Jumat, Juli 3, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Ragam

Google Hapus Jutaan Aplikasi dari Play Store

Oleh Redaksi 15
Sabtu, 10 Mei 2025
Foto: Ilustrasi.

Ilustrasi.

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Jutaan aplikasi dihapus Google dari Play Store dalam 12 bulan terakhir sebagai bagian dari operasi pembersihan yang lebih luas.

Berdasarkan analisis dari firma Appfigures, Google Play Store tengah mengalami penurunan yang signifikan dalam jumlah aplikasi yang tersedia.

Pernik Ragam: Google Hapus Jutaan Aplikasi dari Play Store

Iklan Indako SeputarSumut

Data memperlihatkan Google Play Store telah menurun dari menawarkan sekitar 3,4 juta aplikasi di seluruh dunia pada awal tahun 2024 menjadi sekitar 1,8 juta. Angka itu merupakan penurunan 47 persen pada platform tersebut. Bagian menariknya yaitu hal serupa tidak terjadi pada toko aplikasi lainnya.

Faktanya, selama periode 12 bulan yang sama, iOS App Store Apple mengalami sedikit peningkatan dalam aplikasi yang ditawarkan, dari 1,6 juta aplikasi menjadi sekitar 1,64 juta.

Penurunan besar dalam aplikasi di Play Store biasanya akan menimbulkan alarm, tetapi mengurangi volume aplikasi dapat menguntungkan pengguna Android di seluruh dunia. Dengan perpustakaan yang sedikit lebih kecil, pengguna mungkin akan lebih mudah menemukan aplikasi berkualitas tinggi.

Berita Terkait

Rekomendasi Makanan Berkhasiat Antikanker yang Terbukti Secara Ilmiah Menurut Penelitian

Ragam Manfaat Rebusan Daun Bawang untuk Kesehatan Tubuh dan Cara Mengolahnya

Selain itu, perubahan ini dapat menguntungkan pengembang dengan meningkatkan visibilitas untuk aplikasi mereka, karena persaingan untuk mendapatkan perhatian pengguna di pasar berkurang.

Tahun sebelumnya, Google mengumumkan niatnya untuk meningkatkan standar kualitas minimum untuk aplikasi, yang kemungkinan besar mempengaruhi penurunan daftar aplikasi yang tersebut di Play Store seperti dilansir dari 9to5google.

Kebijakan yang direvisi diperluas lebih dari sekadar menghapus aplikasi yang secara teknis kurang baik, seperti macet atau gagal dipasang. Penghapusan ini mencakup aplikasi yang menunjukkan fungsionalitas dan konten yang terbatas.

Pasalnya, ada aplikasi yang sudah ada di Play Store sejak lama dan tidak pernah menerima pembaruan atau perubahan.

Tidak diketahui apakah pembersihan terbaru ini telah membersihkan etalase dari banyak aplikasi yang sudah usang, tetapi mengurangi aplikasi yang tidak bermutu selalu merupakan hal yang baik, terutama jika aplikasi tersebut melakukan praktik-praktik curang.

Aplikasi dihapus

Google menyebut pengguna tetap bisa menggunakan aplikasi yang telah diunduh meskipun aplikasi itu telah dihapus dari Play Store. Namun, pengguna tidak akan bisa melakukan pembaruan atau update untuk aplikasi tersebut.

“Jika aplikasi tersebut telah diinstal di perangkat Anda, Anda dapat terus menggunakannya. Tetapi tidak dapat mengupdate aplikasi. Sistem penagihan Google Play tidak akan berfungsi saat aplikasi tidak tersedia di Google Play, meskipun aplikasi telah diinstal,” demikian dari Google di lamannya.

Jika aplikasi telah dihapus dari perangkat pengguna, aplikasi tersebut tidak akan dapat diunduh kembali dari Google Play Store.

“Jika langganan Anda ditagih melalui sistem penagihan Google Play, langganan Anda dapat dibatalkan, bergantung pada tanggal perpanjangan dan apakah aplikasi diaktifkan kembali atau dipublikasikan ulang,” ucap Google terkait langganan aktif pada aplikasi yang dihapus. (cnn)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • OJK Sumut dan Pemkab Tapanuli Utara Jalin Kerja Sama Skema SEJAGAT Perkuat Ekosistem Jagung Rakyat
  • Hasil Piala Dunia 2026 Amerika Serikat vs Bosnia Bermain 10 Orang AS Menang 2-0 Lolos 16 Besar
  • Pembicaraan Tidak Langsung di Doha Capai Kemajuan Positif, AS dan Iran Siap Lanjutkan Dialog Usai Pemakaman Khamenei
  • Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp 2.640.000 Per Gram, Segini Rincian Lengkapnya
  • BMKG Pastikan Potensi Gelombang Panas Ekstrem Eropa Sangat Kecil Terjadi di Indonesia
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com