Jakarta, SeputarSumut – Jeruk dikenal sebagai buah yang kaya vitamin C dan serat. Rasanya yang manis bercampur asam membuatnya menjadi favorit banyak orang. Namun, siapa sangka jika konsumsi buah ini terlalu banyak justru bisa menimbulkan efek samping bagi kesehatan?
Meski bermanfaat, konsumsi jeruk berlebihan dapat membahayakan tubuh. Menurut data US Department of Agriculture, dalam 100 gram jeruk terkandung 86,7 gram air, 52 kkal kalori, 0,91 gram protein, 11,8 gram karbohidrat, serat, gula, kalsium, dan vitamin C. Kandungan nutrisi ini jelas menyehatkan, tetapi ada batas aman yang perlu diperhatikan.
Pernik Ragam: Manfaat dan Bahaya Jeruk, Waspada 7 Efek Samping Ini Jika Dikonsumsi Berlebihan
Menurut Healthshots dan American Heart Association, orang dewasa idealnya mengonsumsi sekitar 2 cangkir buah per hari. Jika semua porsi buah itu berasal dari jeruk, apalagi dalam jumlah 4-5 buah sehari, sejumlah efek samping bisa muncul akibat kelebihan serat dan vitamin C.
Berikut 7 efek samping yang bisa terjadi jika terlalu banyak mengonsumsi jeruk:
- Sakit perut: Kelebihan serat dapat memicu masalah pencernaan seperti perut kembung, diare, dan kram perut.
- Mual dan sakit kepala: Asupan vitamin C yang terlalu tinggi bisa menyebabkan mual, muntah, dan sakit kepala.
- Heartburn dan Insomnia: Jeruk yang asam dapat memicu heartburn (sensasi terbakar di dada) dan memengaruhi kualitas tidur.
Selain itu, ahli gizi Avni Kaul menjelaskan, penderita penyakit refluks asam lambung (GERD) harus berhati-hati karena keasaman jeruk bisa memicu nyeri ulu hati. Orang dengan kadar kalium tinggi juga berisiko mengalami hiperkalemia, yang bisa menyebabkan kelelahan otot, aritmia, hingga berpotensi mengancam jiwa.
Penderita diabetes sebaiknya berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi sebelum rutin mengonsumsi jeruk. Meskipun jeruk memiliki indeks glikemik rendah yang aman untuk gula darah, respons tubuh setiap orang bisa berbeda-beda.(*/cnni)


