Kamis, Juli 2, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Ragam

Pergerakan Inti Bumi Melambat Sejak 2010, Ini Penjelasan Ahli

Oleh Redaksi 15
Selasa, 2 Juli 2024
Foto: Inti Bumi berputar lebih lambat dari biasanya sejak 2010.

Inti Bumi berputar lebih lambat dari biasanya sejak 2010.

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

seputar – Jakarta | Sebuah penelitian terbaru mengungkap bahwa inti Bumi berotasi semakin lambat selama 14 tahun terakhir. Jika terus berlanjut, tren ini berpotensi memperpanjang durasi satu hari.

Inti Bumi merupakan bongkahan besi dan nikel padat seukuran Bulan yang terletak 4.800 kilometer di bawah tanah. Inti ini dikelilingi oleh inti luar yang terdiri dari lapisan logam cair super panas dan dikelilingi lautan batuan cair yang lebih padat, yang dikenal sebagai mantel Bumi dan kerak.

Pernik Ragam: Pergerakan Inti Bumi Melambat Sejak 2010, Ini Penjelasan Ahli

Iklan Indako SeputarSumut

Meski seluruh planet berputar, inti bagian dalam dapat berputar dengan kecepatan yang sedikit berbeda dengan mantel dan kerak karena ketebalan inti bagian luar.

Sejak para ilmuwan memetakan lapisan dalam Bumi dengan catatan aktivitas seismik yang rinci sekitar 40 tahun lalu, inti bagian dalam berotasi sedikit lebih cepat daripada mantel dan kerak.

Dalam sebuah studi baru yang terbit pada 12 Juni di jurnal Nature, para peneliti menemukan bahwa sejak 2010 inti bagian dalam melambat dan sekarang berotasi sedikit lebih lambat daripada lapisan luar planet ini.

Berita Terkait

Rekomendasi Makanan Berkhasiat Antikanker yang Terbukti Secara Ilmiah Menurut Penelitian

Ragam Manfaat Rebusan Daun Bawang untuk Kesehatan Tubuh dan Cara Mengolahnya

“Ketika saya pertama kali melihat seismogram yang mengisyaratkan perubahan ini, saya bingung,” kata John Vidale, ahli seismologi di University of Southern California, Dornsife, dalam sebuah pernyataan, mengutip Live Science, Senin (1/7).

“Namun ketika kami menemukan dua lusin pengamatan lainnya yang menandakan pola yang sama, hasilnya tidak dapat dihindari,” lanjut dia.

Para peneliti, dalam studi tersebut, mengungkap bahwa jika rotasi inti dalam terus melambat, tarikan gravitasi pada akhirnya dapat menyebabkan lapisan luar Bumi berputar sedikit lebih lambat, sehingga mengubah lamanya hari-hari di Bumi.

Namun, kata Vidale, potensi perubahannya hanya seperseribu detik, yang akan “sangat sulit untuk disadari.” Akibatnya, kita mungkin tidak perlu mengubah jam atau kalender untuk menyesuaikan perbedaan ini, terutama jika itu hanya perubahan sementara.

Ini bukan pertama kalinya para ilmuwan menyatakan inti dalam Bumi mengalami perlambatan. Fenomena yang dikenal sebagai “backtracking” ini telah diperdebatkan selama sekitar satu dekade namun sangat sulit untuk dibuktikan.

Dalam studi baru ini, para peneliti menganalisis data dari lebih dari 100 gempa bumi berulang di sepanjang batas lempeng tektonik di Kepulauan Sandwich Selatan di Samudra Atlantik Selatan antara tahun 1991 dan 2023.

Setiap gempa bumi memungkinkan para ilmuwan untuk memetakan posisi inti Bumi relatif terhadap mantel Bumi dan dengan membandingkan pengukuran ini, tim peneliti dapat melihat bagaimana laju rotasi inti Bumi berubah dari waktu ke waktu.

Vidale mengatakan studi terbaru ini merupakan bukti “paling meyakinkan” sejauh ini bahwa fenomena backtrackin telah terjadi.

Saat ini belum diketahui penyebab inti bagian dalam Bumi mengalami pelambatan. Namun, para peneliti menduga hal ini kemungkinan disebabkan oleh “perputaran inti luar besi cair yang mengelilinginya” atau “tarikan gravitasi dari daerah padat di mantel berbatu di atasnya”.

Para peneliti juga menduga ada kemungkinan putaran inti dalam terus mengalami percepatan dan perlambatan, tapi perubahan ini mungkin terjadi selama beberapa dekade atau lebih lama.

Oleh karena itu, diperlukan data yang lebih panjang untuk menyimpulkan sesuatu tentang tren jangka panjang.

Inti dalam tetap menjadi salah satu lapisan Bumi yang paling misterius. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, teknologi baru memungkinkan para peneliti untuk mempelajari lebih lanjut tentang inti dalam.

Termasuk, bahwa inti dalam agak miring, lebih lunak dari yang diperkirakan, berpotensi bergoyang dari poros Bumi, dan memiliki inti terdalam yang terpisah.

“Tarian inti bagian dalam mungkin lebih hidup dari yang kita ketahui,” kata Vidale. (CNN)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • OJK Sumut dan Pemkab Tapanuli Utara Jalin Kerja Sama Skema SEJAGAT Perkuat Ekosistem Jagung Rakyat
  • Hasil Piala Dunia 2026 Amerika Serikat vs Bosnia Bermain 10 Orang AS Menang 2-0 Lolos 16 Besar
  • Pembicaraan Tidak Langsung di Doha Capai Kemajuan Positif, AS dan Iran Siap Lanjutkan Dialog Usai Pemakaman Khamenei
  • Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp 2.640.000 Per Gram, Segini Rincian Lengkapnya
  • BMKG Pastikan Potensi Gelombang Panas Ekstrem Eropa Sangat Kecil Terjadi di Indonesia
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com