Jakarta – Pola makan sehari-hari memiliki peran besar dalam menjaga kesehatan, termasuk dalam melawan risiko penyakit kronis seperti kanker. Berbagai penelitian ilmiah menunjukkan bahwa mengonsumsi beberapa jenis makanan tertentu secara rutin dapat membantu menghambat perkembangan sel kanker.
Berikut adalah enam makanan yang memiliki sifat anti-kanker, seperti dirangkum dari data-data studi ilmiah.
Pernik Ragam: 6 Makanan Ini Bisa Bantu Turunkan Risiko Kanker, Mulai dari Bawang Putih hingga Tomat
1. Bawang Putih
Bawang putih mengandung senyawa aktif bernama allicin yang terbukti dapat membunuh sel kanker. Sejumlah studi telah menunjukkan adanya hubungan antara konsumsi bawang putih dan penurunan risiko beberapa jenis kanker.
Sebuah riset besar tahun 2011 yang melibatkan lebih dari 543.000 peserta menemukan bahwa orang yang rutin mengonsumsi sayuran allium, seperti bawang putih dan bawang bombai, memiliki risiko kanker lambung lebih rendah. Sementara itu, riset lain pada 2002 juga mengaitkan asupan bawang putih yang tinggi dengan penurunan risiko kanker prostat.
Para ahli sepakat untuk merekomendasikan konsumsi 2 hingga 5 gram (sekitar satu siung) bawang putih segar setiap hari.
2. Brokoli
Brokoli kaya akan sulforafan, senyawa tumbuhan yang dikenal memiliki sifat antikanker. Studi pada 2010 menunjukkan bahwa sulforafan dapat mengurangi ukuran dan jumlah sel kanker payudara hingga 75 persen. Selain itu, sebuah analisis dari 35 studi menemukan bahwa mengonsumsi lebih banyak sayuran silangan seperti brokoli berkaitan dengan risiko kanker usus besar yang lebih rendah.
3. Wortel
Beberapa penelitian mengaitkan konsumsi wortel dengan penurunan risiko kanker tertentu. Analisis dari lima penelitian pada 2015 menyimpulkan bahwa rutin makan wortel dapat mengurangi risiko kanker lambung hingga 26 persen. Studi lain juga menemukan bahwa asupan wortel yang lebih tinggi berkaitan dengan kemungkinan 18 persen lebih rendah untuk terkena kanker prostat.
4. Kacang-kacangan
Kacang-kacangan tinggi serat, yang dapat membantu melindungi dari kanker kolorektal. Sebuah studi tahun 2006 menemukan bahwa orang dengan riwayat tumor kolorektal yang mengonsumsi lebih banyak kacang-kacangan matang cenderung memiliki risiko kekambuhan tumor yang lebih rendah. Ini menunjukkan bahwa mengonsumsi beberapa porsi kacang setiap minggu dapat membantu menurunkan risiko kanker.
5. Buah Beri
Buah beri kaya akan antosianin, pigmen tumbuhan dengan sifat antioksidan yang dapat dikaitkan dengan penurunan risiko kanker. Dalam sebuah studi kecil, pertumbuhan sel kanker pada 25 orang dengan kanker kolorektal menurun sebesar 7 persen setelah mereka diberi ekstrak bilberry selama tujuh hari.
6. Tomat
Senyawa likopen yang ditemukan dalam tomat, yang bertanggung jawab atas warna merahnya, memiliki sifat antikanker. Sebuah tinjauan dari 17 studi pada 2013 menunjukkan bahwa asupan likopen dan tomat yang lebih tinggi berkaitan dengan penurunan risiko kanker prostat. Untuk meningkatkan asupan, Anda bisa menambahkan tomat ke dalam salad, saus, atau hidangan pasta.(*/dtk)


