Jakarta, SeputarSumut — Memulai aktivitas pagi dengan secangkir kopi sudah menjadi kebiasaan bagi sebagian besar orang guna meningkatkan fokus sebelum bekerja. Namun, bagi Anda yang menginginkan manfaat kesehatan lebih terutama untuk menunjang penampilan agar tetap segar, terdapat minuman alternatif lain yang bisa dipertimbangkan sebagai pengganti kopi.
Minuman yang dimaksud adalah matcha. Serupa dengan kopi, matcha mengandung kafein yang mampu memberikan efek terjaga namun tanpa memicu jantung berdebar. Selain itu, matcha diperkaya dengan L-theanine, sebuah asam amino yang dapat membantu seseorang merasa lebih tenang namun tetap memiliki tingkat kewaspadaan yang tinggi.
Pernik Ragam: Alternatif Pengganti Kopi di Pagi Hari agar Kulit Segar dan Tampil Awet Muda
Selain menjadi sumber energi, matcha menawarkan berbagai manfaat bagi penampilan dan peremajaan tubuh. Berdasarkan informasi yang dilansir dari Vogue, berikut adalah beberapa manfaat utama matcha untuk kecantikan dan penampilan awet muda.
Kesehatan rambut dan kulit kepala menjadi poin pertama yang diunggulkan. Sejumlah penelitian mengindikasikan bahwa kandungan katekin epigallocatechin gallate (ECGC) dalam matcha mampu meminimalisir pengaruh hormon yang memicu kerontokan rambut. Zat ECGC ini berperan dalam merangsang folikel serta melindungi sel rambut dari kerusakan sehingga rambut dapat tumbuh dengan lebih subur.
Manfaat kedua berkaitan dengan kondisi kulit yang lebih bersih. Sifat antibakteri, antiinflamasi, dan antioksidan yang terdapat pada katekin ECGC diyakini efektif dalam menangani masalah kulit berjerawat. Kandungan tersebut membantu menurunkan kadar lipid yang berujung pada berkurangnya produksi sebum, sehingga potensi pori-pori tersumbat serta pertumbuhan jerawat dapat ditekan. Selain itu, klorofil dalam daun teh juga mendukung peremajaan kulit dengan mengecilkan ukuran pori serta meredakan peradangan.
Ketiga, matcha mampu melindungi tubuh dari dampak buruk paparan sinar matahari. Tingginya kadar antioksidan dalam minuman ini membantu memerangi radikal bebas yang sering menjadi penyebab utama percepatan penuaan sel kulit. Selain itu, kandungan polifenol di dalamnya berguna untuk mencegah gangguan kulit akibat sinar UVB, seperti kanker kulit dan tanda penuaan dini.
Keempat, konsumsi matcha dipercaya dapat membantu mengurangi tampilan selulit. Kafein yang terkandung di dalamnya dinilai cukup ampuh dalam meluruhkan lemak tubuh dan memudarkan selulit, baik melalui konsumsi secara oral maupun penggunaan ekstrak teh.
Meskipun matcha layak dinobatkan sebagai minuman pagi yang menunjang tampilan awet muda, terdapat beberapa catatan penting dari Eating Well yang harus diperhatikan oleh para konsumen.
Poin pertama yang harus diingat adalah matcha bukan merupakan pengganti sarapan. Para pakar menyarankan agar matcha dinikmati bersamaan dengan menu sarapan yang kaya akan serat, protein, dan lemak sehat.
Selanjutnya, setiap individu perlu memperhatikan toleransi tubuh terhadap kafein. Walaupun efeknya dirasa lebih lembut dibandingkan kopi, penderita refluks asam lambung atau mereka yang sangat sensitif terhadap kafein tetap harus waspada terhadap reaksi tubuh setelah mengonsumsinya.
Catatan terakhir adalah mengenai potensi hambatan penyerapan zat besi. Senyawa yang terkandung di dalam teh dapat menurunkan kemampuan tubuh dalam menyerap zat besi non-heme. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk menghindari meminum matcha secara bersamaan dengan makanan yang memiliki kandungan zat besi tinggi.(*/cnni)


