi Windows 10 mulai Oktober 2025. 

Microsoft bakal menghentikan dukungan kepada PC dengan sistem operasi Windows 10 mulai Oktober 2025. 

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Microsoft bakal menghentikan dukungan kepada PC dengan sistem operasi Windows 10 mulai Oktober 2025. Pengguna diminta segera upgrade ke Windows 11.

Microsoft sejak tahun lalu menyatakan bahwa di masa depan semua komputer bakal mengadopsi teknologi kecerdasan buatan (AI) atau menjadi PC AI.

Pernik Ragam: Windows 10 Tutup, Pengguna Diminta Upgrade ke Windows 11

Iklan Indako SeputarSumut

“Dan kami percaya bahwa salah satu bagian terpenting dari teknologi yang akan disegarkan pada tahun 2025 bukanlah kulkas, televisi, atau ponsel mereka. Itu akan menjadi PC Windows 10 mereka, dan mereka akan bergerak maju dengan Windows 11,” kata Executive Vice President and Consumer Chief Marketing Microsoft Yusuf Mehdi dalam sebuah keterangan, Senin (6/1), melansir The Verge.

Windows 10 merupakan sistem operasi yang dikembangkan Microsoft. Sistem operasi ini pertama kali rilis pada 29 Juli 2015 dan menjadi penerus dari Windowns 8.1.

Dukungan untuk Windows 10 akan berakhir pada 14 Oktober 2025. Setelah tenggat waktu tersebut, Microsoft tidak akan lagi menyediakan pembaruan perangkat lunak gratis, bantuan teknis, atau perbaikan keamanan untuk Windows.

Berita Terkait

5 Jenis Konsumsi Harian yang Berpotensi Mempercepat Penuaan Dini pada Wajah

Rekomendasi Makanan Berkhasiat Antikanker yang Terbukti Secara Ilmiah Menurut Penelitian

Versi terakhir Windows 10 adalah 22H2 yang rilis pada 18 Oktober 2022. Microsoft juga telah menghentikan penjualan lisensi Windows 10, baik untuk edisi Home maupun Pro, sejak Februari 2023.

Lebih lanjut, Mehdi meyakini Windows 11 hadir ketika dunia sangat membutuhkannya dan inovasi AI terdepan akan terwujud di Windows. Menurutnya tahun 2025 bakal menjadi tahun yang lebih besar untuk fitur-fitur AI Windows.

Fitur-fitur unggulan itu di antaranya adalah Copilot AI, sebuah asisten virtual berbasis kecerdasan artifisial yang terintegrasi langsung dalam sistem operasi.

Kemudian, Recall AI yang merupakan fitur pencarian yang dapat mengingat aktivitas pengguna. Serta peningkatan pencarian Windows berbasis AI yang diklaim lebih akurat dan mendalam.

“Dengan menggunakan Windows 11, versi Windows kami yang paling aman, kami memperkenalkan kategori PC baru – PC Copilot+,” kata Mehdi.

Melansir Tech Radar, perusahaan mengklaim bahwa PC Copilot+ teratas lebih cepat hingga 58 persen daripada MacBook Air M3, dengan kinerja AI hingga 47 persen lebih cepat dibanding laptop Apple yang sama.

Microsoft juga menyatakan bahwa PC Copilot+ lima kali lebih cepat daripada PC Windows berusia lima tahun yang paling populer yang masih digunakan saat ini.

Setelah satu dekade pembaruan dan dukungan, Windows 10 akan berakhir pada 14 Oktober 2025, tetapi meskipun sudah berusia lebih dari tiga tahun, Windows 11 masih berjuang untuk mendapatkan tingkat daya tarik yang sama.

Menjelang akhir tahun 2024, Windows 10 mempertahankan pangsa pasar hampir dua pertiga, yaitu 63 persen. Sisanya sepertiga diberikan kepada Windows 11 (34 persen), dengan Windows 7 hampir tidak mencapai 2,5 persen. (CNBC)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Empat Rumah Warga di Pintu Bosi Tapanuli Utara Hangus Terbakar
  • Pertamina Patra Niaga Sumbagut Gelar Pelatihan Go Global Academy Bareng Universitas Riau Demi Dorong UMKM Tembus Pasar Internasional
  • Umat Buddha di Medan Tembung Rayakan Sejit Dewa Zhang Tien She dengan Khidmat
  • Antusiasme Libur Sekolah Tinggi, KAI Sumut Kembali Operasikan KA Sribilah Fakultatif Rute Medan-Rantauprapat
  • Sektor Jasa Keuangan Sumatera Utara Tetap Stabil dan Tumbuh Positif, Intermediasi Perbankan Berjalan Baik
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com