Kamis, Juli 2, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Ragam

Hari Raya Waisak 2024, Ini Makna dan Temanya

Oleh Redaksi 15
Selasa, 21 Mei 2024
Foto: Hari Raya Waisak 2024, Ini Makna dan Temanya
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

seputar – Jakarta | Tepat pada tanggal 23 Mei 2024, Umat Buddha akan merayakan Hari Raya Waisak. Hari Raya Waisak bukan hanya sebuah perayaan, tetapi juga sebuah momen refleksi, dan penghormatan kepada ajaran Siddharta Gautama, sang Buddha.

Lantas, apa itu Hari Raya Waisak? Berikut penjelasannya.

Pernik Ragam: Hari Raya Waisak 2024, Ini Makna dan Temanya

Iklan Indako SeputarSumut

Berdasarkan informasi dari Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Waisak yang juga dikenal sebagai Visakah Puja atau Buddha Purnima di India, Saga Dawa di Tibet, Vesak di Malaysia dan Singapura, Visakha Bucha di Thailand, serta Vesak di Sri Lanka, adalah momen sakral dalam keyakinan Buddha.

Sumber nama ini adalah bahasa Pali “Wesakha”, yang juga memiliki hubungan dengan “Waishakha” dalam bahasa Sanskerta. Di beberapa daerah, perayaan ini juga dikenal sebagai “hari Buddha”.

Berdasarkan laman resmi Kemenag NTT, Hari Raya Waisak Diperingati pada bulan Mei selama fase purnama (purnama sidhi), Hari Waisak merupakan momen untuk merayakan tiga peristiwa penting, yaitu:

Berita Terkait

Rekomendasi Makanan Berkhasiat Antikanker yang Terbukti Secara Ilmiah Menurut Penelitian

Ragam Manfaat Rebusan Daun Bawang untuk Kesehatan Tubuh dan Cara Mengolahnya

1. Lahirnya Pangeran Siddharta

Pangeran Sidharta merupakan putra dari Raja Sudodhana dan Permaisuri Ratu Mahamaya. Ia lahir di dunia sebagai seorang Bodhisatva (calon Buddha, individu yang akan mencapai Kebahagiaan Tertinggi), ia dilahirkan di Taman Lumbini pada tahun 623 Sebelum Masehi.

2. Pangeran Siddharta mencapai Penerangan Agung dan mencapai status Buddha di Buddha-Gaya (Bodhgaya)

Pada usia 29 tahun, pangeran meninggalkan istana, istri, dan anaknya untuk pergi ke hutan. Ia mencari kebebasan dari empat kejadian penting dalam hidup: lahir, tua, sakit, dan mati. Kemudian, pada usia 35 tahun saat purnama Sidhi di bulan Waisak, petapa Sidharta mencapai penerangan sempurna.

3. Buddha Gautama wafat (parinibbana)

Selama 45 tahun, Sang Buddha mengajarkan Dhamma kepada orang-orang, dan pada tahun 543 S.M tepat di usia 80 tahun, beliau menghembuskan nafas terakhirnya atau parinibbana di Kusinara. Semua makhluk, dewa, dan anggota Sangha bersimpuh sebagai penghormatan terakhir kepada Sang Buddha.

Tema Hari Raya Waisak 2024

Dilansir dari laman resmi Ditjen Bimas Buddha Kementrian Agama RI, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha, Supriyadi menyampaikan, tema yang ditetapkan Kementrian Agama untuk memperingati Hari Raya Tri Suci Waisak 2568 BE/2024 adalah “Kesadaran Keberagaman Jalan Hidup Luhur, Harmonis dan Bahagia”.

Terdapat pula beberapa sub tema yang diusung berbagai Lembaga Keagamaan Buddha, seperti:

– Sangha Agung Indonesia (SAGIN), “Keharmonisan Merupakan Pedoman Hidup Berdampingan Dalam Berbangsa”.

– Sangha Theravada Indonesaia (STI), “Memperkokoh Persatuan dalam Keberagaman”

– Perwalian Umat Buddha Indonesia (WALUBI), “Untuk Hidup Bahagia Sebagai Makhluk dan Manusia, Marilah Kita Meningkatkan Kesadaran yang diajarkan oleh Sang Buddha”.

Itulah penjelasan mengenai apa dimaksud dengan Hari Raya Waisak, lengkap dengan makna dan temanya di tahun ini. Semoga semangat Waisak terus menginspirasi kita dalam memperkokoh persaudaraan, meningkatkan kesadaran akan nilai-nilai kemanusiaan, serta membawa cahaya kebijaksanaan dan kasih sayang kepada seluruh dunia.

Selamat Hari Raya Waisak! (detik)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • OJK Sumut dan Pemkab Tapanuli Utara Jalin Kerja Sama Skema SEJAGAT Perkuat Ekosistem Jagung Rakyat
  • Hasil Piala Dunia 2026 Amerika Serikat vs Bosnia Bermain 10 Orang AS Menang 2-0 Lolos 16 Besar
  • Pembicaraan Tidak Langsung di Doha Capai Kemajuan Positif, AS dan Iran Siap Lanjutkan Dialog Usai Pemakaman Khamenei
  • Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp 2.640.000 Per Gram, Segini Rincian Lengkapnya
  • BMKG Pastikan Potensi Gelombang Panas Ekstrem Eropa Sangat Kecil Terjadi di Indonesia
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com