Kamis, Juli 2, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Ragam

Rahasia Cegah Mati Muda, Ternyata Ada di Garam

Oleh Redaksi 15
Kamis, 13 Juni 2024
Foto: garam dapur

Ilustrasi Garam Dapur (Foto oleh Lorena Martínez via Pexels)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

seputar-Jakarta | Menggunakan sedikit garam dalam makanan memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Salah satunya bisa menurunkan risiko kematian dini.

Menurut penelitian yang diterbitkan di jurnal Annals of Internal Medicine, menggunakan pengganti garam saat memasak bisa menurunkan risiko kematian dini akibat penyakit kardiovaskular.

Pernik Ragam: Rahasia Cegah Mati Muda, Ternyata Ada di Garam

Iklan Indako SeputarSumut

“Kami sangat senang dapat memberikan bukti bahwa menggunakan alternatif garam efektif untuk meningkatkan hasil kardiovaskular bila digunakan dalam jangka panjang, hingga 10 tahun,” kata penulis senior studi tersebut, Dr. Loai Albarqouni, asisten profesor di Bond University di Australia.

“Sintesis sebelumnya cenderung berfokus pada hasil jangka pendek, yang hanya berlangsung selama dua minggu,” paparnya seperti dilansir CNN International.

Studi ini adalah tinjauan sistematis dari 16 uji coba acak yang diterbitkan sebelum 23 Agustus 2023, dengan total 35.251 peserta yang rata-rata berusia sekitar 64 tahun dan memiliki risiko penyakit kardiovaskular di atas rata-rata. Uji coba tersebut sebagian besar dilakukan di China, sisanya di Inggris, Taiwan, Peru, Belanda, dan Norwegia.

Berita Terkait

Rekomendasi Makanan Berkhasiat Antikanker yang Terbukti Secara Ilmiah Menurut Penelitian

Ragam Manfaat Rebusan Daun Bawang untuk Kesehatan Tubuh dan Cara Mengolahnya

Substitusi garam juga dikaitkan dengan penurunan natrium dalam urin, dan tekanan darah, efek yang mirip dengan obat tekanan darah. Hal inilah yang bisa menurunkan risiko kematian.

Para penulis mengakui bahwa dalam uji coba tersebut, beberapa pengganti garam tidak diverifikasi dan beberapa dibeli oleh peserta dan bukan diberikan oleh peneliti.

Percobaan tersebut membandingkan penggunaan garam biasa yang terbuat dari sekitar 100% natrium klorida, kadang-kadang dengan tambahan yodium dengan penggunaan garam pengganti yang terdiri dari 25% hingga 30% kalium klorida dan 60% hingga 75% natrium klorida.

Tanda kelebihan asupan garam
Batas natrium harian ideal menurut American Heart Association adalah 1.500 miligram per hari untuk orang dewasa, terutama mereka yang memiliki tekanan darah tinggi, dan tidak lebih dari 2.300 miligram setiap hari.

Jika sebagian besar asupan makanan Anda berasal dari makanan kemasan atau restoran, kemungkinan asupan natrium Anda terlalu tinggi. Ada beberapa tanda fisik Anda mengonsumsi terlalu banyak natrium, seperti kembung atau bengkak, kelelahan, tekanan darah tinggi, haus atau sering kencing.

Saat membeli makanan kemasan, periksa kandungan natrium di labelnya. Beberapa makanan mungkin mengandung lebih banyak natrium daripada yang Anda kira, seperti daging unggas atau sereal.

Selain mengurangi konsumsi garam, Anda juga dapat mencoba membeli pengganti garam dengan komposisi seperti yang digunakan dalam penelitian atau menggunakan bumbu bebas garam untuk menambah rasa pada makanan, kata para ahli.

“Penting juga untuk diingat bahwa mengurangi asupan natrium hanyalah salah satu cara untuk mengurangi risiko kardiovaskular tanpa pengobatan. Hal-hal seperti perubahan pola makan, berhenti merokok, dan meningkatkan pergerakan juga bisa berdampak,” ungkap Albarqouni. (cnbcindonesia)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • OJK Sumut dan Pemkab Tapanuli Utara Jalin Kerja Sama Skema SEJAGAT Perkuat Ekosistem Jagung Rakyat
  • Hasil Piala Dunia 2026 Amerika Serikat vs Bosnia Bermain 10 Orang AS Menang 2-0 Lolos 16 Besar
  • Pembicaraan Tidak Langsung di Doha Capai Kemajuan Positif, AS dan Iran Siap Lanjutkan Dialog Usai Pemakaman Khamenei
  • Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp 2.640.000 Per Gram, Segini Rincian Lengkapnya
  • BMKG Pastikan Potensi Gelombang Panas Ekstrem Eropa Sangat Kecil Terjadi di Indonesia
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com