Kamis, Juli 2, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Ragam

Ribuan Pria Brasil Terpaksa Amputasi Penis, Ini Penyebabnya

Oleh Redaksi 15
Rabu, 19 Juni 2024
Foto: Ilustrasi penis

Ilustrasi penis / alat genital pria Foto: Charlesdeluvio visa Unsplash

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

seputar-Jakarta | Kanker penis menjadi momok penyakit yang menghantui banyak pria di Brasil. Apalagi, sudah ada ribuan pria di Negeri Samba yang terpaksa menjalani operasi amputasi penis karena kanker.

Menurut laporan BBC yang mengutip data Kementerian Kesehatan Brasil, selama periode 2012-2022 ada 21.000 kasus kanker penis, dengan angka kematian mencapai 4.000. Maranhão, negara bagian termiskin di Brasil, memiliki tingkat kasus tertinggi di dunia dengan 6,1 kasus per 100.000 pria.

Pernik Ragam: Ribuan Pria Brasil Terpaksa Amputasi Penis, Ini Penyebabnya

Iklan Indako SeputarSumut

Selama satu dekade terakhir, ada 6.500 pria jalani amputasi penis. Ini artinya, rata-rata ada satu amputasi penis tiap dua hari.

Salah satu pasien kanker penis di Brasil, João (bukan nama sebenarnya), mulanya menemukan kutil di penisnya pada 2018. Pada waktu itu, dokter mengatakan bahwa kutil itu hanya kulit berlebih yang tidak berbahaya. Namun, obat yang diresepkan dokter tidak ampuh, justru kutilnya terus tumbuh. Kondisi tersebut tak pelak memengaruhi kehidupan seksnya.

Pensiunan berusia 63 tahun itu lantas menemui banyak dokter spesialis selama lima tahun hingga akhirnya dia divonis menderita kanker pada 2023.

Berita Terkait

Rekomendasi Makanan Berkhasiat Antikanker yang Terbukti Secara Ilmiah Menurut Penelitian

Ragam Manfaat Rebusan Daun Bawang untuk Kesehatan Tubuh dan Cara Mengolahnya

“Bagi keluarga saya, itu adalah kabar yang sangat mengejutkan, terlebih lagi karena saya harus mengamputasi sebagian penis saya. Saya merasa seperti dipenggal,” kata João, seperti dikutip dari BBC, Rabu (19/6/2024).

Mengutip laman resmi Siloam Hospital, kanker penis adalah kondisi medis berupa tumbuhnya sel secara abnormal pada organ reproduksi penis. Sel kanker tersebut bisa tumbuh pada jaringan kulit maupun struktur di dalam penis.

Ada sejumlah faktor yang diduga dapat meningkatkan risiko seseorang terserang penyakit ini, yaitu:

  • Mengidap HIV/AIDS. Pengidap HIV/AIDS berisiko terserang kanker penis karena memiliki daya tahan tubuh yang lemah.
  • Terinfeksi virus HPV (human papillomavirus).
  • Berusia di atas 55 tahun lebih berisiko terserang kanker ini.
  • Kebiasaan merokok. Kebiasaan merokok dapat menghambat sistem kekebalan tubuh dalam melawan infeksi serta merusak sel-sel di dalam tubuh yang meningkatkan risiko terserang kanker.
  • Tidak disunat. Penis yang tidak disunat memicu terjadinya penumpukan smegma atau zat kental pada kulup penis. Kondisi tersebut dapat menyebabkan penis mengalami iritasi hingga infeksi yang menjadi salah satu faktor risiko kanker.
  • Perawatan fototerapi. Perawatan fototerapi yang dilakukan di sekitar penis bisa memicu terjadinya pertumbuhan sel abnormal pada area tersebut.

Gejala kanker penis
Kanker penis umumnya menimbulkan gejala berupa perubahan kondisi penis, seperti:

  • Penebalan kulit penis
  • Perubahan warna kulit penis
  • Perubahan struktur kulit penis
  • Munculnya benjolan di penis
  • Perdarahan di kepala penis
  • Mengeluarkan cairan yang berbau tidak sedap
  • Penis membengkak.

Apabila sel kanker telah menyebar ke bagian tubuh lain, pengidap juga akan mengeluhkan pembengkakan pada kelenjar getah bening, terutama di area selangkangan.

Kasus kanker penis di dunia
Tren kenaikan kasus kanker penis ternyata tidak hanya terjadi di Brasil, tapi juga di sejumlah negara lain di dunia.

Studi yang diterbitkan di jurnal JMIR Public Health and Surveillance pada 2022 mengungkap hasil analisis skala besar yang melibatkan data terbaru dari 43 negara. Laporan tersebut menemukan bahwa jumlah kasus kanker penis tertinggi pada periode 2008-2012 ada di Uganda (2,2 kasus per 100,000 pria), disusul Brasil (2,1 kasus per 100.000 pria) dan Thailand (0,1 per 100.000 pria).

“Meskipun jumlah kasus dan angka kematian kanker penis di negara-negara berkembang masih lebih tinggi, jumlah kasusnya meningkat di sebagian besar negara-negara Eropa,” kata tim peneliti yang dipimpin Leiwen Fu dan Tian Tian dari Universitas Sun Yat-Sen, China, seperti dikutip dari BBC. (cnbcindonesia)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • OJK Sumut dan Pemkab Tapanuli Utara Jalin Kerja Sama Skema SEJAGAT Perkuat Ekosistem Jagung Rakyat
  • Hasil Piala Dunia 2026 Amerika Serikat vs Bosnia Bermain 10 Orang AS Menang 2-0 Lolos 16 Besar
  • Pembicaraan Tidak Langsung di Doha Capai Kemajuan Positif, AS dan Iran Siap Lanjutkan Dialog Usai Pemakaman Khamenei
  • Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp 2.640.000 Per Gram, Segini Rincian Lengkapnya
  • BMKG Pastikan Potensi Gelombang Panas Ekstrem Eropa Sangat Kecil Terjadi di Indonesia
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com