Jumat, Juli 3, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Ragam

Gagal Jadi Anggota TNI, Joni Bocah Pemanjat Tiang Bendera Tagih Janji Jokowi

Oleh Redaksi 15
Senin, 5 Agustus 2024
Foto: Kolase Joni (kiri) tagih janji Jokowi dan Joni diundang Presiden Jokowi 6 tahun Lalu (kanan). HO-TribunNews.com/Istimewa

Kolase Joni (kiri) tagih janji Jokowi dan Joni diundang Presiden Jokowi 6 tahun Lalu (kanan). HO-TribunNews.com/Istimewa

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

JONI alias Yohanes Gama Marchal Lau pemanjat tiang bendera merah putih saat HUT ke-73 RI lalu, kini pupus jadi anggota TNI-AD.

Diberitakan sebelumnya, Joni gagal menjadi anggota TNI AD lantaran kurang tinggi badan. Pasalnya, tinggi badan Joni hanya mencapai 157 cm saja.

Pernik Ragam: Gagal Jadi Anggota TNI, Joni Bocah Pemanjat Tiang Bendera Tagih Janji Jokowi

Iklan Indako SeputarSumut

Padahal tepatnya 2018 silam, Presiden Joko Widodo atau Jokowi menjanjikan bakal meloloskan Joni jikalau dirinya tes TNI AD.

Kini Joni menagih janji Jokowi tersebut melalui sebuah potongan video yang telah beredar luas.

“Saya mohon bantuan kepada bapak Presiden, bapak Panglima beserta rekannya unttuk meloloskan saya sebagai anggota TNI,” kata Joni, dikutip dari Instagram @terang_media, Senin (5/8/24).

Berita Terkait

Rekomendasi Makanan Berkhasiat Antikanker yang Terbukti Secara Ilmiah Menurut Penelitian

Ragam Manfaat Rebusan Daun Bawang untuk Kesehatan Tubuh dan Cara Mengolahnya

Lantas siapakah sebenarnya Joni?

Seperti diketahui Joni memiliki nama lengkap Yohanes Gama Marchal Lau. Dirinya berasal dari Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Saat aksi panjat tiang bendera merah putih tersebut dirinya masih menginjak pendidikan kelas 1 di SMP Negeri Silawan.

Joni sendiri memiliki postur tubuh yang gagah, kulit eksotis, dan wajahnya yang terkesan tampan. Meski begitu, ternyata tak cukup membuat Joni untuk lulus seleksi TNI AD.

Nasib Pilu Joni

Nasib pilu Yohanes Gama Marchal Lau alias Joni, pemanjat tiang saat tali bendera merah putih pupus menjadi anggota TNI AD.

Saat di undang ke istana negara 2018 silam, Joni sempat mengutarakan keinginannya untuk menjadi anggota TNI AD.

Sontak saja, Jokowi yang mendengar permintaan Joni tersebut langsung menyetujuinya.

“Waktu itu saya ditanya Pak Jokowi mau jadi apa? Saya jawab TNI, sehingga Presiden Joko Widodo langsung memberikan jawaban untuk langsung daftarkan diri di Panglima TNI,” kata Joni, dikutip dari Instagram @terang_media, Senin (5/8/24).

“Ya udah nanti langsung daftar ke panglima, langsung diterima kamu ya,” jawab Jokowi.

Kini Joni sudah beranjak dewasa dan ingin menggapai cita-citanya menjadi abdi negara. Namun sayangnya, saat mengikuti tes TNI Joni justru dinyatakan gugur alias tidak lolos.

Keinginannya menjadi abdi negara itu langsung kandas lantaran digagalkan kurangnya tinggi badan. “Jujur saya, perasaan sangat sedih karena sudah dinyatakan tidak lulus,”

“Saat saya sampaikan kepada keluarga, terutama mama, mereka juga sangat sedih dan kecewa. Tapi mau bagaimana lagi,” katanya lagi.

“Saya tidak lolos tes karena tinggi badan saya hanya 157 centimeter,” ungkapnya.

Joni mengaku, niatnya sangat kuat untuk menjadi tentara. Dia pun tinggal bersama salah satu anggota TNI di asrama Kompi Senapan B Yonif Raider 744 Satya Yudha Bhakti.

Joni pun selalu rajin berolahraga dan hidup penuh disiplin. Setelah lulus SMA, ia berangkat ke Kota Kupang untuk mengikuti seleksi Penerimaan Bintara TNI AD 2024.

Seleksi awal merupakan validasi di Ajenrem 1604/Wirasakti Kupang. Setelah dilakukan pemeriksaan awal, Joni dinyatakan tidak lulus.

Menurutnya, dia gagal pada tinggi badan sehingga disuruh untuk kembali mempersiapkan diri untuk seleksi kali berikut.

“Untuk saat ini mungkin persiapan fisik. Saya akan usahakan sebisa mungkin,” ungkap dia.

Joni mengaku sedih saat diumumkan dirinya gugur akibat tinggi badan yang belum memenuhi syarat dalam penerimaan Bintara TNI AD.

Meski begitu, Joni tak berkecil hati dan tetap semangat.

Aksi Heroik Joni

Aksi heroik Joni memanjat tiang bendera merah putih tersebut viral tahun 2018 lalu. Joni memberanikan diri memanjat tiang bendera setelah tali yang akan digunakan untuk mengikat bendera Merah Putih terlepas dan tersangkut di ujung tiang bendera.

Saat itu Joni memanjat tiang bendera merah putih di Pantai Motaain, Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Saat upacara HUT Ke-73 RI, Wakil Bupati Belu JT Ose Luan meminta Joni untuk naik ke atas podium.

“Saya bangga dengan perjuangan dia (Joni) memanjat tiang bendera. Saya katakan ke dia bahwa perjuangan para pahlawan dulu untuk memperjuangan negara ini begitu besar,” tutur Ose, dikutip dari Kompas.com, Minggu (5/8/2024). (tribunnews)

 

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • OJK Sumut dan Pemkab Tapanuli Utara Jalin Kerja Sama Skema SEJAGAT Perkuat Ekosistem Jagung Rakyat
  • Hasil Piala Dunia 2026 Amerika Serikat vs Bosnia Bermain 10 Orang AS Menang 2-0 Lolos 16 Besar
  • Pembicaraan Tidak Langsung di Doha Capai Kemajuan Positif, AS dan Iran Siap Lanjutkan Dialog Usai Pemakaman Khamenei
  • Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp 2.640.000 Per Gram, Segini Rincian Lengkapnya
  • BMKG Pastikan Potensi Gelombang Panas Ekstrem Eropa Sangat Kecil Terjadi di Indonesia
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com