Rabu, Juli 1, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Ragam

Kenali 5 Ciri Orang Tidak Tahu Diri Menurut Pakar Psikologi untuk Menjaga Batasan Sosial

Oleh Redaksi 15
Sabtu, 9 Mei 2026
Foto: Kenali 5 Ciri Orang Tidak Tahu Diri Menurut Pakar Psikologi untuk Menjaga Batasan Sosial
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Jakarta, SeputarSumut — Memahami karakter individu dalam interaksi sosial dan pertemanan merupakan hal yang sangat krusial. Meski demikian, sering kali kita harus berhadapan dengan pribadi yang dianggap tidak tahu diri, sehingga penting bagi kita untuk mengenali tanda-tandanya agar dapat menentukan sikap dan batasan yang tepat.

Psikolog sekaligus penulis, Tasha Eurich, mengungkapkan bahwa kesadaran diri merupakan kualitas yang lebih jarang ditemukan daripada yang diperkirakan banyak orang. Ia menjelaskan bahwa kesadaran diri merupakan kemauan dan kemampuan untuk memahami siapa diri kita serta bagaimana orang lain melihat diri kita. Dalam realitas sehari-hari, berinteraksi dengan orang yang minim kesadaran diri atau tidak tahu diri sering kali menjadi pengalaman yang menjengkelkan.

Pernik Ragam: Kenali 5 Ciri Orang Tidak Tahu Diri Menurut Pakar Psikologi untuk Menjaga Batasan Sosial

Iklan Indako SeputarSumut

Berdasarkan kompilasi informasi dari laman theSkimm dan Your Tango, terdapat beberapa indikator utama untuk mengidentifikasi karakter tersebut. Ciri pertama yang sangat umum terlihat adalah keinginan untuk selalu menjadi pusat perhatian. Individu dengan karakter ini merasa harus selalu mendapatkan ‘lampu sorot’ yang lebih terang dibandingkan orang di sekitarnya dan enggan memberikan ruang bagi orang lain untuk tampil, karena merasa segala sesuatu harus berpusat pada kepentingan mereka sendiri.

Tanda berikutnya adalah kecenderungan untuk sering bersikap defensif. Sikap ini muncul sebagai upaya perlindungan diri yang berlebihan saat merasa terancam, seperti saat menerima kritik. Alih-alih menerima masukan dengan lapang dada, mereka justru menolak saran tanpa alasan yang jelas atau malah menyalahkan pihak lain. Perilaku defensif ini sering kali berujung pada kebiasaan mencari kambing hitam atas kesalahan yang terjadi.

Selain itu, sikap arogan juga menjadi bagian dari karakter orang yang tidak tahu diri karena mereka sering melebih-lebihkan nilai atau kapasitas pribadinya. Kata Tasha, orang dengan kesadaran diri yang minim sering kali perlu diingatkan bahwa mereka bukanlah pusat dari segalanya. Contoh nyatanya dapat dilihat ketika mereka membesar-besarkan kontribusi pribadi dalam kerja kelompok, namun segera mencari pembenaran dan menyalahkan rekan lain saat menghadapi kegagalan.

Berita Terkait

Ragam Manfaat Rebusan Daun Bawang untuk Kesehatan Tubuh dan Cara Mengolahnya

Panduan Batas Aman Konsumsi Kafein Bagi Ibu Menyusui dan Daftar Minuman yang Perlu Diwaspadai Menurut WebMD

Ciri keempat yang perlu diwaspadai adalah minimnya rasa simpati dan empati. Seseorang yang tidak tahu diri biasanya kesulitan memahami atau tidak merasa perlu untuk mempedulikan perasaan orang lain. Kondisi ini sering kali memicu konflik dengan teman maupun rekan kerja. Dalam lingkungan profesional, absennya empati ini bahkan dinilai dapat menghambat perkembangan karier seseorang.

Terakhir, orang yang tidak tahu diri biasanya sangat sulit untuk mengucapkan kata maaf secara tulus. Mereka lebih memilih untuk melimpahkan tanggung jawab atas kesalahan mereka kepada orang lain daripada mengakuinya. Jika perilaku ini terus dibiarkan, keretakan dalam hubungan sosial hanya tinggal menunggu waktu. Oleh karena itu, meningkatkan kesadaran diri dalam menjalin hubungan pertemanan maupun relasi lainnya menjadi sangat penting agar keharmonisan sosial tetap terjaga.(*/cnni)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Waspada Hujan Ringan Hingga Sedang di Medan dan Sejumlah Wilayah Sumut Hari Ini
  • Jalur Trem Jerman Meleleh Akibat Cuaca Panas Ekstrem Menembus 41 Derajat Celsius
  • Harga Pangan di Sumut Turun Imbas Libur Sekolah dan Dapur MBG Libur Sementara
  • Proyeksi Perputaran Ekonomi Rakernas XVIII APEKSI 2026 di Kota Medan Capai Rp72,3 Miliar
  • OJK Setujui Penggabungan Lima BPR ke Dalam PT BPR Mangatur Ganda untuk Perkuat Permodalan dan UMKM
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com