Jakarta, SeputarSumut — Tren konsumsi pangan berbahan dasar ubi ungu saat ini sedang meningkat pesat di tengah masyarakat. Selain memiliki tampilan warna yang menarik secara visual, ubi ungu ternyata menyimpan beragam manfaat kesehatan yang signifikan berkat kekayaan kandungan nutrisinya.
Kandungan yang paling istimewa dari ubi ungu adalah antosianin. Zat ini merupakan jenis antioksidan yang memberikan pigmen warna ungu alami sekaligus berfungsi sebagai pelindung tubuh dari ancaman berbagai penyakit. Tergantung pada jenisnya, pigmen ini mampu menghasilkan warna merah, biru, hingga ungu pada bahan pangan. Pada ubi ungu sendiri, kadar antosianin tergolong sangat tinggi, sehingga sering kali dihubungkan dengan berbagai khasiat medis.
Pernik Ragam: Mengenal Berbagai Manfaat Ubi Ungu bagi Kesehatan dan Kandungan Nutrisi Antosianin yang Tinggi
Berdasarkan rangkuman dari berbagai sumber, berikut adalah sejumlah manfaat mengonsumsi ubi ungu secara rutin untuk kesehatan tubuh.
Pertama, ubi ungu sangat kaya akan antioksidan. Mengutip informasi dari laman Eating Well, ubi ungu memiliki konsentrasi antosianin yang tinggi, bahkan melampaui beberapa jenis umbi-umbian lainnya. Senyawa ini berperan krusial dalam menekan risiko munculnya penyakit kronis, termasuk kanker dan penyakit jantung. Namun, perlu diperhatikan bahwa teknik memasak sangat memengaruhi integritas nutrisinya. Metode menumis atau memanggang diketahui dapat menurunkan kadar antioksidan, sedangkan teknik merebus atau menggunakan microwave dianggap lebih efektif dalam menjaga kandungan nutrisi tersebut.
Kedua, ubi ungu sangat baik untuk menjaga kesehatan jantung. Tingginya kadar antioksidan di dalamnya berkontribusi langsung pada fungsi kardiovaskular. Beberapa riset mengindikasikan bahwa rutin mengonsumsi ubi ungu dapat membantu menurunkan tekanan darah serta memperbaiki elastisitas pembuluh darah. Hal ini sangat penting dalam upaya meminimalisir risiko gangguan jantung.
Ketiga, tanaman umbi ini memiliki potensi untuk melawan sel kanker. Melansir data dari Healthline, kombinasi senyawa antiinflamasi dan antioksidan dalam ubi ungu menunjukkan kemampuan untuk menghambat pertumbuhan sel kanker. Sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2018 bahkan mengungkapkan bahwa antosianin dalam ubi ungu memiliki efek anti tumor, khususnya pada sel kanker kandung kemih.
Keempat, ubi ungu berperan dalam mengontrol tekanan darah. Berdasarkan informasi dari The Relite Health, meningkatkan asupan makanan yang kaya akan polifenol dan antosianin seperti ubi ungu dapat memperkuat serta merelaksasi pembuluh darah. Efek penurunan tekanan darah dari kombinasi polifenol ini bahkan dinilai serupa dengan cara kerja obat penurun tekanan darah yang termasuk dalam golongan penghambat enzim pengubah angiotensin.
Kelima, ubi ungu membantu meredakan peradangan. Kondisi peradangan sering kali menjadi akar dari penyakit serius seperti radang sendi dan diabetes. Sejumlah penelitian membuktikan bahwa konsumsi ubi ungu mampu menurunkan indikator peradangan dalam tubuh dengan efektivitas yang lebih baik jika dibandingkan dengan kentang biasa yang rendah kandungan antosianin.
Keenam, konsumsi ubi ungu dipercaya dapat membantu mengurangi stres. Sebuah studi berskala kecil menunjukkan bahwa ubi ungu dapat meredakan gejala stres psikologis, misalnya perasaan tertekan atau sifat mudah marah. Efek positif ini diduga berasal dari peran antosianin yang mendukung keterkaitan antara kesehatan sistem pencernaan (usus) dengan fungsi otak.
Ketujuh, ubi ungu sangat bermanfaat bagi kesehatan pencernaan. Selain antioksidan, ubi ungu mengandung kalium dan serat yang melimpah. Serat berfungsi utama dalam menjaga kelancaran sistem pencernaan, mencegah masalah sembelit, serta memberikan efek kenyang yang lebih lama bagi yang mengonsumsinya.
Meskipun ubi ungu umumnya aman dikonsumsi oleh khalayak luas, ada beberapa catatan penting yang perlu diperhatikan. Individu yang memiliki gangguan fungsi ginjal harus waspada karena ubi ungu mengandung kalium yang cukup tinggi. Selain itu, karena merupakan sumber karbohidrat, ubi ungu dapat memengaruhi tingkat gula darah dalam tubuh. Untuk menjaga keseimbangan gula darah, sangat disarankan untuk mengonsumsi ubi ungu bersama dengan serat tambahan atau protein.
Ubi ungu sangat fleksibel untuk diolah dalam berbagai menu harian, mulai dari dihaluskan, dipanggang, hingga dijadikan bahan dasar hidangan penutup. Melihat banyaknya khasiat yang ditawarkan, ubi ungu dapat menjadi alternatif pilihan makanan sehat yang praktis untuk menunjang kebugaran tubuh setiap hari.(*/cnni)


