Jumat, Juli 3, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Ragam

Jumlah Pengguna WhatsApp Tembus 3 Miliar

Oleh Redaksi 15
Sabtu, 3 Mei 2025
Foto: Ilustrasi.

Ilustrasi.

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Aplikasi pesan instan WhatsApp menembus angka 3 miliar pengguna pada kuartal pertama 2025. Hal tersebut disampaikan CEO Meta Mark Zuckerberg dalam rapat kuartal pertama perusahaan pada Rabu (30/4).

WhatsApp didirikan pada 2009 dan diakuisisi oleh Facebook senilai US$19 miliar pada 2014. WhatsApp sendiri tetap memberikan layanannya secara gratis sejak dirilis dan tidak menayangkan iklan apa pun.

Pernik Ragam: Jumlah Pengguna WhatsApp Tembus 3 Miliar

Iklan Indako SeputarSumut

Aplikasi ini mencatat 2 miliar pengguna aktif bulanan (MAU) pada 2020. Pencapaian terbaru ini menjadikan WhatsApp sebagai salah satu aplikasi yang berhasil melampaui angka 3 miliar pengguna selain Facebook.

Menurut data World Population Review, Indonesia masuk lima besar negara dengan pengguna WhatsApp terbanyak di dunia. Indonesia berada pada posisi ketiga dengan 112 juta pengguna.

Posisi pertama ditempati India dengan 853,8 juta pengguna; posisi kedua ada Brasil dengan 148 juta pengguna; posisi keempat adalah Amerika Serikat (AS) dengan 98 juta pengguna; dan posisi lima ada negara tetangga, Filipina, dengan 88 juta pengguna.

Berita Terkait

Rekomendasi Makanan Berkhasiat Antikanker yang Terbukti Secara Ilmiah Menurut Penelitian

Ragam Manfaat Rebusan Daun Bawang untuk Kesehatan Tubuh dan Cara Mengolahnya

Basis pengguna yang sangat besar ini menjadikan WhatsApp sebagai bisnis utama bagi Meta, terutama karena perusahaan saat ini tengah bertaruh pada strategi AI-nya.

Meta sebelumnya telah mengatakan bahwa aplikasi ini merupakan salah satu platform distribusi terbesarnya untuk layanan AI.

“Kami melihat orang-orang menggunakan Meta AI dari beberapa titik masuk yang berbeda. WhatsApp terus menunjukkan penggunaan Meta AI tertinggi di seluruh keluarga aplikasi kami,” kata CFO Meta, Susan Li, dikutip dari Tech Crunch.

Ia juga mencatat bahwa sebagian besar pengguna WhatsApp berinteraksi dengan Meta AI dalam obrolan personal.

Lebih lanjut Zuckerberg mengatakan bahwa meski WhatsApp menyediakan akses mudah ke fitur-fitur AI, Meta harus mengambil pendekatan yang berbeda untuk memacu adopsi produk AI-nya di pasar seperti Amerika Serikat.

Hal ini dikarenakan sebagian besar pengguna di AS masih lebih memilih menggunakan aplikasi perpesanan bawaan ponsel mereka untuk mengirim pesan satu sama lain.

Maka dari itu, Meta baru-baru ini juga meluncurkan aplikasi Meta AI untuk meningkatkan penetrasi AI mereka.

“Kami berharap dapat menjadi pemimpin seiring berjalannya waktu [di pasar platform pesan AS], tetapi kami berada di posisi yang berbeda di sana dibandingkan dengan posisi kami di sebagian besar negara lain di WhatsApp. Jadi saya pikir aplikasi Meta AI yang berdiri sendiri akan menjadi sangat penting di Amerika Serikat untuk mulai memimpin,” katanya.

Meta mengatakan bahwa platform WhatsApp Business terus berkembang dan menyumbang sebagian besar pendapatan sebesar US$510 juta yang dihasilkan oleh rangkaian aplikasinya.

Meta telah menguji alat AI untuk WhatsApp Business, dan Li mengatakan bahwa pihaknya tengah membangun antarmuka serta dasbor manajemen agen AI baru yang memungkinkan bisnis melatih Meta AI pada informasi mereka. Informasi tersebut dapat mencakup situs web bisnis, profil WhatsApp, atau halaman Instagram dan Facebook mereka.

Perusahaan ini juga sedang menguji coba agar bisnis dapat mengaktifkan chatbot Meta AI dalam obrolan dengan pelanggan. (CNN)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • OJK Sumut dan Pemkab Tapanuli Utara Jalin Kerja Sama Skema SEJAGAT Perkuat Ekosistem Jagung Rakyat
  • Hasil Piala Dunia 2026 Amerika Serikat vs Bosnia Bermain 10 Orang AS Menang 2-0 Lolos 16 Besar
  • Pembicaraan Tidak Langsung di Doha Capai Kemajuan Positif, AS dan Iran Siap Lanjutkan Dialog Usai Pemakaman Khamenei
  • Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp 2.640.000 Per Gram, Segini Rincian Lengkapnya
  • BMKG Pastikan Potensi Gelombang Panas Ekstrem Eropa Sangat Kecil Terjadi di Indonesia
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com