Rabu, Juli 8, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Ekonomi

Jelang Imlek, Harga Bahan Pangan Merangkak Naik

Oleh Redaksi 15
Minggu, 19 Januari 2025
Foto: Pedagang sayur di Pajak Gambir Percut Seituan.

Pedagang sayur di Pajak Gambir Percut Seituan.

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Deli Serdang – Harga bahan pangan di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Deli Serdang menjelang Tahun Baru hingga Imlek 2025 masih bertahan mahal.

Kenaikan harga yang terpantau bumbu dapur dan sayur mayur. Informasi dihimpun dari sejumlah pasar tradisional Batang Kuis, MMTC Medan Estate, Galang, Lubuk Pakam dan Pajak Gambir Percut Sei Tuan harga kebutuhan pangan mahal merata.

Berita Ekonomi: Jelang Imlek, Harga Bahan Pangan Merangkak Naik

Iklan Indako SeputarSumut
Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

“Bumbu dapur, bawang merah, bawang putih, cabai dan sayur mayur semua naik sejak jelang Tahun Baru kemarin. Sekarang tambah naik, kemungkinan bertahan hingga Lebaran mendatang bertahan naik. Hanya bisa mengelus dada sajalah masyarakat lihat harga-harga bahan pangan sekarang,” ujar Tata Beru Karo, pedagang sayur di pasar tradisional Lubuk Pakam, Sabtu (18/1/2025).

Serupa disebutkan, Wak Man, pedagang sayur di Batang Kuis. Harga pangan naik menimbulkan kepanikan pembeli dan pedagang.

“Pasokan itu ada tapi harganya naik. Kita gak berani beli banyak karena daya beli masyarakat turun karena harga apa-apa mahal. Tidak ada tanda-tanda bakal turun harga pangan ini. Apalagi ini mau Imlek, bentar lagi bulan puasa dan Lebaran. Pokoknya pening lah masyarakat liat kenaikan harga pangan saat ini. Naik sampai 100 persen. Seperti bawang dan cabai. Entah kek mana pemerintah baru ini makin parah iya,” keluh Wak Man, pria ubanan berusia 56 tahun tersebut.

Berita Terkait

Harga Beras di Sumut dan Medan Alami Kenaikan Serentak akibat Pasokan Gabah Menurun

Penumpang KA Srilelawangsa Sumut Tembus 2,2 Juta Sepanjang Semester I 2026

Diungkapkannya, bawang merah kasar Rp38.000 per kg sebelumnya hanya Rp25.000 per kg, bawang putih Rp44.000 per kg dari harga normalnya Rp25 hingga Rp 30 ribuan per kg, cabai merah gunung Rp 55.000 per kg sebelumnya harga Rp 25-28.000 per kg.

Kemudian cabai merah lokal Rp 45.000 per kg harga normal Rp 20-25.000 per kg, cabai rawit kasar Rp 62.000 per kg harga normal Rp 28-30 ribuan per kg.

Selanjutnya cabai rawit halus Rp 70.000 per kg harga normal Rp 30-35 ribuan per kg, cabai hijau Rp 30.000 per kg harga normal Rp 15-20.000 per kg.

Selain bumbu dapur, harga sayuran juga mengalami kenaikan signifikan seperti bumbu dapur.

Bayam Rp 4.000 perikat harga normal Rp 2 500 – Rp 3.000 per ikat, kangkung Rp 2.500 naik menjadi Rp 3.000 per ikat, sawi manis Rp 6.000 per kg normalnya Rp 3.000 per kg, sawi putih Rp 6.000 per kg, sawi pahit Rp 5.000 per kg, kacang panjang Rp 8.000 per kg harga normal Rp 3.000 hingga Rp 4. 000 per kg.

Anak jipang Rp 6.000 per kg, melinjo Rp 18.000 per kg, kol Rp 6.000 per kg, terong biru Rp 12.000 per kg, tomat Rp 7.000 per kg, tauge Rp 9.000 per kg, kentang besar Rp 14.000 per kg, kentang merah Rp 16.000 per kg dan kentang sedang Rp 9.000 per kg

Sementara Rokaya, warga Batang Kuis menuturkan selain bermacam sayur mayur mengalami kenaikan harga signifikan, harga buah buahan juga ikutan naik signifikan jelang Imlek. Begitu juga dengan harga ikan laut.

“Kita heran, harga cabe, merah bawang dan bumbu sampai sayuran mahal semua. Sudah dari sebelum Tahun Baru tidak normal makin tercekik masyarakat. Apalagi kita yang punya suami bukan pegawai negeri yang gajinya besar,” keluhnya. (mistar)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Harga Beras di Sumut dan Medan Alami Kenaikan Serentak akibat Pasokan Gabah Menurun
  • Amerika Serikat Lancarkan Serangan Udara ke Iran Pasca Insiden Kapal Komersial di Selat Hormuz
  • Penumpang KA Srilelawangsa Sumut Tembus 2,2 Juta Sepanjang Semester I 2026
  • Menteri Kebudayaan Fadli Zon Mengungkap Alasan Penetapan 13 Juli Sebagai Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa
  • OJK Nilai Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Terjaga di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Global
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com