Kamis, Juli 2, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Ragam

Penelitian Terbaru: Konsumsi Buah dan Sayur Tinggi Pestisida Tingkatkan Residu dalam Urine

Oleh Redaksi 15
Minggu, 28 September 2025
Foto: Ilustrasi Buah dan Sayur.(Freepik)

Ilustrasi Buah dan Sayur.(Freepik)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Jakarta, SeputarSumut – Sebuah studi ilmiah terbaru mengungkap adanya hubungan langsung antara konsumsi buah atau sayuran dengan kadar pestisida tinggi dengan peningkatan signifikan kadar pestisida dalam urine seseorang. Temuan ini menyoroti pentingnya kehati-hatian dalam memilih produk pangan sehari-hari.

Penulis utama studi, Alexis Temkin, yang juga Wakil Presiden Sains untuk Environmental Working Group (EWG)—organisasi yang menerbitkan daftar Dirty Dozen—menjelaskan metodologi dan hasilnya.

Pernik Ragam: Penelitian Terbaru: Konsumsi Buah dan Sayur Tinggi Pestisida Tingkatkan Residu dalam Urine

Iklan Indako SeputarSumut

“Kami menemukan bahwa mengonsumsi berbagai jenis buah dan sayur akan mengubah kadar pestisida Anda. Konsumsi makanan dengan residu tinggi yang lebih banyak meningkatkan kadar pestisida dalam urine lebih banyak daripada konsumsi makanan dengan residu rendah,” jelas Temkin, seperti dilansir CNN.

Studi ini membandingkan data kadar pestisida yang ditemukan oleh Departemen Pertanian AS dalam produk dengan sampel urine yang dikumpulkan oleh Survei Pemeriksaan Kesehatan dan Gizi Nasional (NHANES).

Daftar Lengkap ‘Dirty Dozen’: Makanan Tinggi Residu Pestisida

Berita Terkait

Rekomendasi Makanan Berkhasiat Antikanker yang Terbukti Secara Ilmiah Menurut Penelitian

Ragam Manfaat Rebusan Daun Bawang untuk Kesehatan Tubuh dan Cara Mengolahnya

Penelitian yang dilakukan EWG pada Juni 2025 menemukan total 203 pestisida dalam produk yang masuk kategori Dirty Dozen (selusin paling terkontaminasi). Pengujian menunjukkan bahwa kadar pestisida tertinggi ditemukan dalam bayam.

Berikut adalah daftar lengkap 11 buah dan sayuran yang paling tinggi residu pestisida:

  1. Bayam
  2. Stroberi
  3. Kangkung (bersama dengan sawi hijau)
  4. Anggur
  5. Ceri
  6. Nektarin
  7. Pir
  8. Apel
  9. Blackberry
  10. Blueberry
  11. Kentang

Para ilmuwan juga mengidentifikasi bahwa pestisida paling beracun sering ditemukan pada buncis, bayam, paprika dan cabai, kangkung, kale, collard dan mustard green.

Pilihan Aman: Buah dan Sayur Rendah Residu

Sebagai perbandingan, ada sejumlah buah dan sayuran yang diidentifikasi memiliki residu atau kontaminasi pestisida paling rendah. Pilihan ini dapat menjadi alternatif yang lebih aman bagi konsumen, antara lain:

  • Nanas
  • Jagung manis
  • Alpukat
  • Pepaya
  • Bawang bombai
  • Kacang polong
  • Asparagus
  • Kubis
  • Semangka
  • Kembang kol
  • Pisang
  • Mangga
  • Wortel
  • Jamur
  • Kiwi

Risiko Kesehatan Terkait Paparan Pestisida

Temuan ini penting mengingat potensi bahaya kesehatan yang terkait dengan paparan pestisida. Dalam studi-studi yang sudah ada, pestisida berpotensi dikaitkan dengan beberapa kondisi serius, termasuk:

  • Kelahiran prematur.
  • Malformasi kongenital (cacat bawaan).
  • Peningkatan kerusakan genetik pada manusia.

Lebih lanjut, paparan pestisida selama masa kehamilan diketahui dapat meningkatkan risiko cacat lahir, berat badan lahir rendah, dan bahkan kematian janin.(*/cnni)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • OJK Sumut dan Pemkab Tapanuli Utara Jalin Kerja Sama Skema SEJAGAT Perkuat Ekosistem Jagung Rakyat
  • Hasil Piala Dunia 2026 Amerika Serikat vs Bosnia Bermain 10 Orang AS Menang 2-0 Lolos 16 Besar
  • Pembicaraan Tidak Langsung di Doha Capai Kemajuan Positif, AS dan Iran Siap Lanjutkan Dialog Usai Pemakaman Khamenei
  • Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp 2.640.000 Per Gram, Segini Rincian Lengkapnya
  • BMKG Pastikan Potensi Gelombang Panas Ekstrem Eropa Sangat Kecil Terjadi di Indonesia
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com